Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP BIAYA LINGKUNGAN DAN EMISI KARBON Si Made Ngurah Purnaman; Ramadhan, Andi Muhammad Fuad; Awal, Taufan Sufatriansa
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025 : Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Sains Dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jiab.v5i1.1025

Abstract

This study explores how company size affects environmental costs and carbon emission transparency in Indonesia's metal and mining sector. Despite its economic importance, the industry contributes heavily to environmental harm. Analyzing secondary data from 20 listed companies, most are classified as large firms. Environmental cost reporting varies greatly, from IDR 35 million to IDR 708 billion. Five companies lack valid carbon data or fall short of OJK standards, while PT Trimegah Bangun Persada records the highest emissions. Larger companies tend to report more extensively, though not always comprehensively. The study highlights the need for stricter regulations to ensure environmental reporting transparency.
Analisis Sistem Pengendalian Intern Atas Penjualan Pada Pt. Bosowa Berlian Motor Kendari Awal, Taufan Sufatriansa; Awaluddin, Ishak; Asni, Nur; Rahmiana, Fitra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.2174

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis sistem pengendalian intern atas penjualan pada PT. Bosowa Berlian Motor Kendari. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan pengendalian secara umum telah dilaksanakan dengan baik. Namun, pelaksanaan pelatihan belum merata, di mana karyawan lama cenderung lebih jarang mengikuti pelatihan dibandingkan dengan karyawan baru. Penaksiran risiko telah dilakukan dengan efektif oleh perusahaan, dengan mewajibkan transaksi hanya melalui rekening resmi perusahaan, agar pembayaran langsung kepada sales tidak dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dana serta memastikan transparansi sesuai standar operasional perusahaan. Aktivitas pengendalian sudah diterapkan secara memadai dengan adanya pemisahan fungsi dan otorisasi guna mengantisipasi risiko yang dapat terjadi. Proses informasi dan komunikasi juga telah berjalan secara efektif melalui penyampaian informasi terkait produk yang ditawarkan. Kegiatan pemantauan dilakukan melalui evaluasi rutin, serta audit tahunan yang berfungsi untuk menjamin efektivitas sistem yang diterapkan. Secara keseluruhan, sistem pengendalian intern atas penjualan pada PT. Bosowa Berlian Motor Kendari telah dilaksanakan dengan memadai dan sesuai dengan standar operasional perusahaan.
RECORDING THE HARVEST, CULTIVATING THE FUTURE THROUGH SUSTAINABILITY ACCOUNTING IN CLOVE FARMING Hasnidar, Hasnidar; Pebrianty, Vina Olivia; Samrin, La Ode Muhammad Arfan; Awal, Taufan Sufatriansa; Abdillah, Dzulkifli
Journal Economics Technology And Entrepreneur Vol 4 No 04 (2025): ECOTECHNOPRENEUR : JOURNAL ECONOMICS, TECHNOLOGY AND ENTREPRENEUR
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/ecotechnopreneur.v4i04.1870

Abstract

This study aims to identify the practices of recording and managing the financial results of clove farming, analyze the challenges in implementing sustainability accounting, and propose a simple record-keeping model based on sustainability accounting principles to support the sustainability of farming activities. The research employs a qualitative descriptive method with a case study approach, collecting field data through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data were analyzed thematically to reveal recording patterns, encountered problems, and opportunities for implementing sustainability accounting. The findings show that clove farming in Puu Lawulo Village has significant potential; however, harvest timing and weather conditions greatly influence yield and quality. Farmers’ accounting practices remain simple and seasonal, with no separation between household and farm finances, and without recording biological assets or environmental data. The main obstacles include low accounting literacy, limited access to digital tools, fluctuating clove prices, and the absence of practical recording formats—resulting in financial and environmental management that is still carried out intuitively, without analytical support for sustainability. Therefore, to enhance the effectiveness and sustainability of clove farming, it is necessary to implement a simple and adaptive sustainability accounting model. This study proposes a chart of accounts (COA) framework that includes income, direct costs, agronomy, occupational health and safety (OHS), and assets.
Peningkatan Literasi Proses Bisnis yang Berkelanjutan pada Kelompok Usaha Tani Jeruk Desa Amohola safaruddin, Safaruddin; Arifuddin, Arifuddin; Akib, Mulyati; Mirosea, Nitri; Yusuf, Satira; Purnaman, Si Made Ngurah; Ramadhan, Andi Muhammad Fuad; Syaiah, Syaiah; Hasnidar, Hasnidar; Awal, Taufan Sufatriansa; Halwia, Siti Anugrah
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v5i1.2124

