Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dengke Simudur-Udur (Suatu Tinjauan Dogmatis Terhadap Pemahaman Masyarakat Desa Harianja Tentang Dengke Simudur-udur Sebagai Simbol Pemberian Berkat, Serta Relevansinya Bagi Jemaat HKI Harianja) Harianja, Exael Samuel; Munthe, Pardomuan
Jurnal Akuntansi Hukum danĀ Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pemahaman masyarakat desa Harianja terhadap dengke simudur-udur sebagai simbol pemberian berkat dalam perspektif dogmatis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif melalui wawancara serta kuantitatif dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih memaknai dengke simudur-udur sebagai berkat secara harfiah, meskipun dalam ajaran Kristen sudah jelas disebutkan hanya Tuhan yang menjadi sumber berkat. Oleh karena itu, dengke simudur-udur sebaiknya dipahami sebagai simbol doa dan harapan dalam adat, serta sebagai media dalam memohon berkat dari Allah, tanpa dikaitkan dengan kekuatan mistis. Gereja berperan penting dalam memberikan pemahaman teologis agar adat tetap selaras dengan iman Kristen.
Dengke Simudur-Udur (Suatu Tinjauan Dogmatis Terhadap Pemahaman Masyarakat Desa Harianja Tentang Dengke Simudur-udur Sebagai Simbol Pemberian Berkat, Serta Relevansinya Bagi Jemaat HKI Harianja) Harianja, Exael Samuel; Munthe, Pardomuan
Jurnal Akuntansi Hukum danĀ Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pemahaman masyarakat desa Harianja terhadap dengke simudur-udur sebagai simbol pemberian berkat dalam perspektif dogmatis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif melalui wawancara serta kuantitatif dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih memaknai dengke simudur-udur sebagai berkat secara harfiah, meskipun dalam ajaran Kristen sudah jelas disebutkan hanya Tuhan yang menjadi sumber berkat. Oleh karena itu, dengke simudur-udur sebaiknya dipahami sebagai simbol doa dan harapan dalam adat, serta sebagai media dalam memohon berkat dari Allah, tanpa dikaitkan dengan kekuatan mistis. Gereja berperan penting dalam memberikan pemahaman teologis agar adat tetap selaras dengan iman Kristen.
Kajian Media Komunikasi Dalam Zaman Alkitab dan Implikasinya bagi Pembelajaran Kristen Masa Kini Harianja, Exael Samuel; Perangin-angin, Deviyani Br; Sebayang, Likasina; Butarbutar, Debora; Ginting, Meri Ulina Br
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7655

Abstract

Artikel ini mengkaji berbagai bentuk media komunikasi yang digunakan dalam Alkitab dan bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran Kristen masa kini. Dalam Alkitab, Tuhan menyampaikan firman-Nya melalui media yang beragam seperti suara nabi, perumpamaan, tulisan pada loh batu, gulungan kitab, surat-surat rasuli, serta musik dan nyanyian. Media-media ini bersifat sederhana namun efektif dalam memperjelas pesan ilahi dan menolong umat memahami kebenaran secara kontekstual. Melalui penelitian kepustakaan, tulisan ini menemukan adanya kesinambungan antara penggunaan media pada Alkitab dan media pembelajaran pada masa kini. Media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk pemahaman, sikap, dan spiritualitas peserta didik. Oleh karena itu, pendidik Kristen perlu mengadopsi cara pandang Alkitabiah dengan menggunakan media yang relevan, bermakna, dan mendukung perkembangan holistik dalam proses pembelajaran.