Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF LINE BALANCING PRACTICES IN INDUSTRY: A REVIEW AND TRENDS Saerang, Christwandy Roland; Pratama, Bagus Wahyu Nur; Lukito, Tito; Purba, Humiras Hardi
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 10 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v10i2.9511

Abstract

The competition in the evolving industry to improve optimal production line efficiency is becoming increasingly intense. Every industry focuses on reducing waste, enhancing productivity, and utilizing resources more effectively. Line balancing is one of the techniques from lean manufacturing that addresses obstacles to improving productivity performance. Therefore, the aim of this paper is to review the application and trends of the line balancing method in the industrial sector, particularly in manufacturing companies worldwide. The findings from a review of 40 journals on line balancing, including case studies in the industry and literature reviews, show that the success of implementing line balancing depends on key factors that optimize productivity and process flow efficiency. Thus, line balancing is highly beneficial when applied in an industry and is crucial to integrate with emerging technologies, which are expected to bring significant changes to the industry.
Perbaikan Waktu Set Up Pada Proses Building One Stage di Industri Ban Menggunakan Single Minutes Exchange of Dies Pratama, Bagus Wahyu Nur; Pratama, Ardistya Ramadhanu; Suhaeri, Suhaeri
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.009

Abstract

Kemajuan perindustrian tidak lepas dari peran penting industri manufaktur yang telah berkembang pesat di Indonesia. PT BAN memproduksi dengan proses karet dan bahan kimia menjadi produk ban yang terintegrasi dan terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan manufaktur, perusahaan ini tidak lepas dari permasalahan mengenai efektivitas mesin/peralatan. Dalam proses pembuatan ban dibutuhkan beberapa mesin, mulai dari mixing yang akan mengolah bahan karet dan kimia hingga building yang berfungsi untuk mengolah bahan tersebut menjadi bahan baku ban. Mesin building one stage mempunyai beberapa proses penting, dalam proses produksi salah satunya adalah setup. Masalah yang dihadapi adalah banyaknya waktu yang hilang saat proses produksi. Kehilangan waktu tertinggi yaitu set up changeover size mesin building one stage. Bagaimana solusi mengidentifikasi dalam memperbaiki waktu setup changeover size. Pengaturan yang biasa dilakukan adalah memasang dan melepas berbagai tooling untuk melakukan set up terlalu lama yakni bisa mencapai 36 menit. Dengan demikian diharapkan pada penelitian ini dapat mengurangi waktu set up. Dari analisa dan penyebab masalah berdasarkan diagram tulang ikan terdapat beberapa faktor yang perlu perbaikan. Salah satu evaluasi untuk mengurangi waktu set up adalah dengan penerapan sistem SMED pada mesin building one stage. Penerapan SMED menghasilkan pengurangan aktivitas setup internal changeover size pada mesin building one stage yang semula 15 aktivitas dengan waktu setup 36.22 menit menjadi 7 aktivitas dengan waktu setup 26.66 menit mengalami penurunan waktu sebesar 26.4%.
Perancangan Meja Kerja Ergonomis Dengan Metode Antropometri pada Proses Inspection Checking Output Green Tire di Perusahaan X Pratama, Bagus Wahyu Nur; Herlianti, Rosi; Ikatrinasari, Zulfa Fitri
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.2.84759

Abstract

Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang banyak mengelola barang mentah menjadi bahan jadi yang memiliki beberapa bagian yang terlibat disetiap lini produksi. Posisi kerja dan tata cara melakukan pekerjaan tidak dibuat dengan baik, faktor penyebab ini menjadi permasalahan yang dapat menyebabkan bahaya dalam bekerja pada operator hingga menyebabkan kelelahan bekerja. Penelitian ini bertujuan membuat suatu perancangan meja kerja yang ergonomis dengan metode antropometri pada proses inspection checking output green tire di perusahaan x agar pekerja terhindar dari resiko cedera yang berdasarkan keluhan dari para pekerja dengan menyesuaikan ketinggian rata-rata pekerja dan memiliki pengatur agar dapat disesuaikan. Hasil dari penelitian ini memiliki perhitungan skor RULA untuk analisis resiko dari proses atau cara kerja yang mendapatkan nilai skor 7 atau perlu adanya analisa dan implemetasi perubahan serta perhitungan antropometri dari beberapa responden pekerja pada bagian tersebut dengan kriteria laki-laki dewasa dan mendapatkan pengukuran data pada tubuh responden yang mana untuk merancang meja kerja ini menggunakan data persentil 5, persentil 50 dan persentil 95. Ketinggian meja kerja yang dibuat yaitu 95 cm dan dapat di adjust dari paling rendah 86 cm hingga paling tinggi 104 cm. Ketinggian tersebut sudah masuk skala berdasarkan hasil perhitungan secara ergonomi antropometri. Serta, dapat mengurangi skor RULA menjadi 2.