Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Media Sosial Instagram Sebagai Ekspresi dan Relevansinya Terhadap Gaya Pakaian Gen Z Herlina, Tria Serly; Wijaya, Risky Ivan; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/87fy5c13

Abstract

Media sosial Instagram telah menjadi ruang ekspresi bagi Generasi Z dalam membangun identitas dan preferensi gaya berpakaian. Dengan karakteristiknya yang berbasis visual, Instagram memungkinkan pengguna untuk menampilkan citra diri, mengikuti tren fashion, serta berinteraksi dengan komunitas yang memiliki ketertarikan serupa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis gaya berpakaian Gen Z, dengan fokus pada karakteristik, tren, serta faktor-faktor yang memengaruhi preferensi mode mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menganalisis bagaimana Instagram memengaruhi ekspresi fashion Gen Z serta relevansinya dalam pembentukan identitas digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen Z cenderung mengadopsi gaya berpakaian yang dinamis dan eksperimental, dipengaruhi oleh tren yang berkembang di media sosial. Selain itu, influencer memiliki peran besar dalam membentuk preferensi fashion melalui konten yang dikurasi secara strategis, yang sering kali menciptakan tren baru dan mempengaruhi pola konsumsi fashion. Meskipun Instagram memberikan ruang bagi kebebasan berekspresi, terdapat tantangan terkait tekanan sosial dan standar estetika yang dapat berdampak pada persepsi diri. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti peran Instagram sebagai platform yang tidak hanya membentuk preferensi fashion tetapi juga memengaruhi dinamika identitas digital Gen Z. Fashion juga digunakan sebagai alat untuk menyuarakan isu sosial dan politik. Melalui pemilihan pakaian dengan slogan atau desain yang merepresentasikan gerakan tertentu, Gen Z dapat mengomunikasikan pandangan mereka tanpa harus menggunakan kata-kata. Hal ini menjadikan fashion di Instagram sebagai bentuk komunikasi nonverbal yang efektif dan memiliki daya jangkau luas. 
DIGITAL BRANDING JUNO CAFE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARNESS MELALUI INSTAGRAM (STUDI PADA AKUN @JUNO.PLM) Herlina, Tria Serly; Oktaviana, Nova; Pebriana, Rina
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Media Public Relations (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/g8smdh62

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana digital branding Juno Cafe dibangun melalui platform Instagram dalam meningkatkan brand awareness, dengan fokus khusus pada akun @juno.plm. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi konten Instagram, dokumentasi digital, serta wawancara semi-terstruktur dengan pengelola dan beberapa pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital branding Juno Cafe diwujudkan melalui empat elemen utama, yaitu konsistensi visual pada tampilan konten, penggunaan storytelling yang merepresentasikan karakter dan nilai brand, optimalisasi fitur Instagram seperti reels, stories, dan highlights, serta interaksi aktif dua arah dengan audiens. Seluruh strategi tersebut terbukti efektif dalam membangun brand awareness dengan memperkuat identitas visual, meningkatkan kedekatan emosional, serta memperluas jangkauan informasi kepada pengguna Instagram. Penelitian ini menegaskan bahwa Instagram berperan sebagai platform utama dalam proses digital branding Juno Cafe, tidak hanya sebagai media promosi, tetapi juga sebagai sarana pembentuk identitas dan pengalaman merek pada bisnis kuliner modern.