Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Calistung Dalam Stimulasi Kognitif Pada Anak Memerlukan Perlindungan Khusus Di Sentra Wirajaya Makassar Faradillah Firdaus; Putri Dewi Ananda Arifin M.Nr; Putri Alvina Tarilsa; Andi Zanirah Regina Mandawana; Nur Sadrina Amanda Mulyadi
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v3i2.1573

Abstract

Penelitian ini didasari oleh keterbatasan akses pendidikan pada anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan, serta pentingnya dukungan pendidikan melalui rehabilitasi sosial seperti yang dilakukan di Sentra Wirajaya Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah dua orang AMPK yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pendamping sosial (Pensos), serta dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran program CALISTUNG (membaca, menulis, dan berhitung) dalam menstimulasi kemampuan kognitif Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di Sentra Wirajaya Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CALISTUNG memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan aspek kognitif anak, terutama dalam hal pengenalan huruf, angka, serta kemampuan dasar membaca dan menulis. Program ini juga membantu meningkatkan kepercayaan diri anak dan keterampilan sosial dasar.
Peran Calistung Dalam Stimulasi Kognitif Pada Anak Memerlukan Perlindungan Khusus Di Sentra Wirajaya Makassar Faradillah Firdaus; Putri Dewi Ananda Arifin M.Nr; Putri Alvina Tarilsa; Andi Zanirah Regina Mandawana; Nur Sadrina Amanda Mulyadi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.250

Abstract

Penelitian ini didasari oleh keterbatasan akses pendidikan pada anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan, serta pentingnya dukungan pendidikan melalui rehabilitasi sosial seperti yang dilakukan di Sentra Wirajaya Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah dua orang AMPK yang belum oernah mengenyam pendidikan formal. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pendamping sosial (Pensos), serta dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran program CALISTUNG (membaca, menulis, dan berhitung) dalam menstimulasi kemampuan kognitif Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di Sentra Wirajaya Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CALISTUNG memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan aspek kognitif anak, terutama dalam hal pengenalan huruf, angka, serta kemampuan dasar membaca dan menulis. Program ini juga membantu meningkatkan kepercayaan diri anak dan keterampilan sosial dasar.
Pengaruh Permainan Tradisional terhadap Interaksi Sosial Anak Nurul Fadliany; Nurul Fuadi Tahir; Putri Alvina Tarilsa; Nurul Aulia Zalsabila; Putri Dewi Ananda Arifin M.Nr
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran permainan tradisional penting untuk dieksplorasi dalam meningkatkan interaksi sosial pada anak-anak. Dengan menganalisis bagaimana permainan tradisional mempengaruhi perilaku sosial, penelitian ini bertujuan untuk memahami apakah pada permainan tradisional ini memiliki pengaruh terhadap interaksi sosial anak. Penelitian ini juga melibatkan partisipan sebanyak 10 anak dengan kriteria berusia 6 hingga 12 tahun di Taman Pakui Makassar, penelitian ini memberikan perlakuan melalui permainan tradisional seperti domikado, tempel balon, dan galah hadang. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat meningkatkan interaksi sosial, dengan beberapa anak menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterbukaan, motivasi, dan kerja sama. Temuan ini dapat mencerminkan potensi permainan tradisional dalam pengembangan sosial anak-anak. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan terkait penggunaan kelompok kontrol untuk validasi yang lebih lanjut.