Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Konsep Pendidikan Islam Berbasis Hakikat Penciptaan Alam Semesta dalam Membentuk Generasi Peduli lingkungan di SD Negeri 136 Palembang Nugraha, Muhamad Yudistira; Mansur, Abu; Wanto, Deri
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 4 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 4, Desember 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i4.3339

Abstract

Transformational leadership, as one of the most studied leadership theories, has great potential to support and strengthen the implementation of multicultural education. Transformational leadership is characterized by a leader's ability to inspire, motivate and empower followers to achieve positive change and improved performance. Multicultural education is urgently implemented in Indonesia by considering the diversity of cultures, ethnicities, races and religions that surround it. This article discusses a school leadership model that is expected to design, foster, implement and maintain a multicultural culture in schools which in turn can form students' personalities who are friendly and respectful of differences and diversity. The author uses the literature study method by reviewing 20 journals divided into 10 national and 10 international journals. Data collection is done by sorting reference sources and scientific literature related to theories of school leadership, transformational leadership models and multicultural education, then reviewing and analyzing and presenting them in a systematic arrangement. The conclusion in this article states that transformational leadership by school principals is very important to improve the quality of education and encourage continuous improvement in schools. Principals' exemplary behaviors, such as punctuality, cleanliness and proactive problem-solving, earn them respect and positively influence school culture. Multicultural leadership in schools is interpreted as the extent to which principals implement policies, regulations and initiatives that promote a multicultural culture that is not limited to written documents but also includes the enforcement of rules and regulations.
Strategi Komunikasi Dakwah Abhizar Albiru Pada Akun Instagram @abhizar.albiru Putri, Devi Melani; Oktavianti, Amanda; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
Komunika : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2025): APRIL
Publisher : Komunika : Jurnal Ilmiah Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/komunika.v2i3.1049

Abstract

dijelaskan dalam Al-Qur'an dan apa yang telah pernah dipercontohkan oleh Rasulullah. Hadirnya aplikasi Instagram merupakan wadah yang baik bagi para pendakwah untuk menyebarkan kebaikan kepada masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Abhizar dengan nama akun @abhizar.albiru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara dalam bagaimana strategi dakwah Abhizar Albiru di aplikasi instagram @abhizar.albiru. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi dan menggunakan metode analisis isi (Analysis content) yang digunakan untuk menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi dakwah Abhizar Albiru pada akun Instagram @abhizar.albiru yaitu ada dua. Pertama Strategi tilawah, ini merupakan strategi transfer pesan dakwah dengan lisan dan tulisan dari pendakwah ke penonton. Kedua strategi tazkiyah, ini merupakan strategi yang berfokus pada aspek kejiwaan seperti menyucikan jiwa manusia yang memiliki akhlak tercela, serakah, sombong, kikir, dan sebagainya. Kata kunci: Strategi Komunikasi Dakwah, Instagram, Abhizar Albiru Abstract Communication strategies function as a tool to disseminate Islamic information and invite people to the path of Allah. Da'wah communication strategy is also a tip used to spread goodness as described in the Qur'an and what has been exemplified by the Prophet. The presence of the Instagram application is a good forum for preachers to spread kindness to the community, as Abhizar did under the account name @abhizar.albiru. This study aims to examine in depth how Abhizar Albiru's da'wah strategy on the @abhizar.albiru Instagram application. In this study, a qualitative method with a descriptive approach was used. The data collection techniques used in this study are observation and documentation and use the content analysis method used to draw conclusions. The results of this study show that Abhizar Albiru's da'wah communication strategy on the Instagram account @abhizar.albiru is two. First, the recitation strategy, this is a strategy to transfer da'wah messages orally and in writing from the preacher to the audience. The second tazkiyah strategy, this is a strategy that focuses on psychological aspects such as purifying the human soul who has reprehensible morals, greed, arrogance, miserliness, and so on.
Dakwah Ustadz Abdul Somad Pada Media Sosial Tiktok: Upaya Menjaga Adab Dalam Berkomunikasi Meilia, Stevy Arta; Ardana, Anna Fitri; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
Komunika : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 2 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Komunika : Jurnal Ilmiah Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/komunika.v2i2.1050

