Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI MEMBUBUT CNC POROS BERULIR MENGGUNAKAN MEDIA MASTERCAM X3 Nugroho, Andi; Khumaedi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan penggunaan  media mastercam X3 video tutorial. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pretest and posttest group. Populasi penelitian semua mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang. Sampel penelitian mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Mesin S1, teknik sampling yang dipakai propotional sampel random. Hasil penelitian menunjukan pada post test thitung adalah 3,59 lebih besar dari ttabel yaitu 1,69. Karena t hitung berada pada daerah penerimaan Ha, maka kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol. Ketuntasan belajar kelompok eksperimen terdapat 16 peserta didik (88.88%) dan kelompok kontrol hanya 9 peserta didik (50,00%). Kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 48,99%, sedangkan kelompok kontrol hanya 30,86%. Rata-rata hasil belajar sebelum dilakukan perlakuan kedua kelompok relatif sama dan tergolong rendah. Rata-rata hasil belajar pre-test kelompok eksperimen hanya 54,44 dan kelompok kontrol 55,83. Rata-rata hasil belajar post-test kelompok eksperimen mencapai 81,11 sedangkan kelompok kontrol hanya 73,06.
Studi Perencanaan Tebal Lapisan Perkerasan Tambahan (Overlay) Pada Ruas Jalan Ki Ageng Gribig Sawojajar-Malang Nugroho, Andi; Suhudi, Suhudi; Arifianto, Andy Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkerasan jalan adalah suatu sistem yang terdiri dari beberapa lapis material yang diletakkan pada tanah-dasar (subgrade). Konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement) terdiri dari empat lapisan yaitu Lapisan permukaan (surface course), Lapisan pondasi atas (base course), Lapisan pondasi bawah (subbase course), Lapisan tanah dasar (subgrade). Tujuan utama dari dibangunnya perkerasan adalah untuk memberikan permukaan yang rata dengan kekesatan tertentu, dengan umur layanan cukup panjang, serta pemeliharaan yang minimum. Untuk kelancaran tersebut maka dilakukan perkerasan. Perkerasan jalan ini sepanjang 1,8 km dengan lebar rata-rata 7 m. Dalam penelitian ini penulis membahas proses perencanaan perhitungan tebal lapisan tambahan (overlay) dengan menggunakan metode analisa komponen, berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh susunan tebal lapisan tambahan (overlay) terdiri dari pondasi baw ah (SubBase) tebal 20 cm, pondasi atas (Base Course) tebal 15 cm, lapisan lama permukaan (Surface) 7 cm. Dan diperoleh bahwa lapisan permukaan tambahan (overlay) setebal 5 cm jenis Aspal Macadam dengan umur rencana 10 tahun dan tingkat pertumbuhan lalu lintas diperoleh sebesar 1 % per tahun. Kata kunci : Aspal Macadam; Overlay; Perkerasan Jalan. ABSTRACT Roughness of the road is a system composed of several layers of material that is placed on the land-base (subgrade). Construction of elastic roughness (flexible pavement) consists of four layers, namely the surface layer (surface course), the upper layers of the Foundation (base course), a layer of Foundation bottom (subbase course), the basic soil Layer (subgrade). The main objective of the building of roughness is to provide a flat surface with skid resistance, with fairly long service lifespan, as well as minimum maintenance. To smooth the roughness is done. This road roughness along 1.8 km with an average width of 7 m in this study the author discusses the planning process calculation of thick layer (overlay) by using a method of analysis of the components, based on the results of the calculation, obtained the order of thick layer (overlay) consists of the Foundation of the baw ah (SubBase) 20 cm thick, Foundation top (Base Course) 15 cm thick, long layer surface (Surface) 7 cm. And obtained that the surface layer (overlay) approx 5 cm type of Asphalt Macadam with age plan 10 year and the growth rate of traffic gained 1% per year. Keywords: Asphalt Macadam, , Overlay, Roughness of the road.
