Gisnan, Fayyaz Aqsadia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Hukum Penyebarluasan Karya Fotografi secara Non-Komersial Tanpa Izin: Studi Kasus Hotel Tentrem: Analisis Hukum Penyebarluasan Karya Fotografi secara Non-Komersial Tanpa Izin: Studi Kasus Hotel Tentrem Herlambang, Herlambang; Hadi, Husni Abdul; Gisnan, Fayyaz Aqsadia; Mardian, Lutfi; Fatahillah, Ikhwan Aulia
JURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUM Vol 18 No 02 (2025): Jurnal Penelitian Serambi Hukum Vol 18 No 02 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/sh.v18i02.1322

Abstract

This paper investigates the legal analysis of the land certificate issued by the National Land Agency (BPN) of Bekasi in a land dispute case that occurred in Setia Mekar, Bekasi, and evaluates the legitimacy of such administrative decision through the lens of Indonesian State Administrative Law. The research adopts a normative legal approach, utilizing statutory analysis and case study methodology. Data collection is based on a comprehensive review of legal literature and official documents, with the analysis conducted qualitatively using systematic interpretation techniques. Findings reveal that BPN Bekasi issued a certificate in Yealdi’s name without cross-checking the existence of a prior binding court ruling, thus resulting in both procedural and substantive flaws in the administrative process. The decision in question satisfies all elements of a state administrative dispute, being specific, individualized, definitive, and legally impactful. The study recommends a full-scale audit of land registration procedures, restructuring of land history verification mechanisms, and the enhancement of legal awareness among public officials and citizens to prevent the recurrence of such administrative failures.
Penegakan Pelanggaran Kode Etik Jaksa di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Gisnan, Fayyaz Aqsadia
Pemuliaan Hukum Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Pemuliaan Hukum (Oktober)
Publisher : Law Study Program, Faculty of Law, Nusantara Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ph.v8i2.4134

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya pelanggaran kode etik jaksa di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang berpotensi menurunkan integritas institusi dan kepercayaan publik. Meskipun telah diberlakukan Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kode Perilaku Jaksa dan Tata Cara Pemeriksaan atas Pelanggaran Kode Perilaku Jaksa, efektivitas pengawasan internal masih menghadapi tantangan, baik secara implementatif maupun kultural. Penelitian ini bertujuan menganalisis penegakan pelanggaran kode etik oleh Jaksa Muda Bidang Pengawasan serta menilai kesesuaiannya secara normatif dan empiris dengan ketentuan yang berlaku. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kasus untuk mengkaji penerapan norma dalam praktik. Data diperoleh melalui wawancara, studi kepustakaan, serta analisis dokumen resmi, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif perangkat hukum dan mekanisme pengawasan telah memadai, namun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh budaya hukum, konsistensi penjatuhan sanksi, dan transparansi proses pemeriksaan. Inovasi seperti digitalisasi pemeriksaan, pakta integritas, dan penguatan pengawasan melekat menunjukkan perkembangan positif. Penelitian ini berkontribusi dalam merumuskan strategi penguatan pengawasan internal guna mewujudkan institusi kejaksaan yang profesional, berintegritas, akuntabel, dan berkeadilan.