Abstract

The development of digital technology has significantly influenced the way Islamic preaching is disseminated. Social media platforms, particularly TikTok, have become effective tools for delivering religious messages to a broader audience, especially the younger generation. This study aims to analyze how Ustadz Abdul Somad (UAS) utilizes the TikTok platform to convey his preaching messages. The research employs a qualitative approach using observation techniques to examine UAS's preaching content on TikTok. The findings reveal that UAS is able to present Islamic messages in a concise, engaging, and communicative manner, allowing him to reach a wider audience. Furthermore, his choice of language and rhetorical style also contributes to the appeal and effectiveness of the preaching message delivery. Keyword : Digital Preaching, Ustadz Abdul Somad, TikTok, Communication Manners, Social Media.
Analisis Cara Komunikasi Yang Positif Terhadap Anak Dan Orang Tua Dalam Ajaran Islam Dengan Panduan Al-Qur’an (Tinjauan Surah Luqman Ayat 12-19) Anggreini, Azita Puspita; Yusman, Cindy Maretha; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
Komunika : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2024): AGUSTUS
Publisher : Komunika : Jurnal Ilmiah Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/komunika.v2i1.1051

Abstract

Peneliti ini meneliti bagaimana, pentingnya komunikasi positif antara orang tua dan anak dalam konteks ajaran Islam, dengan fokus pada Al quran surah Luqman ayat 12-19. Komunikasi yang efektif dalam keluarga berperan vital dalam pembentukan karakter dan perkembangan anak. Melalui pendekatan komunikasi yang baik, orang tua dapat memberikan arahan, pendidikan, serta mendengarkan kebutuhan anak, sehingga menciptakan hubungan yang harmonis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif terhadap teks Al-Qur’an dan literatur terkait tentang komunikasi dalam keluarga. Penelitian ini juga mengacu pada prinsip-prinsip etika komunikasi dalam Islam, yang menekankan pentingnya adab dan penghormatan dalam interaksi. Dengan menganalisis komunikasi antara Nabi Ibrahim dan Nabi Isma’il sebagai contoh, jurnal ini mengidentifikasi nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam komunikasi sehari-hari. Ditinjau dari hasil penelitian ditemukan bahwa komunikasi yang harmonis antara orang tua dan anak tidak hanya memperkuat ikatan keluarga, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berkompeten dalam menghadapi tantangan kehidupan. Dengan demikian, memahami dan menerapkan komunikasi yang baik tidak hanya bermanfaat untuk perkembangan individu anak, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung.
Pengaruh Penggunaan Voice Note (VN) WhatsApp Terhadap Efektivitas Komunikasi Akademik Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2023 UIN Raden Fatah Palembang Bastoni, Bunga Nursahara; Febrianti, Reva; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v8i1.23723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Voice Note (VN) WhatsApp terhadap efektivitas komunikasi Akademik mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang angkatan 2023. Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi, mahasiswa semakin sering menggunakan fitur VN dalam interaksi akademik dan sosial mereka. Namun, masih terdapat perdebatan mengenai apakah penggunaan VN dapat meningkatkan efektivitas komunikasi atau justru menghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023, dengan jumlah sampel yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah intensitas penggunaan VN WhatsApp, sedangkan variabel dependen adalah efektivitas komunikasi, yang diukur berdasarkan aspek kejelasan pesan, responsivitas, dan pemahaman informasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penggunaan VN terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan VN WhatsApp terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa. Semakin tinggi intensitas penggunaan VN, semakin baik efektivitas komunikasi yang dirasakan mahasiswa, terutama dalam hal kejelasan pesan dan kecepatan respons. Namun, terdapat kendala dalam aspek pemahaman informasi, di mana beberapa mahasiswa mengalami kesulitan dalam menangkap isi pesan secara jelas tanpa adanya komunikasi tatap muka atau teks pendukung. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar mahasiswa dapat menyeimbangkan penggunaan VN dengan metode komunikasi lainnya, seperti teks dan pertemuan langsung, untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dalam lingkungan akademik.
PENGARUH DESAIN KEMASAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK EAT SAMBEL Shoriah, Darvinna; Sunysca, Milcy; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4912