Pengaruh Temperatur terhadap Laju Reaksi Tar Hasil Pirolisis Serbuk Kayu Mahoni pada Rotary Kiln Nugroho, Andi; Wijayanti, Widya; Sasongko, Mega Nur
Rekayasa Mesin Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrm.2019.010.02.2

Abstract

Pyrolysis is a thermochemical process chemical decomposition of organic substances through the heating process without oxygen. It produced char, tar, and gas. Rotary kiln Pyrolysis is horizontal stove with biomass that being moved in certain rotary along the stove. Biomass particle movement in rotary kiln concentrated at the wall of the kiln in the passive layer. This layer will reach the surface where the layer will move to the bottom of the active layer. This research is an experimental study done with temperature variation 2500 C, 350OC, 450OC,500OC and 600oC, the nitrogen flow rate 3 ml/min and the pyrolysis time is 180 minutes. The equipment that used is built and developed for better result of observation using rotary klin. The rotary kiln will rotate uses an electric motor with velocity 3 rpm. Then a kinetic rate enumeration process is done. The experiment result shows that the temperature is so influential to the tar volume, the higher the temperature, the more tar volume we got. The highest number is at temperature variation 500o C with heating rate 1073 km/hour. The number of tar kinetic rate that produced from enumeration shows that the higher the temperature so the kinetic rate resulted is greater and the analysis result shows that tar volume from the enumeration approximates the actual number of tar volume.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI MEMBUBUT CNC POROS BERULIR MENGGUNAKAN MEDIA MASTERCAM X3 Nugroho, Andi; Khumaedi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan penggunaan  media mastercam X3 video tutorial. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pretest and posttest group. Populasi penelitian semua mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang. Sampel penelitian mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Mesin S1, teknik sampling yang dipakai propotional sampel random. Hasil penelitian menunjukan pada post test thitung adalah 3,59 lebih besar dari ttabel yaitu 1,69. Karena t hitung berada pada daerah penerimaan Ha, maka kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol. Ketuntasan belajar kelompok eksperimen terdapat 16 peserta didik (88.88%) dan kelompok kontrol hanya 9 peserta didik (50,00%). Kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 48,99%, sedangkan kelompok kontrol hanya 30,86%. Rata-rata hasil belajar sebelum dilakukan perlakuan kedua kelompok relatif sama dan tergolong rendah. Rata-rata hasil belajar pre-test kelompok eksperimen hanya 54,44 dan kelompok kontrol 55,83. Rata-rata hasil belajar post-test kelompok eksperimen mencapai 81,11 sedangkan kelompok kontrol hanya 73,06.
Aplikasi Pencari Kedai Kopi Terdekat Afriza, Arianti Nur; Setyawan, Lukman; Nugroho, Andi; Kodar, Achmad
JOINS (Journal of Information System) Vol. 8 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/joins.v8i1.7011

Abstract

Penyebaran kopi pada lingkup wisata semakin meluas seperti di daerah Jabodetabek khususnya di Kota Jakarta dan Tangerang. Hingga saat ini kopi menjadi minuman yang semakin terkenal keberadaannya. Beberapa pelaku bisnis memanfaatkan bisnis ini dengan bersinvestasi untuk membangun kedai kopi (coffee shop). Semakin banyaknya kedai kopi yang menyajikan variasi jenis kopi khususnya di Kota Jakarta dan Tangerang membuat masyarakat atau penikmat kopi mengalami kesulitan dalam mencari lokasi kedai kopi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi Lacakopi untuk pemetaan lokasi kuliner kopi berbasis web. Aplikasi ini sangat berguna bagi penikmat kopi atau masyarakat untuk mengakses informasi menu yang terdapat pada kedai kopi yang di inginkan serta lokasi kedai kopi khususnya di Kota Jakarta dan Tangerang. Aplikasi mmbuat pihak pemilik kopi dapat mempromosikan kedai kopinya pada aplikasi web. Metode Waterfall digunakan untuk membangun aplikasi kedai kopi. Aplikasi lacak kopi dapat digunakan oleh pemiliki kedai sebagai media promosi kedainya, dan bagi pelanggan aplikasi ini digunakan dalam mencari kedai kopi yang nyaman dan dekat dengan posisi pelanggan saat ini.
