Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Pembelajaran Konsep Peubah dan Konstanta dalam Pemodelan Matematika Sebagai Dasar Pemecahan Masalah dan Pengembangan Sistem Informasi Yuli Astuti, Arin; Sugianti, Sugianti; Az-Zahra, Rifqi Rahmatika
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i1.974

Abstract

Dalam bidang komputasi dan pemrograman, pemahaman terhadap konsep dasar matematika seperti peubah dan konstanta merupakan fondasi yang penting dalam pengembangan algoritma. Peubah merupakan simbol yang menyatakan unsur yang belum diketahui, sedangkan konstanta merupakan simbol yang mewakili nilai tetap. Keduanya sangat penting dalam memodelkan permasalahan nyata ke dalam bentuk matematis yang dapat diselesaikan secara sistematis. Pola penggunaan peubah dan konstanta juga menjadi dasar dari struktur algoritmik seperti pengulangan, pengkondisian, dan pemrosesan data. Mahasiswa perlu dilatih untuk memahami struktur penyelesaian permasalahan matematika agar mampu menyelesaikan persoalan secara logis dan sistematis. Kemampuan ini sangat penting dalam membangun solusi berbasis aplikasi yang efektif dan efisien. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengembangkan aplikasi pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa dalam memahami persamaan matematika yang memuat peubah dan konstanta. Metode yang digunakan adalah analisis kebutuhan sistem dengan mengidentifikasi kelompok mahasiswa yang mengalami kesulitan belajar. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dikembangkan aplikasi yang menyajikan pemahaman secara bertahap, mulai dari penjelasan konsep, latihan soal, hingga studi kasus. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah terwujudnya aplikasi pembelajaran interaktif yang membimbing mahasiswa dalam memahami dan menyelesaikan soal-soal berbasis persamaan matematika. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep peubah dan konstanta dapat meningkat sehingga mendukung keberhasilan mereka dalam bidang teknik informatika.
Pemberdayaan Petani Kopi Desa Ngrayun Kabupaten Ponorogo melalui Pelatihan Budidaya, Pascapanen, dan Pemasaran dalam Upaya Penguatan Sentra Kopi Unggulan Yuli Astuti, Arin; Kurniawan, Edy; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok; Sugianti, Sugianti; Ardika, Rizki Dwi; Litanianda, Yovi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20999

Abstract

Background: Desa Ngrayun, yang terletak di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, memiliki banyak potensi dalam pengembangan komoditas kopi. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis budidaya, rendahnya efisiensi pengolahan pascapanen, lemahnya strategi pemasaran, serta keterbatasan bibit unggul. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan para petani kopi melalui kegiatan pelatihan budidaya berkelanjutan serta penerapan teknologi yang sesuai dan efisien dan penguatan strategi pemasaran digital. Metode: Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pendekatan fungsional, dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis, demonstrasi pengolahan kopi dengan metode full washed, honey, dan natural process, serta pengenalan mesin pengupas dan penggiling kopi sebagai inovasi teknologi efisiensi produksi. Hasil: Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan petani. Sekitar 80% peserta berhasil menerapkan teknik budidaya yang baik, sementara 70% lainnya telah memahami metode pengolahan kopi modern, 60% mulai menerapkan strategi pemasaran digital melalui marketplace, dan 100% bibit unggul telah ditanam di lahan percontohan. Rata-rata capaian keberhasilan program mencapai 78%, dengan dampak nyata berupa peningkatan kualitas produk kopi dan kesadaran terhadap keberlanjutan usaha tani. Implikasi program ini mencakup perlunya pembentukan koperasi petani kopi, pelatihan lanjutan cupping test, serta pengembangan jejaring pemasaran kopi spesialti. Kesimpulan: Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok tani, Desa Ngrayun memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu sentra kopi unggulan di Kabupaten Ponorogo sekaligus menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal secara berkelanjutan.