Abstract

ABSTRACT Packaging design plays an important role in product marketing strategies, especially in the food industry, because it not only functions to protect the product, but also as a communication medium that influences consumer perceptions and decisions. In the context of business ethics, business actors are required to pay attention to moral values ??in every decision, including in presenting informative packaging that suits customer needs. This study aims to analyze the effect of packaging design on consumer buying interest in the food sector with a focus on Eat Sambel products. In an era of intense competition, packaging design is one of the important factors that can influence consumer decisions to buy a product. This study uses Quantitative research methods with the distribution of questionnaires to respondents who are consumers of Eat Sambel products. The data obtained was analyzed to measure the effect of the packaging design variable on consumer buying interest. The results of this study indicate that there is a significant influence of packaging design such as color, shape, and information presented on the packaging on consumer buying interest. The results of this study indicate that a product needs to pay attention to the design aspects of the packaging to increase the attractiveness of purchasing decisions in consumers. This research is expected to provide insight for the food industry in designing more effective product packaging designs. ABSTRAK Desain kemasan memegang peran penting dalam strategi pemasaran produk, khususnya di industri makanan, karena tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga sebagai media komunikasi yang memengaruhi persepsi dan keputusan konsumen. Dalam konteks etika bisnis, pelaku usaha dituntut untuk memperhatikan nilai moral dalam setiap keputusan, termasuk dalam penyajian kemasan yang informatif dan sesuai kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain kemasan terhadap minat beli konsumen di Sektor Makanan dengan fokus pada produk Eat Sambel. Di era persaingan yang ketat, desain kemasan menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi dalam keputusan konsumen untuk membeli suatu produk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan distribusi kuisioner kepada responden yang merupakan konsumen produk Eat Sambel. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengukur pengaruh dari variabel desain kemasan terhadap minat beli konsumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari desain kemasan yang signifikan seperti warna, bentuk, dan informasi yang disajikan pada kemasan terhadap minat beli konsumen. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa suatu produk perlu memperhatikan aspek desain pada kemasan untuk meningkatkan daya tarik keputusan pembelian pada konsumen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi industri makanan dalam merancang desain kemasan ptoduk yang lebih efektif.
FRAMING ANALYSIS IN KOREAN DRAMA "BUSINESS PROPOSAL" ON VIEWERS' PERCEPTION OF SOCIAL DISPARITIES AMONG GEN Z Maretza, Trize; Putri, Valentina Rahmania; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i1.4913

Abstract

ABSTRACT The popular Korean drama "Business Proposal" tells the story of romance and work, but also subtly highlights the social gaps that are seen in the characters, This study aims to analyze the framing used in this drama to understand how social gaps are portrayed and how they affect viewers' perceptions. The research method used is quantitative, through content analysis of dramas and surveys to viewers. Content analysis shows that the drama "Business Proposal" utilizes framing that tends to reinforce stereotypes of social inequality, such as social class differences, lifestyles, and educational access. This framing is reflected in the differences in characters, storylines, and dialogue. For example, the main character who comes from a wealthy family has a luxurious lifestyle and high education, while the character who comes from a poor background is able to face difficulties in achieving his goals. Surveys of viewers revealed that the framing used in dramas has an influence on their perceptions. Most respondents felt that the drama "Business Proposal" did not provide a concrete solution to the problem of social inequality and tended to reinforce stereotypical views. This research provides important implications for the Korean film industry to present stories about social inequality with a more balanced and realistic perspective. It is hoped that the media in the future can display a more objective and inclusive representation of social inequality, thereby encouraging constructive discussion and reflection in society.   ABSTRAK Drama Korea populer "Business Proposal" menceritakan kisah percintaan dan pekerjaan, tetapi juga secara halus menyoroti kesenjangan sosial yang terlihat pada para tokohnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing yang digunakan dalam drama ini untuk memahami bagaimana kesenjangan sosial digambarkan dan bagaimana kesenjangan tersebut memengaruhi persepsi pemirsa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, melalui analisis konten drama dan survei kepada pemirsa. Analisis konten menunjukkan bahwa drama "Business Proposal" memanfaatkan framing yang cenderung memperkuat stereotip ketimpangan sosial, seperti perbedaan kelas sosial, gaya hidup, dan akses pendidikan. Framing ini tercermin dalam perbedaan karakter, alur cerita, dan dialog. Misalnya, tokoh utama yang berasal dari keluarga kaya memiliki gaya hidup mewah dan pendidikan tinggi, sedangkan tokoh yang berasal dari latar belakang miskin mampu menghadapi kesulitan dalam mencapai tujuannya. Survei kepada pemirsa mengungkapkan bahwa framing yang digunakan dalam drama memiliki pengaruh terhadap persepsi mereka. Sebagian besar responden merasa bahwa drama "Business Proposal" tidak memberikan solusi konkret terhadap masalah ketimpangan sosial dan cenderung memperkuat pandangan stereotip. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi industri film Korea untuk menyajikan cerita tentang ketimpangan sosial dengan perspektif yang lebih berimbang dan realistis. Diharapkan media di masa mendatang dapat menampilkan representasi ketimpangan sosial yang lebih objektif dan inklusif, sehingga mendorong diskusi dan refleksi yang konstruktif di masyarakat.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP CITRA TUBUH IDEAL Indriyani, Mutia; Wulandari, Wulandari; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v5i1.4847

