Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Fenomena Sarkasme Komunikasi: Analisis Gaya Komunikasi Selebgram di Media Sosial Amelinda, Ria; Jumriani, Jumriani; Andriani, Andriani
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 8 No. 2 (2023): Palita : Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v8i2.4893

Abstract

This research focuses on sarcasm and the communication style of the celebrity influencer Bunda Corla. The aim of this study is to understand the sarcasm expressed by Bunda Corla on Instagram and the communication style used during live streaming. This research employs a descriptive qualitative research method, which is used to obtain information related to the object under study. Data collection techniques include observation, listening, and documentation. Data is analyzed by collecting, reducing, and drawing conclusions from the data. The results show that the sarcasm frequently expressed by Bunda Corla on the Instagram social media platform includes the words bandit, dog, and bastard. The communication style used by Bunda Corla on Instagram during live broadcasts is categorized into two styles: the controlling style, characterized by the intention or desire to persuade, control, and influence others, and the withdrawal style, characterized by communication that is inappropriate.
Strategi Komunikasi Dakwah Lembaga Zakat dalam Mendukung Pembangunan Ekonomi Berbasis Pemberdayaan Umat Umar, Umar; Amelinda, Ria; Retno Cristiyan Dewi, Evi
KOMUNIDA : Media Komunikasi dan Dakwah Vol 15 No 1 (2025): KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/komunida.v15i1.13944

Abstract

This study aims to analyze the strategic position of the Zakat Institution in Palopo City in response to internal and external dynamics using the SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analysis approach. A mixed-methods strategy—combining quantitative and qualitative techniques—was applied, with data collected through questionnaires and interviews. The collected data were processed using a weighted score summation method to evaluate the organization's strengths, weaknesses, opportunities, and threats, thereby determining its strategic positioning within the SWOT matrix. The results indicate that the Zakat Institution of Palopo City occupies an aggressive strategy position, suggesting the organization holds strong internal capabilities and substantial external opportunities for growth. This strategic placement reflects the institution's potential to expand its reach and enhance the effectiveness of both zakat collection and distribution. The findings of this study provide a strategic direction for the institution to foster innovation, particularly through the adoption of digital technologies and the strengthening of zakat-based economic empowerment programs, in order to promote sustainable community welfare.
Fenomena Sarkasme Komunikasi: Analisis Gaya Komunikasi Selebgram di Media Sosial Amelinda, Ria; Jumriani, Jumriani; Andriani, Andriani
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 8 No. 2 (2023): Palita : Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v8i2.4893

Abstract

This research focuses on sarcasm and the communication style of the celebrity influencer Bunda Corla. The aim of this study is to understand the sarcasm expressed by Bunda Corla on Instagram and the communication style used during live streaming. This research employs a descriptive qualitative research method, which is used to obtain information related to the object under study. Data collection techniques include observation, listening, and documentation. Data is analyzed by collecting, reducing, and drawing conclusions from the data. The results show that the sarcasm frequently expressed by Bunda Corla on the Instagram social media platform includes the words bandit, dog, and bastard. The communication style used by Bunda Corla on Instagram during live broadcasts is categorized into two styles: the controlling style, characterized by the intention or desire to persuade, control, and influence others, and the withdrawal style, characterized by communication that is inappropriate.
Pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sebagai Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Lera Kabupaten Luwu Timur Datu, Chindy Puspita; Amelinda, Ria; Nabila, Nabila; Fernila, Fernila; Sari, Ririn Piyunda; Mardiyah, Septiati; Rezqi, Muh Aminuddin; Mansur, Nurafifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.816

