Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komunikasi Penerapan Budaya ICARE di Yasmina Foundation Karlina, Maulina; Hasbiyah, Desy; Kusumadinata, Ali A
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/42dr1d63

Abstract

Komunikasi memegang peranan sentral dalam proses pembentukan budaya organisasi karena memungkinkan terjadinya pertukaran makna dan internalisasi nilai. Yasmina Foundation sebagai institusi pendidikan menerapkan nilai-nilai budaya ICARE (Integrity, Care, Accountability, Respect, Excellence) sebagai fondasi budaya organisasinya. Nilai-nilai ini diinternalisasikan kepada seluruh pegawai, termasuk staf non-guru, melalui strategi komunikasi yang terencana dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan komunikasi budaya serta menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan Yasmina Foundation dalam menanamkan nilai ICARE. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi di Yasmina Foundation tidak hanya mengandalkan media formal seperti rapat dan pelatihan, tetapi juga mengedepankan komunikasi informal dan keteladanan dari pimpinan. Proses penyampaian pesan dilakukan secara dialogis dan kontekstual, menjangkau seluruh staf secara personal dan emosional. Efektivitas ini tercermin dari meningkatnya kesadaran budaya, kolaborasi lintas unit, serta perilaku kerja yang lebih selaras dengan nilai-nilai ICARE. Kata kunci: komunikasi organisasi,  budaya ICARE,  Sumberdaya manusia
4 PILAR LITERASI DIGITAL YANG PERLU DIKETAHUI MASYARAKAT DESA TUGU UTARA Alfiani , Muhammad Raudan; Hariadi , Muhaemin; Ismia Anwar , Ivana; Aisah Adhetia, Putri; Fardatun Nafisa , Alma; Nabita Lidyanti Utomo, Putri; Arzita Elfito , Fidya; Sakina , Siti Ainayya; Riskisiam , Cahya; Ginaldo , Kevin; Halim Maulana , Hanan; Kusumadinata, Ali A
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/mxcxqv50

Abstract

Program 4 Pilar Literasi Digital merupakan program yang dicanangkan oleh kementrian komunikasi dan informasi agar masyakarat lebih cakap dalam digital. Pengelolaan informasi dimasyarakat masih lemah terutama dalam perlindungan data diri. Tujuan artikel pengabdian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana caranya aman dalam dunia digital. Metode yang digunakan secara studi kasus dengan Teknik ceramah kepada remaja dan ibu-ibu di Desa Tugu Utara Kp. Ciburial. Hasil kegiatan tersebut masyarakat menjadi lebih paham mengenai budaya digital, bagaimana menyikapi budaya sosial yang ada pada zaman ini, selain itu masyarakat  dapat menerapkan tips-tips keamanan dalam dunia digital. Oleh karena itu masyarakat perlu terus di edukasi mengenai 4 pilar literasi digital. Keyword : Digital, Data, Keamanan Cyber, Masyarakat Digital
Perbandingan Minat Belanja Offline dan Online Di Kalangan Masyarakat Umum Anggia Nissa Koto, Caesa; Hakiki, Kartika Kurnia; Mailani, Lussi Aulia; Purnamasari, Anisa; Edowai, Fransiska; Supandi, Muhamad Alfian; Kusumadinata, Ali A
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/m33nm436

Abstract

Perubahan cara belanja dari toko fisik ke platform digital sudah terjadi di mana-mana. Meskipun belanja online dikenal praktis, alasan mendalam mengapa masyarakat masih memilih antara online atau offline perlu diteliti lebih jauh. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pandangan masyarakat terhadap kedua cara belanja tersebut dan menemukan faktor apa saja yang paling sering membuat orang berbelanja online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat umum. Data dianalisis dengan statistik deskriptif (stacked bar chart) dan korelasi heatmap. Pengujian regresi linear berganda (Y = 0.654 + 0.245X₁ + 0.298X₃ + 0.194X₄) dilakukan untuk memprediksi frekuensi belanja berdasarkan harga, promo, dan kemudahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belanja online lebih tinggi (rerata 3,43) dibanding offline (2,75).  Sebanyak 65% responden memilih harga online dan 62% menyukai promo. Promo online menjadi prediktor terkuat (r = 0,48); koefisien 0,298). Sebaliknya, kanal offline unggul mutlak dalam kepercayaan (trust) sebesar 72%. Demografi menunjukkan perempuan lebih aktif berbelanja online. Keamanan online yang masih dinilai netral (48%) menjadi alasan bertahannya toko fisik. Masyarakat cenderung menggunakan belanja online dan offline secara bersamaan untuk saling melengkapi. Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi adanya pergeseran perilaku belanja masyarakat ke arah digital, namun belanja offline tetap relevan karena memberikan nilai tambah berupa keamanan dan pengalaman langsung.