Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

MEMBANGUN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR MATEMATIKA SD PRODI PGSD Rismawati, Melinda; Setiawan, Beni
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi matematis adalah salah satu kemampuan penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa sebagai calon guru terutama dalam pembelajaran matematika, akan tetapi pada kenyataannya kemampuan komunikasi matematis ini sering diabaikan. matematika merupakan sebuah bahasa, yaitu sebuah cara mengungkapkan atau menerangkan dengan cara tertentu. Bahasa matematika dapat berupa istilah, notasi dan simbol-simbol matematika. Untuk dapat mempelajari matematika dibutuhkan kemampuan dalam memahami teks matematika, kemampuan untuk dapat mengingat istilah matematika, prosedur dan juga teori, kemampuan untuk menggunakan alat matematika yang diperlukan, serta kemampuan untuk menerapkannya dalam memecahkan masalah matematika. Dalam tulisan ini, penulis menyajikan tentang cara untuk membangun komunikasi matematis mahasiswa pada mata kuliah Konsep Dasar Matematika SD yang dilakukan dalam 4 tahap yaitu: (K1) Mahasiswa mampu mengatur dan menggabungkan pemikiran matematika mereka melalui komunikasi, (K2) Mahasiswa mampu mengkomunikasikan pemikiran matematika mereka dengan tepat dan jelas kepada teman, dosen dan lainnya, (K3)  Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi pemikiran matematika dan strategi lainnya, dan (K4) Mahasiswa mampu menggunakan bahasa matematika untuk mengungkapkan ide matematika dengan tepat. Kata kunci: Komunikasi Matematis
PEMBELAJARAN DENGAN PBL BERSTRUKTUR METAKOGNISI UNTUK MENINGKATAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING DAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA Setiawan, Beni; Tandililing, Edy; ., Bistari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.582 KB)

Abstract

  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan kemampuan penalaran matematis mahasiswa melalui Problem Based Learning (PBL) Berstruktur Metakognisi. Bentuk penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan bentuk desain dengan Kelompok Kontrol Tak-Setara. Kelas eksperimen diterapkan model PBL berstruktur metakognisi dan untuk kelas kontrol diterapkan model PBL saja. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil bahawa (1) Kemampuan awal problem solving dan penalaran matematis mahasiswa kedua kelas sebelum diberi perlakuan adalah sama, (2) Terdapat perbedaan kemampuan awal problem solving dan penalaran matematis mahasiswa kedua kelas setelah diberi perlakuan,  (3) Peningkatan kemampuan problem solving pada kelas yang diterapkannya PBL berstruktur metakognisi dengan rerata skor 2,97 lebih baik dibandingkan dengan kelas yang hanya diterapkan PBL saja dengan rerata skor 1,10. (4) Peningkatan kemampuan penalaran matematis pada kelas yang diterapkannya PBL berstruktur metakognisi dengan rerata skor 3,58 lebih baik dibandingkan dengan kelas yang hanya diterapkan PBL saja dengan rerata skor 1,93. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Metakognisi, Kemampuan Problem Solving, Kemampuan Penalaran Matematis   Abstract: This research aimed at improving students ' mathematical reasoning ability through Problem Based Learning (PBL) Structured Metacognition. This form of research is quasi experimental research with form design with an equivalent control group. Classroom experiments applied Metacognition and structured model of PBL for the control class is applied to a model of PBL course. Based on the findings of this research, the researcher found that (1) The ability of mathematical reasoning of the university student from two different clases were equaly before the implematation of the action. (2) After the implemantation of the action the researcher found different ability of mathematical reasoning in both classses. (3) The students ability of mathematical problem solving improved as well in experimental class. (4) The students ability of mathematical reasoning improved as well in experimental class.   Keyword: Problem Based Learning (PBL), Metacognition Skills, Mathematical Reasoning Ability, Problem Solving Ability
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEDAGOGIK GURU IPA MTs KOTA PROBOLINGGO PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERORIENTASI PADA KURIKULUM 2013 Setiawan, Beni; Astriani, Dyah; Erman, Erman
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v1n2.p121-124

