Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Gaya Hidup Tidak Sehat Pada Mahasiswa FKM UIN Sumatera Utara: Potensi dan Hambatan dalam Mewujudkan Perilaku Hidup Sehat Nasution, Irfan Sazali; Azzahra, Fatimah; Hani, Putri Aswita; Annisa S, Tri Sisty; Sidabalok, Dwi Rizky; Dari, Dwi Ulan; Laspita, Herlia Nur
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6191

Abstract

Gaya hidup tidak sehat merupakan salah satu faktor risiko utama yang berdampak terhadap kualitas hidup dan kesehatan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai aspek gaya hidup tidak sehat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UINSU), serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden mahasiswa FKM UINSU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kebiasaan makan tidak teratur, kurang berolahraga, kurang tidur, dan memiliki tingkat stres yang cukup tinggi. Selain itu, penggunaan gadget yang berlebihan dan konsumsi makanan cepat saji juga menjadi pola yang dominan dalam keseharian mahasiswa. Faktor penyebab utama gaya hidup tidak sehat ini antara lain beban akademik, kurangnya kesadaran terhadap pentingnya pola hidup sehat, serta pengaruh lingkungan sosial. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program edukasi kesehatan yang berkelanjutan dan dukungan lingkungan kampus yang mendorong perilaku hidup sehat di kalangan mahasiswa.
Analisis Gaya Hidup Tidak Sehat Pada Mahasiswa FKM UIN Sumatera Utara: Potensi dan Hambatan dalam Mewujudkan Perilaku Hidup Sehat Nasution, Irfan Sazali; Azzahra, Fatimah; Hani, Putri Aswita; Annisa S, Tri Sisty; Sidabalok, Dwi Rizky; Dari, Dwi Ulan; Laspita, Herlia Nur
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6191

Abstract

Gaya hidup tidak sehat merupakan salah satu faktor risiko utama yang berdampak terhadap kualitas hidup dan kesehatan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai aspek gaya hidup tidak sehat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UINSU), serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden mahasiswa FKM UINSU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kebiasaan makan tidak teratur, kurang berolahraga, kurang tidur, dan memiliki tingkat stres yang cukup tinggi. Selain itu, penggunaan gadget yang berlebihan dan konsumsi makanan cepat saji juga menjadi pola yang dominan dalam keseharian mahasiswa. Faktor penyebab utama gaya hidup tidak sehat ini antara lain beban akademik, kurangnya kesadaran terhadap pentingnya pola hidup sehat, serta pengaruh lingkungan sosial. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program edukasi kesehatan yang berkelanjutan dan dukungan lingkungan kampus yang mendorong perilaku hidup sehat di kalangan mahasiswa.
Analisis Perilaku Warga Dalam Menghadapi KLB Akibat Banjir di Dusun II Huta Galu Kecmatan Kotarih Susilawati, Susilawati; Hasibuan, Devi Helma Fitri; Simanjuntak, Nurita Oktapia; Sidabalok, Dwi Rizky; Siregar, Alfikri Syahtua
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 5, No 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.7790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat Dusun II Huta Galu dalam menghadapi KLB akibat banjir serta mengidentifikasi faktor pemicu rendahnya kesiapsiagaan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling terhadap lima informan yang terdampak banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pemahaman terbatas mengenai konsep KLB dan risiko kesehatan pascabanjir, serta cenderung melakukan tindakan reaktif seperti pembersihan lingkungan setelah banjir, namun belum menjalankan langkah pencegahan kesehatan secara sistematis. Sikap gotong royong dinilai positif, tetapi belum diikuti oleh perilaku mitigasi yang berkelanjutan, terutama terkait pengelolaan sampah dan pencegahan penyakit kulit, diare, dan demam berdarah. Selain itu, peran pemerintah desa belum optimal dalam edukasi, penyediaan fasilitas sanitasi, serta perbaikan drainase. Dengan demikian, kombinasi faktor perilaku, rendahnya literasi kesehatan, dan infrastruktur lingkungan yang kurang memadai memperkuat potensi terjadinya KLB pascabanjir. Diperlukan intervensi terarah melalui peningkatan edukasi, penguatan surveilans kesehatan, serta program mitigasi berbasis komunitas untuk mencegah risiko KLB di wilayah rawan banjir.