Komunikasi memegang peranan sentral dalam proses pembentukan budaya organisasi karena memungkinkan terjadinya pertukaran makna dan internalisasi nilai. Yasmina Foundation sebagai institusi pendidikan menerapkan nilai-nilai budaya ICARE (Integrity, Care, Accountability, Respect, Excellence) sebagai fondasi budaya organisasinya. Nilai-nilai ini diinternalisasikan kepada seluruh pegawai, termasuk staf non-guru, melalui strategi komunikasi yang terencana dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan komunikasi budaya serta menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan Yasmina Foundation dalam menanamkan nilai ICARE. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi di Yasmina Foundation tidak hanya mengandalkan media formal seperti rapat dan pelatihan, tetapi juga mengedepankan komunikasi informal dan keteladanan dari pimpinan. Proses penyampaian pesan dilakukan secara dialogis dan kontekstual, menjangkau seluruh staf secara personal dan emosional. Efektivitas ini tercermin dari meningkatnya kesadaran budaya, kolaborasi lintas unit, serta perilaku kerja yang lebih selaras dengan nilai-nilai ICARE. Kata kunci: komunikasi organisasi, budaya ICARE, Sumberdaya manusia
Copyrights © 2025