Pengaruh Modifikasi Diameter Katup Hisap Dan Katup Buang Terhadap Daya Dan Torsi Pada Sepeda Motor Matic 4 Langkah 115cc Riyan Fadillah, Rizky; Setiyawan, Khanif; Nugroho, Andi; Binyamin, Binyamin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa sekarang ini manusia membutuhkan sarana transportasidalam berbagai bidang. Salah satu alat transportasi yang digunakan adalahkendaraan bermotor. Dalam rangka untuk meningkatkan unjuk kerja motor, salahsatu pemikiran yang dapat diimplementasikan adalah dengan cara mengubahdiameter dari katup hisap dan katup buang. Katup digunakan untuk mengaturpemasukan campuran bahan bakar dan udara serta pengeluaran gas sisapembakaran. Banyaknya campuran udara dan bahan bakar yang masuk ke ruangbakar sangat mempengaruhi parameter operasi mesin bensin yang diatur olehbesar kecilnya ukuran celah katup. Tujuan dari penelitian ini agar dapatmengoptimalisasi daya dan torsi pada sepeda motor yang dilakukan denganmetode eksperimental. Hasil dari penelitian ini adalah torsi tertinggi yangdidapatkan saat menggunakan katup hisap berdiameter 25 mm menunjukkan torsisebesar 8,04 Nm di putaran mesin 7000 dan daya terbesar menggunakan katuphisap berdiameter 25 menunjukkan daya sebesar 8,84 hp
UJI PERFORMA DESAIN TABUNG DAN RESENATOR PADA KNALPOT SEPEDA MOTOR Elfan Prayoga, Muhamad; Setiyawan, Khanif; Try Waloyo, Heri; Nugroho, Andi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimasi yang dilakukan untuk motor penggeraknya, optimasi dapat dilakukan mulai dari proses pemasukan muatan baru, kompresi, pemasukan energi melalui pembakarannya, proses ekspansi maupun pada proses pembuangan gas pembakaran. Optimasi pada pendukungnya salah satu dapat dilakukan adalah pada perbaikan desain knalpot maupun pada pemilihan materialnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh performa torsi dan daya pada desain resenator knalpot sepeda motor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental. Hasil dari penelitian ini adalah torsi tertinggi dihasilkan saat menggunakan desain tabung resonator knalpot dengan ukuran pipa saringan saluran gas buang diameter 25 mm, menunjukan torsi sebesar 12,62 N.m di putaran 6500 rpm dan daya terbesar menggunakan desain tabung resonator knalpot dengan ukuran pipa saringan saluran gas buang diameter 25 mm menunjukan daya sebesar 10,89 hp di putaran 8000 rpm
PENGARUH VARIASI BERAT ROLLER SENTRIFUGAL TER-HADAP DAYA DAN TORSI PADA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH TRANSMISI OTOMATIS Ramadhani, Reza; Nugroho, Andi; Tri Waloyo, Hery; Binyamin, Binyamin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang terbentuk dari beberapa komponen serta sistem salah satunya adalah Roller, Roller adalah komponen yang berada dalam pulley yang memiliki ukuran berbeda pada tiap merek, perputaran Roller mengasilkan daya dan torsi, Roller menggunakan system Continuous Variable Transmission (CVT). Sistem CVT adalah sistem transmisi daya dari mesin menuju roda belakang melalui sabuk (V-belt) yang menghubungkan antara pulley primer untuk menggerakkan pulley sekunder menggunakan gaya sentrifugal yang terjadi pada komponen-komponennya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi berat Roller pada daya dan torsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen langsung. Hasil pengamatan yang diperoleh yaitu Roller 12 gr menghasilkan daya 7,3 Hp dengan torsi 21,07 Nm, Roller 10 gr menghasilkan daya 7,7 Hp dengan torsi 21,81 Nm, Roller 9 gr menghasilkan daya 7,5 Hp dengan torsi 74,31 Nm sedangkan pada torsi, Roller 12 gr torsi maksimal 21,07 Nm pada putaran 2066 rpm, Roller 10 gr torsi maksimal 21,81 Nm pada putaran 2135 rpm, Roller 9 gr torsi maksimal 74,31 Nm pada putaran 628 rmp. . Kesimpulan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan akselerasi torsi tercepat dapat menggunakan Roller 12 gram sedangkan untuk mencapai akselerasi daya maksimum dapat menggunakan Roller 9 gram