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan jeruk manis yang menjadi salah satu komoditas hortikultura prospektif, namun Kelompok Usaha Tani Jeruk Desa Amohola masih menghadapi rendahnya literasi proses bisnis berkelanjutan yang berdampak pada efisiensi produksi, pemasaran, dan pengelolaan sumber daya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan mitra dalam menerapkan proses bisnis yang terintegrasi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan menggunakan pendekatan Triple Layered Business Model Canvas (TLBMC), disertai monitoring serta evaluasi melalui kuesioner. Kegiatan melibatkan 23 peserta yang terdiri atas aparat desa, kelompok tani, dan mahasiswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta serta observasi partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan materi dinilai jelas oleh 60,87% peserta (jelas/sangat jelas), relevan oleh 65,21% (relevan/sangat relevan), dan bermanfaat oleh 65,21% (bermanfaat/sangat bermanfaat). Metode penyuluhan dinilai efektif oleh 69,56% peserta (efektif/sangat efektif) dan tingkat kesiapan mitra untuk mengimplementasikan proses bisnis berkelanjutan juga tinggi (69,56% siap/sangat siap). Program kegiatan ini menunjukkan efektifnya kegiatan dalam meningkatakan literasi dan kesiapan penerapan praktik usaha tani jeruk yang lebih efisien serta ramah lingkungan, berorientasi pada peningkatan produktivitas, kualitas produk, dan pendapatan, serta tersusunnya modul/panduan proses bisnis berkelanjutan sebagai acuan implementasi.
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI PRODUK ECO ENZYME UNTUK MENINGKATAN EKONOMI KELUARGA Yusuf, Satira; Sari, Ika Maya; Labangu, Yuli Lestari; Awal, Taufan Sufatriansa; Fasihu, La Ode Muhammad Saum
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.36552

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI) oleh tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi eco enzyme sebagai solusi ramah lingkungan sekaligus berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga. Pemanfaatan eco enzyme diharapkan mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga, khususnya untuk kebutuhan pembersih alami, serta membuka peluang pengembangan produk bernilai jual. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, demonstrasi, praktik langsung, serta sesi diskusi interaktif. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga dan pemuda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta terkait konsep eco enzyme dan tahapan fermentasinya, yang ditunjukkan melalui kemampuan seluruh peserta memproduksi eco enzyme secara mandiri serta adanya rencana pemanfaatan produk untuk kebutuhan rumah tangga dan peluang penjualan skala kecil. Antusiasme peserta tercermin dari partisipasi aktif selama praktik dan diskusi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran pengelolaan sampah rumah tangga, pengurangan limbah organik, serta penguatan potensi ekonomi berbasis rumah tangga melalui pendampingan lanjutan pada bulan kedua dan ketiga selama masa fermentasi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil mencapai capaian utama, yaitu mendorong penerapan pengelolaan sampah organik yang produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.Kata kunci: Eco Enzyme, Pengabdian Kepada Masyarakat, Sampah Organik.   ABSTRACTThis community service activity was carried out through the Internal Community Partnership Program (PKMI) by a team of lecturers from the Faculty of Economics and Business, Halu Oleo University, with the aim of increasing the knowledge and skills of the community in processing organic waste into eco enzymes as an environmentally friendly solution that also has the potential to provide economic benefits for families. The use of eco enzymes is expected to reduce household expenses, particularly for natural cleaning products, and open up opportunities for the development of marketable products. The implementation methods included material presentations, demonstrations, hands-on practice, and interactive discussion sessions. This activity was attended by 15 participants consisting of housewives and local youth. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and skills related to the concept of eco enzyme and its fermentation stages, as demonstrated by the ability of all participants to produce eco enzyme independently and the existence of plans to utilize the product for household needs and small-scale sales opportunities. The enthusiasm of the participants was reflected in their active participation during the practice and discussion. This activity had a positive impact on increasing awareness of household waste management, reducing organic waste, and strengthening household-based economic potential through continued assistance in the second and third months during the fermentation period. Thus, this community service activity successfully achieved its main objective, which was to encourage the implementation of productive, sustainable, and economically valuable organic waste management for the community.Keywords: eco enzyme, community service, organic waste.