Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sinergi Larangan Sosial-Budaya dan Pendidikan Orang Tua dalam Pencegahan Pernikahan Dini: Strategi Berbasis Kesehatan Komunitas di Kalangan Remaja Lombok Tengah: Strategi Berbasis Kesehatan Komunitas di Kalangan Remaja Lombok Tengah Amri, Lalu Amri Yasir; Salfarina, Anna Layla; Hamid Zubair, M. Abdul; Sulastri, Weni
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56681

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan signifikan di Indonesia, terutama di wilayah yang memiliki kearifan budaya yang kuat seperti Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergi antara norma sosial budaya dan peran pola asuh orang tua sebagai strategi kesehatan berbasis komunitas dalam mencegah pernikahan dini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap sepuluh partisipan yang terdiri dari orang tua dan tokoh masyarakat dari komunitas Sasak yang tinggal di Kabupaten Lombok Tengah. Temuan penelitian mengungkapkan tiga tema utama: (1) pembatasan interaksi sosial anak melalui pengawasan intensif dan pengendalian akses terhadap media, (2) penerapan larangan budaya terhadap aktivitas yang dinilai berdampak negatif bagi anak, dan (3) peran orang tua sebagai pendidik utama dalam menanamkan nilai moral, agama, dan pentingnya pendidikan. Sinergi antara kontrol sosial berbasis adat dengan pola asuh komunikatif dan edukatif terbukti efektif dalam membentuk kesadaran remaja untuk menunda pernikahan. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif yang melibatkan keluarga, tokoh masyarakat, dan institusi kesehatan dalam upaya berkelanjutan mencegah pernikahan dini. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan dan program lintas sektor yang adaptif terhadap konteks budaya lokal serta memperkuat perlindungan hak anak.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TERTINGGAL MELALUI EDUKASI PENGENDALIAN TEKANAN DARAH DENGAN CERDIK DALAM ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS Amri, Lalu Amri Yasir; Rusiana, Harlina Putri; Zulkahfi; Pariha, Putri Nindy; Safitri, Rias Pratiwi; Ilham; Damayanti, Dewik; Darmayanti, Ni Made Sari; Hakim, David Pratama; Alfianti, Della Septia
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i1.580

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease with an increasing prevalence and remains a major public health problem, particularly in underdeveloped rural areas with limited access to health services. Low community knowledge regarding risk factors and hypertension control contributes to the high incidence of the disease. This community service activity aimed to improve community knowledge on blood pressure control through CERDIK-based health education within community nursing care. The activity was conducted through health education using lectures, interactive discussions, and leaflet media, preceded by a pretest and followed by a posttest to evaluate knowledge levels. The target participants were adults and elderly people living in an underdeveloped village in Central Lombok Regency. The results showed an improvement in community knowledge after the educational intervention. This activity indicates that community empowerment through CERDIK-based education can serve as an effective promotive and preventive strategy for hypertension control in underdeveloped rural areas.