Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penentuan Jumlah Project Implementation Staff dengan Metode Workload Analysis Full Time Equivalent (FTE) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) : (Studi Kasus: PT Indodev Niaga Internet) Hakim, Sulaiman; Subekti, Yogi Agung; Triyono, Gandung
Jurnal Algoritma Vol 22 No 1 (2025): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.22-1.2235

Abstract

Dalam suatu proyek yang dikerjakan oleh Tim Implementasi pada PT. Indodev Niaga Internet terkadang Implementation Staff yang ada pada Tim Implementasi sering kali mengalami beban kerja yang berlebih ataupun sebaliknya beban kerja terlalu rendah dengan tidak adanya kesesuaian jumlah Implementation Staff yang terlibat dalam suatu proyek yang dapat mengakibatkan terjadinya ketidakefisienan dalam pengerjaan proyek. Oleh karena itu diperlukan suatu cara untuk mengoptimalkan jumlah Implementation Staff yang ada pada Tim Implementasi agar masalah beban kerja yang berlebih ataupun terlalu rendah dapat teratasi. Cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut ialah dengan menggunakan Analisis Beban Kerja (Workload Analysis). Analisis Beban Kerja akan mencari kesesuaian jumlah tugas dan beban kerja yang ada dalam suatu organisasi yang akan diekuivalenkan dengan satuan waktu dengan jumlah pegawai yang dimiliki oleh suatu perusahaan dan dikombinasikan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang akan menentukan siapa saja Implementation Staff yang tepat dan ideal guna untuk mengisi kekurangan Implementation Staff. 7 kriteria yang telah didapatkan dari hasil kuesioner dan sudah dilakukan pengujian menggunakan Chocran Q-Test ketujuh kriteria yang didapat ialah Tanggung Jawab, Kerjasama Tim, Kemampuan Analisis, Programming Skills, Orientasi terhadap Pencapaian Target, Product Knowledge, dan Kemampuan Berkomunikasi. Dengan menggunakan kedua model tersebut dapat membantu efisiensi Sumber Daya Manusia (Implementation Staff) pada proyek teknologi informasi berbasis layanan.
PENGEMBANGAN MEDIA BELAJAR SMARTCARD UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 JOMBANG PADA MATERI UNSUR DAN SENYAWA Arifah, Ilmi; Setiawan, Beni; Hakim, Sulaiman
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5714

Abstract

Berdasarkan observasi yang telah dilakukan dalam peneilian ini, siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Jombang kemampuan kognitifnya sangat baik. Namun, keaktifan belajarnya sangat kurang, sehingga berdampak pada prestasi bernalar kritisnya. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan kemampuan bernalar kritis siswa supaya dapat aktif dalam pembelajaran maka dikembangkan media pembelajaran berupa smartcard tersebut. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah langkah model ADDIE yakni analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan survei ahli media dan survei guru. Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan, ditunjukkan bahwa tingkat validitas materi dan media sudah sangat valid, dengan persentase kevalidan diperoleh sebesar 97,2%. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media smartcard ini sangat cocok untuk diterapkan dalam pembelajaran. Media smartcard ini dapat digunakan dalam mata pelajaran IPA khususnya materi unsur senyawa, karena telah mencapai validitas dan dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan hasil persentase peningkatan yang diperoleh adalah sebesar 80,2% yang masuk pada kriteria sangat tinggi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI PELAJARAN IPA MELALUI IMPLEMENTASI GUIDED DISCOVERY LEARNING SMPN 1 JOMBANG Febriani, Lina Puspita; Setiawan, Beni; Hakim, Sulaiman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14003

Abstract

This study aims to determine the increase in psychomotor learning outcomes for science material after using the Guided Discovery Learning model. This type of research is classroom action research (PTK) with 34 students as research subjects. The data analysis technique used in this study is descriptive quantitative with an indicator of success of 75% of students who complete classically. The results showed that there was an increase in learning outcomes through the application of the Guided Discovery Learning model for students in class VII H. This can be seen from the results of an increase in learning outcomes completed by 4 students, with an average value of learning outcomes in the initial conditions (pre-cycle) of 49.70 in the less category and a proportion of 11.76% in the very low category. After being given treatment, there was an increase in 12 students in cycle I which had an average value of 62.35 in the medium category and a proportion of 35.29% in the very low category and in cycle II by 27 students, which had an average value of 76.18 in the sufficient category and a proportion of 79.41% in the high category. Overall, this study proves that the application of the Guided Discovery Learning model can improve students' cognitive learning outcomes. This increase can be seen from the increase in the score of the increase in the value of student learning outcomes during the two research cycles.
UPAYA PENINGKATAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MELALUI PENDEKATAN TPACK (TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE) PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMPN 1 JOMBANG Qurrota A'yuni, Anti; Setiawan, Beni; Hakim, Sulaiman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14006

Abstract

This research was motivated by the low creative thinking abilities of students in the science content of Ecology material. Science is one of the mandatory subjects given at the elementary and middle school levels. The aim of this research is to improve the thinking skills of class VII students at SMP Negeri 1 Jombang for the 2023/2024 academic year by applying the TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) approach. This research uses the Classroom Action Research (PTK) method collaboratively with lecturers and class teachers. PTK is carried out in 2 cycles with two meetings each. In cycle I and cycle II activities, students' thinking attitudes increased to 31.93%, indicating that they were in the quite creative category with an average gain of 57.79%. And students' creative thinking abilities also increased, this was indicated by the results of video assessments in cycle I and cycle II increasing significantly by 37.5%. The video assessment results in cycle I were 56.75% and in cycle II were 94.25%. Based on the research conducted, there was an increase in students' creative thinking abilities by implementing the TPACK approach in the implementation of learning from cycle I and cycle II activities