Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Resiko Obesitas Pada Kalangan Remaja Hana Maulida Aliyah; Andriyani; Nurmalia Lusida
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i4.4374

Abstract

Makanan cepat saji merupakan salah satu makanan yang kurang sehat dan sangat digemari oleh anak remaja. Makanan cepat saji merupakan makanan cepat saji yang mengandung lemak, protein, gula, dan juga garam yang tinggi, tapi tidak semua makanan cepat saji itu tidak sehat salah satu contohnya itu buah potong. Genetik, kurang aktifitas fisik, faktor keluarga, psikologis, serta terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman cepat saji merupakan beberapa faktor dari obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mengkonsumsi makanan cepat saji pada remaja yang terkena obesitas. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau tinjauan pustaka. Waktu yang digunakan untuk penelitian ini pada bulan maret sampai bulan april. Adapun kata kunci yang digunakan dalam pencarian jurnal dengan kriteria yang digunakan adalah jurnal yang memiliki pembahasan tentang mengkonsumsi makanan cepat saji terhadap resiko obesitas remaja. Databased yang digunakan untuk mencari jurnal yaitu Google Scholar, PubMed, Web Garuda. Rentang waktu literature yang digunakan pada tahun 2020 sampai 2025. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji dengan obesitas pada remaja. Saran dari hasil kajian literature review ini untuk selanjutnya menggunakan databased yang lebih bervariasi untuk mendapatkan hasil literatur yang lebih banyak lagi dari berbagai negara. Selain itu untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian cross-sectional, systematic review, atau penelitian lain yang dapat melihat hubungan antara mengkonsumsi makanan cepat saji dengan obesitas.  
EDUKASI PUBERTAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA SISWA/I DI PONDOK PESANTREN  SMP SABILUNA Deliza Febriaty; Dissa Nur Olivia; Hana Maulida Aliyah; Annisa Deliana; Shaffiya Azzahra Erwina Sari; Achmad Fitroh; Abul A’la Al Mududi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i2.6904

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan terjadinya pubertas dan berbagai perubahan fisik, psikologis, serta sosial. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai pubertas dan kesehatan reproduksi dapat menimbulkan kesalahpahaman, perilaku berisiko, serta masalah kesehatan di kemudian hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pubertas dan kesehatan reproduksi melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren SMP Sabiluna dengan sasaran 25 siswa/siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta penggunaan media PowerPoint dan poster. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan instrumen berupa 12 pertanyaan untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi, ditandai dengan meningkatnya persentase kategori pengetahuan baik dari 48% pada pre-test menjadi 76% pada post-test, serta menurunnya kategori pengetahuan cukup dan kurang. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi pubertas efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai perubahan selama masa pubertas dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Edukasi kesehatan reproduksi perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif untuk membentuk sikap positif dan perilaku hidup sehat pada remaja.