ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of naturalistic intelligence-based media in developing early childhood language skills at YWKA Kindergarten in Padang City. Naturalistic intelligence is the ability to recognize, categorize, and utilize natural elements that can be integrated into language learning through eco-literacy media. The research employed mixed methods with a case study approach involving 15 students in one class. Data were collected through observation, interviews, and language proficiency tests. The results showed that the implementation of naturalistic intelligence-based media had a significant impact on improving children's speaking, listening, and vocabulary skills with an average increase of 78.67%. Learning media utilizing natural elements such as plants, animals, and natural phenomena were able to stimulate children's learning interest and active participation in language activities. This study recommends the integration of eco-literacy in early childhood education curriculum as a holistic and meaningful language development strategy. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media berbasis kecerdasan naturalis dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini di TK YWKA Kota Padang. Kecerdasan naturalis merupakan kemampuan mengenali, mengkategorikan, dan memanfaatkan elemen-elemen alam yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran bahasa melalui media eco-literacy. Penelitian menggunakan mixed methods dengan pendekatan studi kasus pada 15 peserta didik di satu kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes kemampuan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media berbasis kecerdasan naturalis memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan berbicara, menyimak, dan kosakata anak dengan rata-rata peningkatan 78,67%. Media pembelajaran yang memanfaatkan elemen alam seperti tanaman, hewan, dan fenomena alam mampu merangsang minat belajar dan partisipasi aktif anak dalam kegiatan berbahasa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi eco-literacy dalam kurikulum pendidikan anak usia dini sebagai strategi pengembangan bahasa yang holistik dan bermakna.