Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menakar Teks, Menyemai Makna: Pelatihan Teknik Raygor untuk Guru Hambali, Muhammad; Setiawati, M.Pd, Dr. Eti; Warsiman
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.02.07

Abstract

The quality of text readability is very necessary for teachers to choose teaching materials that suit learning needs. However, quite a few teachers do not know the readability level of the text which should be the basis for selecting books, thus having an impact on students' ability to grasp the content and learning material being taught. The aim of this community service is to provide training on the readability level of textbooks to teachers at the Al-Ma'arif Nahdhatul Ulama Foundation, Dau sub-district, Malang district. The expected benefit is that teachers at the Al-Ma'arif Nahdhatul Ulama Foundation, Dau sub-district, Malang district, understand more deeply about the readability of textbooks used in learning. The activities carried out were providing training followed by discussions and questions and answers about the material. The results of community service concluded that the teachers at the Al-Ma'arif Nadhatul Ulama Foundation, Dau subdistrict, Malang district, after receiving training on textbook readability, had a good understanding of the readability of textbooks as learning materials in the classroom. Therefore, this training is very useful for teachers in preparing good teaching materials for students.
Digitalisasi Kesenian Bantengan sebagai Strategi Pelestarian Kebudayaan Malangan di Platform Media Sosial Setiawati, M.Pd, Dr. Eti; Machrus Abadi, M.Pd.; Dr. Muhammad Hambali, M.Pd.; Setiawan, S.Pd., M.Sn., Romy
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.04

Abstract

Kesenian Bantengan merupakan warisan budaya khas Malangan yang sarat nilai historis, filosofis, dan estetis. Namun, keberadaannya menghadapi tantangan serius: minat generasi muda yang menurun, terbatasnya ruang pertunjukan, serta kurangnya promosi menyebabkan eksistensinya semakin terpinggirkan. Jika tidak ada upaya inovatif, kesenian ini berpotensi terlupakan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melestarikan sekaligus mempopulerkan Bantengan melalui strategi digitalisasi. Pemanfaatan media sosial (YouTube, Instagram, TikTok) dan teknologi konten kreatif diharapkan memberi manfaat berupa peningkatan literasi digital komunitas, promosi budaya Malangan, serta memperkuat identitas lokal di tengah arus modernisasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap: (1) persiapan berupa observasi dan FGD dengan komunitas Bantengan serta karang taruna; (2) pelatihan literasi digital meliputi pengenalan platform media sosial, jenis konten, dan teknik produksi; (3) praktik pembuatan konten digital (video, foto, digital storytelling); serta (4) manajemen konten dan evaluasi untuk menjamin keberlanjutan promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan digital di kalangan pemuda dan seniman Bantengan di Kecamatan Wajak. Komunitas mampu memproduksi konten kreatif yang relevan dengan tren media sosial, sekaligus menyertakan makna filosofis dan nilai budaya dalam setiap karya. Digitalisasi ini terbukti menjadi strategi efektif dalam memperkenalkan dan melestarikan kesenian Bantengan di era digital.