PENGARUH VARIASI PUTARAN PADA PROSES FRICTION WELDING TERHADAPSIFAT MEKANIS PADA BAJA AISI 1040 Yoland Stanis Witak, Yosef; Setiyawan, Khanif; Nugroho, Andi; Binyamin, Binyamin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan gesekan termasuk pengelasan solid-state, yaitu pengelasan tanpa melelehkan logam dasar dan tanpa menggunakan bahan tambahan. Proses pengelasan gesekan menggunakan panas yang dihasilkan oleh gesekan dua permukaan yang disambung. Metode pengelasan gesek yang digunakan adalah direct drive friction welding. Direct drive welding sering disebut sebagai konvensional friction welding, menggunakan motor yang memiliki kecepatan konstan untuk energi masukannya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan parameter proses pengelasan (kecepatan putaran) terhadap kualitas sambungan (kekuatan tarik, dan hasil patahan). Rancangan penelitian dengan variabel bebas yaitu 1600 rpm, 1800 rpm dan 2000 rpm, dengan waktu pengelasan 3 menit, benda kerja yang digunakan baja AISI 1040. Dari hasil penelitian diperoleh kuat tarik tertinggi mencapai 430,38 MPa pada kecepatan putaran 2000 rpm yaitu titik putus bahan dasar.Kekuatan tarik terendah dicapai pada kecepatan putar 1600 rpm atau 282,35 MPa. Terlihat bahwa titik patah terletak pada lasan, dan kekuatan sambungan meningkat seiring dengan bertambahnya kecepatan putaran.
ANALISA PENGARUH VARIASI CELAH ELEKTRODA BUSI TERHADAP PERFORMA PADA SEPEDA MOTOR MESIN 4 LANGKAH Dwi Antono, Aji; Setiyawan, Khanif; Nugroho, Andi; Binyamin, Binyamin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang meningkatkan performa mesin motor dapat dicapai dengan memaksimalkan pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar. Hal ini dapat dicapai dengan memaksimalkan kekuatan percikan busi dan memastikan pembakaran campuran udara-bahan bakar yang sempurnaPeningkatan performa sepeda motor dipengaruhi oleh celah elektroda busi. Busi merupakan bagian penting dari sistem pengapian motor dan bertugas menciptakan percikan api untuk membakar sempurna campuran udara-bahan bakar di dalam silinder. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terbentuknya percikan api tentunya menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Salah satu faktor tersebut adalah jarak celah antar busi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran celah busi terhadap unjuk kerja mesin empat langkah. Berdasarkan analisis parameter unjuk kerja mesin sepeda motor Honda BEAT PGM-FI yaitu torsi dan daya dapat disimpulkan bahwa penggunaan busi dengan celah elektroda busi berpengaruh terhadap unjuk kerja mesin.Hal ini terlihat pada variasi celah elektroda busi sebesar 0,70mm yang memiliki performa mesin terbaik dibandingkan variasi lainnya. Pada celah elektroda busi 0,70 mm maka torsi maksimumnya adalah 9,75 Nm (5500 rpm) dan Daya 6,6 HP (7500 rpm).Dengan berkurangnya celah busi, tenaga mesin meningkat dari 3000 rpm sampai 4000 rpm, namun tenaga mesin berkurang ketika putaran mesin mencapai 7500 rpm.Sebab, jika celah elektroda busi berubah sebesar 0,40 mm, maka percikan api dari busi tidak akan mampu membakar seluruh bahan bakar.