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Palopo di Desa Lera, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur dilaksanakan dengan tujuan memperkuat pendidikan karakter dan literasi sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Program ini menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan potensi, aset lokal, dan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pemberdayaan. Melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny, mahasiswa bersama masyarakat berhasil mengembangkan berbagai program strategis, seperti pemberdayaan perpustakaan desa, talkshow edukasi mengenai komunikasi efektif orang tua–anak di era digital, sosialisasi anti-bullying di sekolah, serta pembuatan buku cerita anak lokal, modul ajar, dan media pembelajaran tematik berbasis budaya. Selain kegiatan inti, mahasiswa juga terlibat dalam aktivitas sosial dan keagamaan, seperti gotong royong, pengajian, dan pembinaan TPA. Pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kesadaran literasi, penguatan nilai karakter, serta terbentuknya kolaborasi positif antara mahasiswa, guru, dan masyarakat. Secara keseluruhan, metode ABCD terbukti efektif dalam mendorong pembangunan pendidikan berbasis potensi lokal serta menciptakan lingkungan belajar yang partisipatif, kreatif, dan berkelanjutan.
PERAN KULIAH KERJA NYATA DALAM MENDUKUNG PROGRAM STUNTING FREE MELALUI EDUKASI KELUARGA SEHAT DI DESA LAMPENAI, KECAMATAN WOTU, KABUPATEN LUWU TIMUR Wafiq, Abd; Fadhila, Nur; jannah, Miftahul; sari, Inka; arif, ilfa fitriani; nur, Putri; mustika, lilla; akbar, Muh fachri aidil; budi, Nisrina atirah; febiola, Pinkan novia; putri, Aulia; Amelinda, Ria
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Stunting-Free dan Keluarga Sehat yang dilaksanakan oleh mahasiswa UIN Palopo pada Posko 3-3 di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang berfokus pada pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Desa Lampenai memiliki potensi sumber daya yang besar, namun masih menghadapi berbagai permasalahan dalam kesehatan masyarakat, seperti rendahnya pengetahuan ibu hamil dan ibu balita mengenai gizi seimbang, pemanfaatan posyandu yang belum optimal, kurangnya edukasi terkait kesehatan reproduksi remaja putri, serta minimnya pemanfaatan pekarangan sebagai kebun gizi. Kegiatan KKN ini menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang menitikberatkan pada pemanfaatan aset individu, sosial, fisik, dan budaya yang dimiliki desa.Serangkaian program dilaksanakan, antara lain pelatihan kader gizi, pembuatan video edukasi visual, penyusunan buku resep lokal bergizi, demo masak keluarga sehat, senam lansia mingguan, gotong royong kebersihan lingkungan, dan pembuatan taman TOGA. Implementasi kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, mengoptimalkan peran kader posyandu, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kader, meningkatnya kesadaran keluarga terhadap gizi seimbang dan tumbuh kembang anak, serta terbentuknya wadah edukasi berkelanjutan melalui media visual dan kebun TOGA.Dengan demikian, program KKN ini memberikan dampak positif dalam upaya mewujudkan Desa Lampenai sebagai desa Stunting-Free dan berorientasi pada kesehatan keluarga. Selain itu, pendekatan ABCD terbukti efektif dalam melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif serta menjadi model pemberdayaan yang dapat diterapkan di wilayah lain.
Menguatkan Identitas Lokal di Era Digital Melalui KKN Smart Village dan Kearifan Lokal Berbasis ABCD di Desa Bawalipu Akmal, Fadil Aulyah; Akidah; Nastagis, Nadia; Ruksandi; Ammar, Rezky Aulia; Mutmainnah, Aima; Huzaufi, Muh.; Karlina, Yuyun; Alkab; Amanda; Baso, Fauziah Nanda; Amelinda, Ria
Sempugi: Journal of Community Service and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Sempugi Vol. 3 No. 2 September 2025
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/sempugi.v3i2.531

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Smart Village di Desa Bawalipu dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat dengan mengutamakan pemberdayaan potensi lokal di era digital. Program ini menerapkan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemetaan dan pemanfaatan aset komunitas untuk memperkuat identitas lokal masyarakat di tengah transformasi digital. Tahapan yang dilaksanakan meliputi discovery, design, define, dan refleksi yang dilakukan secara partisipatif bersama masyarakat dan perangkat desa. Hasil pengabdian menghasilkan beberapa capaian utama, yaitu pengembangan website dan layanan administrasi digital desa (Digides), pembuatan infografis aset desa, serta produksi video edukasi digital mengenai keamanan siber. Program tersebut terbukti meningkatkan literasi digital masyarakat, efisiensi dan transparansi layanan publik, serta memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan desa berkelanjutan yang tetap berakar pada kearifan lokal. Dengan demikian, KKN Smart Village berbasis ABCD berkontribusi dalam mewujudkan desa cerdas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi identitas lokal