Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Harga Pokok Produksi di UMKM Kerupuk Mulya Jaya Yogyakarta Menggunakan Fuzzy-Sugeno Pramadhana Alif Hossen; Agus Ristono
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v2i1.1103

Abstract

UMKM Mulya Jaya merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang kuliner. Perhitungan harga bahan baku, biaya overhead variabel, dan biaya hasil produksi tidak pernah dihitung dengan baik. Pemahaman menyeluruh terhadap harga komoditas penting untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan UMKM. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai harga komoditas penting untuk meningkatkan kinerja dan ketahanan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga bahan produksi dengan menggunakan metode Fuzzy Sugeno. Penelitian diawali dengan pengumpulan data biaya bahan baku, informasi biaya tenaga kerja, data biaya pembelian peralatan seumur hidup yang ekonomis, dan data biaya overhead variabel. Kemudian dilanjutkan dengan grafik fungsi keanggotaan sehingga dapat dilihat kisaran tingkat Fuzzy biaya yang dihasilkan. Data ini kemudian akan dimasukkan ke dalam sugeno fuzzifikasi untuk menghasilkan harga produksi. Penelitian ini melakukan uji validasi terhadap harga komoditas yang telah diperoleh dengan membandingkan keuntungan yang diperoleh setelah produksi dengan jumlah produk yang dihasilkan. Hasil uji validasi error data sebesar 7,49% yang berarti tingkat akurasi fuzzy Sugeno sangat baik. Kemudian dilakukan uji sensitivitas data terhadap inflasi biaya sehingga peneliti dapat mengetahui seberapa akurat dan sensitif metode Fuzzy Sugeno. Analisis menunjukkan bahwa UMKM Mulya Jaya harus menyusun strategi baru untuk menjaga stabilitas operasional jika terjadi perubahan biaya bahan baku hingga 45% dan biaya overhead variabel serta perubahan biaya bahan baku hingga 50%.
PENERAPAN MESIN PELUMAT DAN BAKTERI PENGURAI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI DI PETERNAKAN ITIK-ENTOK DUSUN KALIWINIH BERBAH SLEMAN Gunawan Madyono Putro; Prijoto; Sumintarsih; Agus Ristono; Yudha Sopyan Kurniawan
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16087

Abstract

Kelompok ternak itik dan entok di dusun Kaliwinih Jogotirto Berbah Sleman  memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha peternakan berbasis sumber daya lokal. Di wilayah ini terdapat bahan pakan alternatif yang melimpah, baik nabati maupun hewani, seperti enceng gondok, kangkung, semanggi, keong sawah, bekicot, serta berbagai hewan air kecil. Namun demikian, pemanfaatan bahan pakan tersebut masih menghadapi dua kendala utama, yaitu proses pencacahan dan pelumatan bahan yang masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu dan tenaga yang besar, serta munculnya permasalahan lingkungan akibat kotoran ternak yang lebih cair dan berbau menyengat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi pakan serta mengurangi dampak lingkungan melalui penerapan teknologi tepat guna dan inovasi bioteknologi. Solusi yang dikembangkan meliputi: (1) perancangan dan pembuatan mesin pelumat pakan dengan sistem pisau pemotong dan roll crusher berkapasitas 50 kg/jam untuk mempercepat proses pengolahan bahan pakan; serta (2) pelatihan pengembangbiakan bakteri pengurai berbasis cairan empedu sapi sebagai alternatif EM4 dengan biaya produksi lebih ekonomis, sekitar Rp 4.500 per liter. Bakteri ini berfungsi mempercepat proses fermentasi pakan sekaligus mengurangi bau kotoran, sehingga limbah ternak dapat dimanfaatkan langsung sebagai pupuk kompos. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi produksi pakan sebesar ±50%, penurunan biaya operasional pakan sekitar ±40%, serta penurunan dampak lingkungan hingga ±40%. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan produktivitas kelompok ternak sekaligus mendukung penerapan prinsip peternakan berkelanjutan di wilayah mitra.