Abstract

ABSTRACT Intensity of use of the social media platform TikTok refers to how often and for how long a person uses the application. Social media platforms, especially TikTok, have gained immense popularity and have had a significant impact on the views of the ideal body among their users. This research aims to investigate the impact of the intensity of TikTok use on individuals' ideal body perceptions, especially among teenagers and young adults. The method applied in this study is a quantitative approach through a survey of a number of respondents who actively interact with TikTok. Findings from the study suggest that the higher the duration of TikTok use, the greater the likelihood that users are exposed to the beauty standards displayed on the platform, which may influence how they view the ideal body. Exposure to repeated content depicting idealized body shapes may exacerbate body dissatisfaction and the tendency to adapt to existing beauty norms. Thus, increasing digital literacy is very necessary so that users are able to be more critical when consuming content and are not negatively influenced by unrealistic beauty standards. ABSTRAK Intensitas pemanfaatan platform media sosial TikTok mengacu pada seberapa sering dan lama seseorang menggunakan aplikasinya. Platform sosial media, terutama TikTok, telah meraih popularitas besar dan berdampak signifikan terhadap pandangan tentang tubuh ideal di antara para penggunanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki dampak intensitas pemakaian TikTok terhadap persepsi tubuh ideal individu, khususnya di kalangan remaja dan orang dewasa muda. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kepada sejumlah responden yang aktif berinteraksi dengan TikTok. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi durasi penggunaan TikTok, semakin besar kemungkinan pengguna terpapar standar kecantikan yang ditampilkan di platform, yang mungkin mempengaruhi cara mereka melihat tubuh ideal. Paparan terhadap konten yang berulang yang menunjukkan bentuk tubuh ideal dapat memperburuk ketidakpuasan tubuh dan kecenderungan untuk beradaptasi dengan norma kecantikan yang ada. Dengan demikian, peningkatan literasi digital sangat diperlukan agar pengguna mampu lebih kritis saat mengonsumsi konten dan tidak terpengaruh secara negatif oleh standar kecantikan yang tidak realistis.
Makna dan Representasi Fenomena FOMO dalam Tren Hijab Turban di Media Sosial TikTok bagi Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Lestari, Selfi; Bernolian, Dion; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 1 No. 3 (2025): April: JURNAL ILMIAH MAHASISWA (NAAFI)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i2.171

Abstract

This study aims to examine the meaning and representation of the Fear of Missing Out (FOMO) phenomenon in the hijab turban trend on TikTok among Communication Studies students at UIN Raden Fatah. FOMO, a psychological condition where individuals feel anxious about being left out of popular trends, plays a significant role in influencing participation in digital trends. The hijab turban trend, which combines religious, cultural, and fashion elements, has become a prominent focus on TikTok, especially among Muslim women, including university students. Through a qualitative approach, this research explores how FOMO affects students' decision to follow the hijab turban trend and how the trend is represented in TikTok content. Interviews were conducted with students who actively engage in social media, revealing insights into the pressure to conform to digital trends, the role of social validation, and the influence of influencers and TikTok's algorithm in shaping fashion choices. The findings indicate that while the hijab turban represents a modern expression of identity, it also raises concerns about the commercialization of religious symbols and the psychological pressure to align with societal standards.
Peran Literasi Digital Dalam Menangkal Hoaks Keagamaan Di Media Sosial Pada Remaja Arentania, Mutia Nurul; Afriliani, Cindy; Razzaq, Abdur; Nugraha, Muhamad Yudistira
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 1 No. 3 (2025): April: JURNAL ILMIAH MAHASISWA (NAAFI)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i2.172

Abstract

Teenagers are a generation that is synonymous with always being connected to digital technology in their daily lives. This causes teenagers to actively use the internet. Moreover, teenagers are vulnerable to negative elements including not being able to provide verification; being quickly influenced by the application of hoaxes. That is why digital literacy should not be completely ignored. In fact, one of the more important functions of digital literacy is to direct young people to be more sensitive in doing minimal detection of some signs of hoax news that have been circulating on the internet. This study aims to explain digital literacy as a way to tackle fake news or hoaxes. The method used in this research is descriptive qualitative. The types of data collected through interviews, observation, and documentation. The selection of interview guests was carried out purposively, and the number of sources was 9 data. The results of the research that have been carried out also show that digital literacy learning has been implemented at Fitra Abdi Palembang Junior High School directly.Digital literacy is very important to help adolescents understand that they must act smart and wise when using digital media, especially social media. To avoid the negative impact of fake news, digital literacy is essential for using social media along with the intelligence to assess information carefully and critically.