Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pelayanan Jasa Keagenan Kapal dalam Menangani Clearance In dan Out terhadap Kegiatan Operasional Fitriani, Nabilah Devia; Nugraha, Bugi; Alia, Diana; Arisusanty, Dian Junita
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6193

Abstract

Dalam dunia bisnis yang terus berkembang, aktivitas logistik dan distribusi barang menjadi salah satu elemen krusial yang menunjang kelancaran operasional perusahaan. Salah satu faktor penting dalam proses distribusi ini adalah keberadaan jasa keagenan, yang memiliki peran strategis dalam mengelola proses clearance , baik clearance in (masuk) maupun clearance out (keluar). Sebagai penghubung antara pemilik kapal dan instansi terkait, perusahaan jasa keagenan bertugas untuk mengatur dan mengurus segala hal terkait operasional kapal saat sandar di pelabuhan. Keberadaan jasa keagenan sangat vital dalam mendukung efisiensi alur distribusi barang, meminimalkan biaya operasional, serta menjaga kepatuhan terhadap regulasi pelayaran yang berlaku. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam peran PT Taraka Transmaritim Agensi sebagai perusahaan jasa keagenan kapal dalam menangani proses clearance in dan clearance out . Pendekatan ini memungkinkan analisis yang kontekstual dan komprehensif terhadap praktik pelayanan jasa keagenan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perusahaan rutin mengirimkan laporan kedatangan dan laporan harian sebanyak dua kali dalam sehari. Selain itu, perusahaan juga memberikan solusi proaktif apabila terdapat kendala selama proses bongkar muat barang. Namun, beberapa hambatan tetap ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan tersebut. Faktor cuaca dan kondisi lingkungan seperti badai atau gelombang tinggi sering kali mengganggu proses sandar dan bongkar muat kapal. Minimnya jumlah staf operasional menyebabkan beban kerja berlebih, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan dan meningkatkan biaya operasional. Di samping itu, keterbatasan sarana pendukung seperti fasilitas teknologi dan alat transportasi turut memengaruhi efektivitas dan efisiensi layanan yang diberikan oleh PT Taraka Transmaritim Agensi.
Optimalisasi Pelayanan Jasa Keagenan Kapal dalam Menangani Clearance In dan Out terhadap Kegiatan Operasional Fitriani, Nabilah Devia; Nugraha, Bugi; Alia, Diana; Arisusanty, Dian Junita
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6193

Abstract

Dalam dunia bisnis yang terus berkembang, aktivitas logistik dan distribusi barang menjadi salah satu elemen krusial yang menunjang kelancaran operasional perusahaan. Salah satu faktor penting dalam proses distribusi ini adalah keberadaan jasa keagenan, yang memiliki peran strategis dalam mengelola proses clearance , baik clearance in (masuk) maupun clearance out (keluar). Sebagai penghubung antara pemilik kapal dan instansi terkait, perusahaan jasa keagenan bertugas untuk mengatur dan mengurus segala hal terkait operasional kapal saat sandar di pelabuhan. Keberadaan jasa keagenan sangat vital dalam mendukung efisiensi alur distribusi barang, meminimalkan biaya operasional, serta menjaga kepatuhan terhadap regulasi pelayaran yang berlaku. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam peran PT Taraka Transmaritim Agensi sebagai perusahaan jasa keagenan kapal dalam menangani proses clearance in dan clearance out . Pendekatan ini memungkinkan analisis yang kontekstual dan komprehensif terhadap praktik pelayanan jasa keagenan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perusahaan rutin mengirimkan laporan kedatangan dan laporan harian sebanyak dua kali dalam sehari. Selain itu, perusahaan juga memberikan solusi proaktif apabila terdapat kendala selama proses bongkar muat barang. Namun, beberapa hambatan tetap ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan tersebut. Faktor cuaca dan kondisi lingkungan seperti badai atau gelombang tinggi sering kali mengganggu proses sandar dan bongkar muat kapal. Minimnya jumlah staf operasional menyebabkan beban kerja berlebih, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan dan meningkatkan biaya operasional. Di samping itu, keterbatasan sarana pendukung seperti fasilitas teknologi dan alat transportasi turut memengaruhi efektivitas dan efisiensi layanan yang diberikan oleh PT Taraka Transmaritim Agensi.