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan pendampingan diikuti workshop pada guru-guru IPA Madrasah Tsanawiyah (MTs) negeri dan swasta di Kota Probolinggo sebagai mitra dalam menyusun perangkat pembelajaran IPA Terpadu dan mengimplementasikannya di kelas. Pelaksanaan kegiatan pendampingan dan workshop yang telah dilakukan oleh tim pengabdian diperoleh beberapa luaran kegiatan antara lain : (1) tersusunnya analisis Kompetensi Dasar, analisis materi, analisis kegiatan, dan analisis soal, (2) tersusunnya instrumen telaah/validasi perangkat pembelajaran dan keterlaksanaan pembelajaran, (3) hasil telaah/validasi terhadap perangkat pembelajaran yang disusun oleh guru IPA pada sekolah mitra, (4) tersusunnya perangkat pembelajaran lengkap IPA yang disusun oleh guru IPA pada sekolah mitra yang terdiri atas rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), handout, dan soal, (5) hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran simulasi 1 dan 2, dan (6) tersusunnya video pembelajaran. Skor rata-rata yang diperoleh untuk pengembangan perangkat pembelajaran oleh guru mitra adalah sebesar 3,1 untuk RPP, 2,9 untuk LKS, 3,0 untuk soal, dan 2,9 untuk handout. Besarnya skor rata-rata 2.9 sampai 3.1 berkategori layak dan dapat digunakan dengan sedikit revisi. Hasil implementasi pada uji coba pertama memperoleh nilai rata-rata sebesar 78 dan telah mengalami peningkatan pada implementasi uji coba kedua dengan nilai rata-rata sebesar 89. Telah pula dihasilkan video pembelajaran yang bagus dalam bentuk DVD untuk masing-masing guru mitra.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN ARTIKEL PTK BAGI GURU IPA KOTA PROBOLINGGO Setiawan, Beni; Widodo, Wahono; Astriani, Dyah
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v2n2.p18-22

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah pendampingan kepada para guru IPA dalam wadah MGMP IPA Kota Probolinggo agar mereka dapat menyusun suatu karya tulis ilmiah berupa PTK yang dapat terpublikasi pada jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kota Probolinggo atau jurnal ilmiah lain untuk peningkatan kualitas pembelajaran serta dapat digunakan sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat guru sesuai dengan Permennegpan dan RB No. 16 Tahun 2009 sebagai unsur pengembangan diri. Solusi yang ditawarkan dari pemasalahan di atas berupa pendampingan penulisan karya tulis ilmiah berupa PTK yang didampingi sampai pada diterimanya dalam jurnal Dinas Pendidikan atau jurnal perguruan tinggi. Hasil yang telah didapat adalah Karya Tulis Ilmiah berupa PTK yang akan terpublikasi pada jurnal Dinas Pendidikan Kota Probolinggo atau jurnal Nasional, yang sampai pada pendampingan terakhir sudah ada enam draft judul artikel yang berpotensi untuk dipublikasikan. Beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pendampingan adalah: 1) jadwal pendampingan berbenturan dengan jadwal sekolah seperti jadwal MGMP sendiri yang merupakan hari efektif, UTS, dan ujian sekolah, 2) jadwal pendampingan yang dilaksanakan berbenturan dengan jadwal dari Dinas Pendidikan setempat yang mendadak seperti pelibatan guru dalam implementasi kurikulum 2013 (IN-ON) serta persiapan sekolah contoh kurikulum 2013 dan persiapan sekolah Adiwiyata.
PENDAMPINGAN PELATIHAN ALAT KIT IPA BAGI GURU MADRASAH TSANAWIYAH (MTS) KOTA PROBOLINGGO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENDEKATAN S AI NTIFI K DALAM RANGKA PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 Budiyanto, M.; Setiawan, Beni; Erman, Erman
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v1n1.p78-83

