Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Minat Mahasiswa Generasi Z Kepulauan Bangka Belitung dalam Melakukan Investasi Azizul Azizul; Vera, Lusi Olis; Ganif Nur Annafi; Muhammad Umar Alfatih; Haikal Dwi Syahputra; Rahma Rahma
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i3.4718

Abstract

Perubahan yang sangat pesat pada perilaku pengelolaan keuangan pada generasi muda khususnya Generasi Z telah menjadi topic yang sangat penting dan banyak dibicarakan dalam berbagai studi keuangan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi minat para mahasiswa Generasi Z untuk berinvestasi. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan metode kuantitatif berdasarkan beberapa studi literatur dari berbagai penelitian terdahulu dan kuisioner yang kami sebarkan kepada Generasi Z kususnya mahasiswa. Faktor-faktor utama penentu keputusan investasi Generasi Z yang dikaji dalam penelitian ini meliputi seberapa besar pengetahuan meraka terhadap literasi keuangan sehingga dapat ditentukan bagaimana sikap mereka dalam mengelola keuangan serta bagaimana persepsi mereka terhadap resiko serta faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi keputusan mereka dalam berinvestasi seperti kondisi demografis dan sosial. Temuan yang kami temukan dari studi literature menunjukkan bahwa Generasi Z di negara maju lebih tertarik pada sekuritas-sekuritas instrument investasi yang sangat berdampak terhadap individu dan dapat memberikan keuntungan yang sangat tinggi kepada penggunanya seperti crypto dan forex, sementara itu, dinegara-negara berkembang mereka lebih cendrung untuk berinvestasi pada instrument-instrumen investasi yang lebih aman untuk diinvestasikan seperti emas, deposito, saham, dan obligasi. Selain itu, minat para generasi muda untuk berinvestasi juga banyak dipengaruhi oleh literasi-literasi digital yang membahas potensi-potensi keuntungan yang sangat tinggi dari investasi.
Strategi Pengembangan Kampung Adat Gebong Memarong (Kampung Adat Gebong Memarong) sebagai Destinasi Pariwisata Berbasis Masyarakat (CBT) Budaya di Kabupaten Bangka Muhamad Galy Njoman Ari Pribowo; M Syafrizal Zian; Redi Alamsyah; Ganif Nur Annafi
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 11 No 2 (2025): Vol 11 No.2
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jsn.11.2.238-261

Abstract

Kampung Adat Gebong Memarong in Bangka Regency represents a cultural heritage of the Bangka Malay community and holds significant potential as a cultural-based tourism destination. However, tourism management in this area remains suboptimal due to low community involvement and the absence of an integrated development strategy. This study aims to formulate development strategies for Kampung Adat Gebong Memarong as a sustainable Community-Based Tourism (CBT) destination that empowers the local community. A qualitative approach with a case study design was employed, integrating the Participatory Rural Appraisal (PRA) method to explore community perspectives and aspirations in a participatory manner. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, focus group discussions (FGDs), and community mapping. The data were analyzed using descriptive SWOT analysis, along with Internal Factors Analysis Summary (IFAS) and External Factors Analysis Summary (EFAS). The findings reveal that community involvement is still symbolic and limited to ceremonial activities. However, the PRA method proved effective in fostering a sense of ownership and collective responsibility among the community. The SWOT analysis identified strengths in cultural authenticity and community solidarity, while weaknesses were found in human resource and institutional capacity. The conclusion of this study emphasizes the importance of strengthening community capacity, establishing multi-stakeholder partnerships, and integrating cultural narratives into digital promotion. This study contributes to the development of an inclusive and sustainable tourism model based on local wisdom.