Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Media Interaktif Scratch Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Hanifah, H; Reinita, R; Ladiva, Hasmai Bungsu; Ahmad, Syafri
Journal of Economics and Management Scienties Volume 7 No. 3, June 2025
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v7i3.87

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi pada abad 21 media pembelajaran telah berubah dari tradisional menjadi media yang sepenuhnya berbasis teknologi. Pada era teknologi saat ini, pilihan media interaktif yang efektif untuk pendidikan adalah Scratch dengan menggunakan model Problem Based Learning pada mata pelajaran pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar kelas III. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan Model Pengembangan ADDIE. Model ADDIE terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Uji coba dilakukan di SD Semen Padang. Dengan hasil angket respon guru mencapai presentase 94% dan respon peserta didik mencapai 95,6%, sehingga menghasilkan skor akhir keseluruhan praktikalitas sebesar 94,8% dengan kategori “Sangat Praktis”. Pada sekolah penelitian, angket respon guru memperoleh presentase 96% dan respon peserta didik sebesar 87,2%, dengan skor akhir keseluruhan praktikalitas sebesar 91,6% yang juga termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”. Sementara itu, di sekolah pelaksana, respon guru mencapai persentase 94% dan respon peserta didik sebesar 93,6%, dengan skor kepraktisan akhir keseluruhan sebesar 93,8% yang kembali masuk dalam kategori "Sangat Praktis". Temuan ini menegaskan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis coretan dengan model Problem Based Learning untuk pembelajaran kelas III mata kuliah Pendidikan Pancasila dapat secara efektif memfasilitasi dan memperkaya proses pembelajaran di kelas, terbukti valid, praktis, dan efektif dalam memajukan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
Validitas Media Interaktif Scratch Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Reinita, R; Hanifah, H
Journal of Research and Investigation in Education Volume 3, No. 2, August 2025
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/residu.v3i2.201

Abstract

This research is motivated by the transformation of Education 5.0, which fully utilizes technological advances. In line with the dynamics of the times, the curriculum structure is also constantly being updated to accommodate ongoing changes. Therefore, the implementation of the independent curriculum has been applied at present. The subject of Pancasila Education has become an integral component within the structure of the independent curriculum for the elementary education level. However, several challenges exist, including the urgency for interactive learning media, low motivation for learning, insufficient training in educational technology for educators, and limited internet connectivity access within school environments. To address these issues, effective interactive learning media are needed for education, such as Scratch, using the Problem-Based Learning model, as well as the Research and Development (R&D) method with the ADDIE Development Model. Based on the average calculations from the three validators, where the final validation results for the material were 86.6%, language validation 90%, and media validation 92%, the final validation score was 89.53% with the category of highly valid. This finding indicates that the developed learning media meets the standards of suitability and can be effectively implemented in classroom learning activities.
STIGMA MASYARAKAT DAN KONSEP DIRI KELUARGA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) Hanifah, H; Asti, Arnika Dwi; Sumarsih, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stigma merupakan pandangan negatif yang melekat pada seseorang dan dipengaruhi lingkungan. Stigma salah satu faktor penghambat penyembuhan gangguan jiwa. Keluarga pasien dengan gangguan jiwa dapat terkena dampak stigma yang diberikan masyarakat pada ODGJ. Keluarga yang mendapatkan stigma berlebih akan berdampak pada peningkatan beban psikologis dan mempengaruhi konsep diri.Tujuan penelitian ini yaitu memberi gambaran stigma masyarakat dan konsep diri keluarga pasien gangguan jiwa terhadap gangguan jiwa. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Cara pengambilan sampel dengan purposive sampling. Sampel yang diambil 247 responden untuk stigma masyarakat dan 58 responden untuk konsep diri keluarga dengan gangguan jiwa. Intrumen penelitian yaitu kuesioner CAMI (Community Attitude towards the Mental Illness) untuk masyarakat dan untuk konsep diri keluarga dengan kuesioner konsep diri. Hasil penelitian yaitu stigma masyarakat terhadap ODGJ yang paling tinggi pada aspek kebajikan (pandangan humanistik dan simpatik terhadap ODGJ) dengan mean 34 (SD =4), diikuti aspek ideologi kesehatan mental (penerimaan layanan kesehatan mental di masyarakat) dengan mean 33 (SD=4), aspek otoriterisme (pandangan terhadap ODGJ sebagai individu yang lemah) dengan mean 29 (SD=3), dan aspek pembatasan sosial (ODGJ merupakan ancaman yang harus dihindari) dengan mean 28 (SD=4). Sedangkan untuk konsep diri keluarga mayoritas keluarga dengan gangguan jiwa memiliki konsep diri positif sebanyak 49 keluarga (84.5%). Stigma yang paling tinggi di masyarakat adalah kebajikan dan yang paling rendah adalah pembatasan sosial. Sedangkan konsep diri keluarga dengan gangguan jiwa sudah menunjukkan hasil yang positif.