Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Of Industrial Engineering

ANALISIS KETERSEDIAAN AIR DI BENDUNG SEJAHTERA TERHADAP PEMANFAATAN IRIGASI DI DAERAH IRIGASI SEJAHTERA DI KECAMATAN PALOLO SULAWESI TENGAH: Analysis Of Water Availability In Bendung Sejahtera In The Use Of Irrigation In The Sejahtera Irrigation Area In Palolo District, Central of Sulawesi Suhudi, Suhudi; Sulistiyani, Kiki Frida
Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation (JIETI)
Publisher : LENVARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jieti.v1i1.16

Abstract

Bendung Sejahtera terdapat di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dengan luas area 61.028 Ha. Bendung ini di bangun sebagai irigasi pertanian dengan  luas lahan fungsional adalah 332 km2 dan luas lahan potensial 61 km2. Debit andalan didapat dengan metode kurva durasi debit dengan rerata setengah bulanan minimumnya adalah 0,04 lt/dt pada januari periode 2 sedangkan nilai maksimumnya 0,35 lt/dt pada bulan juli periode 1. Kondisi keseimbangan air eksisting mengalami defisit 3metric tons dari kebutuhan air untuk lahan fungsional. Karena ketersedian air yang lebih kecil dibandingkan kebutuhan air untuk lahan fungsional maka penelitian ini tidak menghitung kebutuhan air potensial. Untuk mendapatkan data kebutuhan air potensial, peneliti menentukan luas lahan maksimal dapat dialiri sesuai kapasitas air yang tersedia. Dengan luas lahan maksimal untuk PTT eksisiting pada MT 1 di dapat areal seluas 24ha, MT 2 seluas 36 ha dan MT 3 seluas 46ha, dengan intensitas tanam pada PTT eksisting 32%.
KAJIAN PENGARUH VARIASI KEMIRINGAN SUDUT PADA HULU BENDUNG BERTANGGA TERHADAP KOEFISIEN DEBIT DAN LONCATAN AIR PADA SKALA LABORATORIUM: Effect of Upstream Angular Slope on Discharge Coefficient and Hydraulic Jump in Cascade Weirs: A Laboratory Study Suhudi
Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation Vol. 1 No. 2 (2023): Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation (JIETI)
Publisher : LENVARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jieti.v1i2.33

Abstract

Bendung bertangga dapat berfungsi sebagai peredam energi pada transisi luncuran aliran. Merupakan bangunan air yang berfungsi untuk meninggikan muka air, agar air yang terkumpul menjadi lebih banyak dan elevasi muka air menjadi lebih tinggi. Bendung biasa digunakan untuk keperluan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir dan pengendalian sedimen. Bendung bertangga adalah modifikasi saluran peluncur dengan membuat beberapa tangga dari lokasi dekat puncak bendung sampai kaki di hilir bendung. Tujuan dari bendung bertangga adalah meningkatkan peredaman energi. Bendung juga memiliki berbagai macam variasi kemiringan yang digunakan untuk meninggikan muka air, karena adanya bendung ini akan mengakibatkan adanya aliran keras di bagian hilir sehingga timbulnya loncatan air. Penelitian ini diharapkan mampu melihat karakteristik aliran yang terjadi pada pelimpaht ersebut. Karakteristik tersebut meliputi, kedalaman air, kecepatan aliran dan energis pesifik yang dihasilkan akibat loncatan hidrolis.  
STUDI PERENCANAAN CHECK DAM PADA SUNGAI NAMBAAN SEBAGAI PENAMPUNG SEDIMEN DI KECAMATAN NGANTANG, KABUPATEN MALANG: Study on the Planning of a Check Dam on the Namban River as a Sediment Reservoir in Ngantang District, Malang Regency suhudi, suhudi; Alexander, Dixi
Journal of Industrial Engineering & Technology Innovation Vol. 2 No. 1 (2024): Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation (JIETI)
Publisher : LENVARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jieti.v2i1.84

Abstract

Sungai Nambaan merupakan salah satu sungai di Brantas Hulu yang terbentuk pada daerah pegunungan dengan kondisi morfologi berbelok-belok (meander) oleh karena itu, Sungai Nambaan memiliki kemiringan sungai yang curam dan gaya tarik aliran yang cukup besar sehingga banyak sedimen yang terbawa arus air dan akan mengakibatkan pendangkalan dan berakibat pada Bendungan Selorejo yang tidak berfungsi secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan bangunan check dam guna menampung sedimentasi yang terbawa air. Metode yang dilakukan dengan menghitung debit banjir rancangan, merencanakan dimensi check dam, menganalisa stabilitas dan menghitung kapasitas tampungan sedimen. Hasil analisa rencana check dam diperoleh bahwa dimensi tinggi main dam 4,00 m, lebar mercu 3,00 m, kemiringan hilir 1 : 0,2, kemiringan hulu 1 : 1. Dengan adanya check dam yang sudah direncanakan mempunyai keuntungan diantaranya, mampu mengurangi kuat arus air di Sungai Nambaan, mampu menampung sedimen sebesar 600 m3 dan check dam akan penuh sampai 14 tahun. Bangunan check dam yang direncanakan sudah stabil dalam kondisi apapun, baik dalam keadaan air normal maupun dalam keadaaan banjir yang ditunjukkan dengan nilai SF > 1,5.