Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pendapatan dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pendapatan Peternak Domba di Kabupaten Bondowoso Ubaydillah, Ahmad; Rahman, Rena Yunita; Suciati, Luh Putu; Setyawati, Intan Kartika
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2025): MaduRanch: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i1.2671

Abstract

Populasi dan karakteristik wilayah Kabupaten Bondowoso menunjukkan bahwa kabupaten ini memiliki potensi pengembangan domba. Potensi ini dimanfaatkan salah satunya dengan cara beternak dan dilakukan oleh Komunitas Peternak Domba Indonesia di Kabupaten Bondowoso. Peternak yang didalamnya mempunyai dua sistem budidaya yaitu sistem breeding dan sistem fattening menyebabkan fenomena berupa bakalan yang dihasilkan sistem breeding tidak sesuai dengan harapan peternak sistem fattening, dimana hal ini dapat berpengaruh terhadap pendapatan. Selain itu, fenomena lainnya adalah peternak kedua sistem tersebut tidak mengetahui pasti lebih untung mana antara kedua sistem tersebut, dimana seharusnya pengembangan potensi domba harus melalui pendekatan yang bersifat ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif analitik dengan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis Uji-t Independent, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik peternakan domba di Kabupaten Bondowoso yang dijelaskan secara kualitatif, menghasilkan pendapatan atas biaya tunai dan atas biaya total peternak domba sistem breeding sebesar Rp1.070.070/Ekor/Tahun dan Rp418.397 Rp1.070.070/Ekor/Tahun serta pendapatan tas biaya tunai dan biaya total peternak domba sistem fattening sebesar Rp2.253.302/Ekor/Tahun dan Rp1.456.496/Ekor/Tahun. Selain itu Uji-t menunjukkan adanya perbedaan antara pendapatan kedua peternak sistem breeding dan sistem fattening, sementara untuk analisis regresi linier berganda menghasilkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan adalah faktor pengalaman dan faktor sistem budidaya.
Dominant Dramatic and Resistance To Public Figure Communication Styles Ubaydillah, Ahmad; Khaerudin Imawan
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 4 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i4.5502

Abstract

This study analyzes how national online media construct and respond to the dominant and dramatic communication style of public official Purbaya Yudhi Sadewa. The research aims to (1) examine how media framing constructs Purbaya’s communication style, (2) identify the representation of dominant and dramatic communication characteristics in quoted statements and media narratives, and (3) explain media resistance mechanisms that emerge through framing practices. Using a descriptive qualitative approach, this study applies Robert N. Entman’s Framing Theory and James McCroskey’s Communication Style Theory. The data consist of news articles published by four national online media outlets, CNN Indonesia, Tempo.co, Kompas.com, and Detik.com, during the period from September 8 to November 30, 2025. Data were collected through documentation of selected news texts and analyzed by examining framing elements and communication style indicators across media outlets. The findings show that each media outlet constructs Purbaya Yudhi Sadewa’s communication style differently according to its editorial orientation. CNN Indonesia and Tempo.co tend to normalize dominant and dramatic communication as part of institutional authority through technocratic and policy-oriented framing, resulting in minimal media resistance. In contrast, Kompas.com produces normative resistance by evaluating communication style based on public communication ethics, while Detik.com emphasizes dramatic and confrontational elements, generating symbolic resistance through sensational and conflict-oriented framing. The study concludes that media resistance toward a public official’s communication style is not uniform, but is shaped by selective framing strategies and editorial priorities, demonstrating the media’s active role in constructing public perception rather than merely reflecting individual communication traits.