Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN TATAKELOLA SAMPAH KERANG JANTAN DAN GONGGONG DI DESA KAMPUNG TUA BAKAU SERIP BATAM Silitonga, Frangky; Kartika Cahayani; Eva Amalia; Agung Arif Gunawan; Febriani Masril; Joshua Cesario Matulessy; Muhammad Aqsa Pranata; Putri Sima Meilani S; Reynhard Yosie Lumban Gaol; Thania Nadhirah Amalina
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 3 No. 2 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v3i2.311

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu Masyarakat yang ada di kampung tua Bakau Serip melalui Pokdarwis Pandang Tak Jemu dalam memanfaatkan samapak kulit kerang jantan dan gonggong sebagai bahan baku pembuatan kerajinan tangan. Kerajinan tangan ini memiliki nilai ekonomis dan berdaya saing dengan produk yang dijual dipasar nasional dan internasional. Kegiatan pengabdian ini adalah hasil penelitian yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim pengabdi sebagai pengembangan inovasi pembuatan mesin pemotong dan penghalus kulit kerang jantan dan gonggong. Pendampingan ini meliputi ibu-ibu anggota podarwis pandang Tak Jemu, dimana kegiatan tersebut dilakukan mulai pada cara membersihkan, pengeringan, pemotongan, pengahalusan, dan pemisahan sesuai ukuran yang digunakan berdasarkan jenis kerajinan yang akan dibuat. Hasil kegiatan ini produk yang bernilai jual, memiliki nilai khasan dan cara menggunakan mesin serta cara memilihara mesin pemotong dan penghalus kulit kerang jantan dan gonggong.
STRATEGI ADAPTASI CAFÉ ROPITA DALAM MENGHADAPI TREN KULINER MODERN DI KOTA BATAM Joshua Cesario Matulessy; Frangky Silitonga; Wahyudi Ilham; Hendra Syaiful
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan populasi memiliki dampak signifikan terhadap sektor kuliner yang dinamis dan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi yang diterapkan oleh Café Ropita di Kota Batam dalam menghadapi tren kuliner modern. Penelitian dilakukan melalui metode observasi dan wawancara dengan pemilik usaha untuk mengidentifikasi tantangan serta strategi yang diterapkan dalam mempertahankan eksistensi bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi keberlangsungan Café Ropita, yaitu diversifikasi menu melalui penambahan menu viral dengan modifikasi, strategi pemasaran, dan manajemen sumber daya. Penambahan menu viral dengan modifikasi menjadi strategi inovatif dalam menarik minat konsumen baru dan mempertahankan pelanggan lama. Namun, dari segi pemasaran, Café Ropita masih mengandalkan promosi secara konvensional melalui "mulut ke mulut" dan belum memanfaatkan media sosial secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Café Ropita dapat lebih optimal apabila didukung dengan inovasi menu berkelanjutan, promosi digital yang efektif, serta manajemen sumber daya yang terencana untuk menghadapi dinamika industri kuliner modern.
IMPLEMENTASI PEMANFAATAN SAMPAH KULIT KERANG DAN GONGGONG DI DESA KAMPUNG TUA BAKAU SERIP Silitonga, Frangky; Lubis, Arina Luthfini; Agung Arif Gunawan; Thania Nadhirah Amalina; Joshua Cesario Matulessy
PUAN INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Puan Indonesia Vol 7 No 2 januari 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v7i2.454

Abstract

of the real efforts in supporting environmental management while improving community welfare. Through socialization and training activities facilitated by the Pandang Tak Jemu Tourism Awareness Group (Pokdarwis), the community was taught how to process shells and bark waste into handicraft products with selling value. This program includes the introduction of simple technology in the form of a shell-cutting machine, material processing techniques to become ready-to-use products, as well as digital-based marketing strategies through social media and village websites. The results of the training not only encourage community creativity in producing distinctive local products, but also open up new business opportunities based on the potential of previously wasted resources. Thus, the implementation of this program contributes to waste reduction, skill building, job creation, and supports the sustainable development of tourist villages in the Shire Mangrove. The success of this program shows that waste utilization can be optimized into creative economic innovations that have a positive impact on the environment, social, and economic of the local community.