Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining Tentang Kehamilan Resiko Tinggi Di RT 24 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu Saputra, Aa Deno; Melani, Rina; Sinaga, Uli Astika; Sari, Melta; Herlina, Herlina; Ayu LN, Nimas
Jurnal Pengabdian Mitra Persada Vol. 1 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Utami Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jpmp.v1i1.33

Abstract

High-risk pregnancy is a dangerous condition that can potentially cause maternal death, such as from bleeding, eclampsia, and infection. High-risk pregnancy remains a health service issue, particularly in the field of obstetrics (Manuaba, 2007). Many high-risk pregnancy cases are found in the community, but healthcare workers cannot identify them one by one; hence, the role of healthcare workers is crucial in detecting pregnant women. One of the actions includes health promotion and risk prevention, such as providing nutritional supplements, iron, tetanus toxoid immunization, and counseling on pregnancy danger signs and family planning. Several risk factors present in a mother can turn her pregnancy into a high-risk one. These risk factors can be minimized and managed with appropriate prenatal care services (Saifuddin, 2005). Factors that pregnant women need to be aware of that can trigger a high-risk pregnancy include maternal age ≤ 20 years and ≥ 35 years, giving birth to four or more children, child spacing ≤ 2 years, height ≤ 145 cm, poor obstetric history, previous cesarean section, mild pre-eclampsia, multiple pregnancies, hydramnios/polyhydramnios, intrauterine fetal death, post-term pregnancy, abnormal fetal position, antepartum hemorrhage, and severe pre-eclampsia/eclampsia.
Pengembangan Media Kincir Angka (Wheel Spinner) Bermuatan Soal Cerita Berbasis Kearifan Lokal Sasak Bagi Peserta Didik Kelas III SDN Manggong Melani, Rina; Zain, Moh. Irawan; Wahyuningsih, Baiq Yuni
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3669

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas III SDN Manggong adalah guru jarang menggunakan media pembelajaran, khususnya media pembelajaran pada pembelajaran Matematika materi kalimat matematika. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan media kincir angka (Wheel Spinner) bermuatan soal cerita berbasis kearifan lokal sasak, (2) mengetahui validasi media kincir angka (Wheel Spinner) bermuatan soal cerita berbasis kearifan lokal sasak, (3) Untuk mengetahui kepraktisan media pembalajaran kincir angka (Wheel Spinner) bermuatan soal cerita berbasis kearifan lokal sasak pada siswa kelas III SDN Manggong. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE dengan 5 tahapan yaitu analysis, design, development, dan implementation. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket respon guru dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian dan pengemabangan ini adalah media pembelajaran kincir angka dalam pembelajaran kalimat matematika pada siswa kelas III. Berdasarkan penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria sangat valid dengan persentase 87,7% dan ahli materi mendapatkan kriteria sangat valid dengan persentase 90,9%. Hasil uji coba kepraktisan kelompok kecil berdasarkan respon guru mendapatkan kepraktisan sebesar dengan kriteria sangat praktis dengan persentase 98% sedangkan berdasarkan respon siswa mendapatkan kepraktisan dengan kriteria sangat praktis dengan persentase 98,4%. Oleh karena itu media pembelajaran kincir angka (wheel spinner) berbasis soal cerita bermuatan kearifan lokal sasak dapat digunakan untuk siswa SD kelas III pada mata pelajaran Matematika materi kalimat matematika. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Kincir Angka, Kalimat Matematika