Abstract

Pemahaman dan pemantapan guru IPA Madrasah Tsanawiyah tentang pendekatan scientific dapat direalisasikan melalui Pelatihan alat KIT IPA Bagi Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) khususnya Kota Probolinggo dalam rangka pelaksanaan Kurikulum 2013. Berdasarkan kondisi pelatihan dan pendampingan ini, pertama adalah memberikan pengetahuan keterampilan penggunaan alat ukur panjang jangka sorong dan mikrometer skrup kepada guru IPA, dan kedua adalah memberikan pemahaman penguasaan alat ukur pada KIT IPA diharapkan mendukung pendekatan saintific pada pelaksanaan kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan mengenai penggunaan dan penyajian hasil data pengukuran panjang dengan menggunakan jangka sorong dan mikrometer skrup melalui kegiatan percobaan secara berkelompok. Hasil dari pelatihan didapatkan bahwa guru memberikan respon positif terhadap kegiatan. Pelatihan ini merupakan kegiatan yang baru dan sangat mendukung proses pembelajaran selanjutnya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah ada peningkatan keterampilan menggunakan alat ukur pada KIT IPA khususnya alat ukur panjang jangka sorong dan mikrometer skrup pada guru-guru Madrasah Tsanawiyah Kota Probolinggo. Hal ini diindikasikan dari perbaikan penggunaan dan penyajian hasil pengukuran dan peningkatan pemahaman pendekatan scientific pada guru-guru Madrasah Tsanawiyah Kota Probolinggo melalui pelatihan alat ukur KIT IPA khususnya alat ukur panjang jangka sorong dan mikrometer skrup.
PENGARUH WORD GROUPING ACTIVITIES DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR VOCABULARY SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMP NEGERI 24 KERINCI saputra, Bobi; Setiawan, Beni; Fernando, Riki
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2017): Desember
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Results of learning and motivation of learners in learning English is not entirely satisfactory. One of the causes is developed and utilized learning methods provided by educators. This study aims to investigate the learning outcomes and learner motivation, that uses learning methods word grouping activities. This study is an experimental research conducted at Senior High School Negeri 24 Kerinci model 2x2 factorial design research. The study population were students of class VII with a sample consisting of two classes which serves as the control class and experimental class with the number of each learner is 20 people. In this study the data collected through questionnaires learning motivation and achievement test. Data analysis technique used is the t-test and anova. The results showed that: 1) Using t-test, study results showed that the Group of learners who are learning method using word grouping activities better compared to the results of a study group of learners who use conventional learning methods. 2) Using t-test, there is a significant difference between the results of the learning motivation of students of higher learning method using word grouping activities with participants who use conventional learning methods. 3) Using t-test, there is a significant difference between the results of the study, low motivation of learners use learning methods of word grouping activities with learners who use conventional learning methods. 4) There was no interaction between the methods of learning and learning motivation towards learning outcomes after a test of anova.
ANALISIS KETERLAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY LEARNING BERBASIS ETNOSAINS Handoko, Aditya Tri; Setiawan, Beni
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning is expected to provide students with the opportunity to acquire important knowledge, skills, and attitudes needed in life. The importance of providing direct experiences and practical activities in learning is to help students develop their competencies in exploring and understanding the surrounding environment through a scientific approach. The purpose of this research is to determine the implementation of guided inquiry learning model based on ethnoscience. The intervention study design was used in the research with 32 participants involved, who were eighth-grade students at one of SMP in Sukoharjo. The data collection technique used was observation with an implementation sheet. The results obtained from the two meetings were carried out very well. The ? score obtained indicates a good agreement relationship between the two observers. In student activities that were often observed by the observer, they investigated scientific phenomena and conducted experiments. Learning activities with guided inquiry learning model based on ethnoscience, students can learn about science and technology used in playing gamelan as well as appreciate the diversity of Indonesian culture. A culturally responsive science learning model can be a good choice for teachers in teaching Science because it can facilitate students to better understand the learning materials.
Application of the Ethnoscience-Based Guided Inquiry Learning Model to Improve Science Process Skills in the Material of the Human Excretory System Hardianti, Astri Nur; Setiawan, Beni
Science Education and Application Journal Vol 5 No 2 (2023): Science Education and Application Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/seaj.v5i2.872

Abstract

This study aims to describe the implementation of learning, students' science process skills, and students' responses after participating in learning with an ethnoscience-based guided inquiry learning model on the material of the human excretory system. This research method uses a Quasi Experimental Design with the design "The Only Pretest-Posttest Control Group Design" whose research targets are students in class VIII-D SMPN 16 Surabaya as the experimental class, class VIII-A as the control class, each of which consists of 30 participants. Data obtained by observation, test, and questionnaire methods were then analyzed descriptively quantitatively. The results showed that the proportion of learning implementation was 87.94 in the experimental class for 3 meetings, said to be in the practical and effective category. In the experimental class, science process skills increased significantly with the aspect of predicting and concluding the N-Gain value, namely 0.8, which increased with the high criteria, drawing conclusions, namely 0,7, which experienced an increase in the degree of high criteria, and the observing aspect, which was 0,4 with the criteria moderate rise. Students responding to the implementation of the ethnoscience-based guided inquiry learning model to improve science process skills by 86.84% were categorized as very good. Based on the description above, it can be interpreted that the application of the ethnoscience-based guided inquiry learning model can improve students' processing skills in the material of the human excretory system.
Application of Student Worksheets Based on Ethnoscience of Tempe Making on Biotechnology Material to Improve Science Process Skills Pamudiah, Mutiara Kalyana; Setiawan, Beni
Science Education and Application Journal Vol 5 No 2 (2023): Science Education and Application Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/seaj.v5i2.873

Abstract

The writing of this study aims to describe the improvement of students' science process skills, and the implementation of student worksheets. This research is a Pre-Experimental Design study using the One Group Pretest Posttest Design experiment. The target of this research was students of class IX A and IX B at UPT SMP Negeri 14 Gresik. The results showed that the results of the analysis of the pretest and posttest scores for class IX A experienced an increase in science process skills with an N-Gain of 0.89 with high criteria and in class IX B of 0.83 with high criteria. Based on the results of the implementation of ethnoscience-based student worksheets in class IX A it reached 3.7 in the very good category, while class IX B achieved 3.5 in the very good category.Based on the data obtained, it can be concluded that the application of ethnoscience-based student worksheets can improve the science process skills of UPT SMP Negeri 14 Gresik students
BUDAYA TARI SOYA-SOYA SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN TAMU DI SUKU TERNATE MALUKU UTARA Setiawan, Beni; Kurniati, Nia
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya tari di Indonesia sangat kaya dan beragam, mencerminkan keragaman etnis dan budaya di seluruh nusantara. Setiap daerah memiliki tarian khas yang mencerminkan identitas budaya dan nilai-nilai tradisionalnya. Ternate termasuk dalam kota tua di Indonesia, yang mana eksistensinya telah ada sebelum abad pertengahan yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan, perdagangan maupun budaya. Kota Ternate telah mengalami proses perkembangan dalam beberapa kurun waktu. Tarian Soya-Soya juga dikenal dengan istilah tarian perang, hal ini didasarkan pada latar belakang tarian ini yang digunakan oleh pasukan kesultanan dalam berperang melawan penjajah. Tarian Soya-Soya diciptakan oleh para seniman kesultanan. Artikel ini ditulis dengan menggunakan Metode Deskriptif Kualitatif. Penelitian deskriptif merupakan bentuk khusus dalam kategori penelitian kualitatif. Seorang individu atau kolektif diminta untuk menceritakan kisah pribadi pengalaman hidup mereka sebagai komponen penelitian deskriptif. Peneliti kemudian mengkaji kejadian dan fenomena yang terjadi dalam kehidupan individu. Selanjutnya, peneliti menceritakan narasi tersebut dengan cermat dan berurutan. Untuk penulisan artikel ini, dilakukan review menyeluruh terhadap hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal nasional bereputasi. Studi perpustakaan mencakup banyak hal, seperti mendapatkan informasi perpustakaan, membaca dan mencatat, serta menyusun bahan penelitian.