Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Asuh Islami dalam Al-Qur’an: Kajian Kontekstual Terhadap Tantangan Pendidikan Anak di Era Digital Abror, Mhd; Kiman, M; Ismail, Hidayatullah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 9 No 1 (2025): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2025
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v9i1.2464

Abstract

The rapid advancement of technology today presents significant new challenges across various aspects of life, particularly in the field of child education. Easy access to information through the internet and social media makes children increasingly vulnerable to exposure to negative content that can erode their moral and ethical values. In this context, an appropriate parenting model becomes crucial in safeguarding and shaping children's character in accordance with noble values. This study aims to examine the relevance of Islamic parenting principles found in the Qur’an in relation to the contemporary challenges faced by Muslim families in the digital era. The research employs a library research method using a thematic interpretation (tafsīr maudhū‘ī) approach to explore Qur'anic verses related to parenting. The findings indicate that Islamic parenting principles—such as role modeling, monotheism (tauhid), effective communication, social control, and compassion—hold strong relevance in addressing modern-day challenges. Although parenting methods may evolve in form to suit the current context, the essence of Qur’anic values must be preserved as a foundational guide in educating children amidst the complex realities of the digital age.
Relevansi Kaedah Fiqhiyah dalam Merespons Transformasi Hukum Islam di Era Digital Abror, Mhd; Kiman, M; Ikrami, Zul
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7619

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan tantangan baru dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang hukum Islam. Kompleksitas permasalahan kontemporer seperti transaksi digital, kontrak elektronik, aset kripto, penyebaran informasi melalui media sosial, hingga fenomena kecerdasan buatan, menuntut respons hukum Islam yang tidak hanya normatif, tetapi juga kontekstual dan adaptif. Dalam menghadapi perubahan zaman ini, kaedah fiqhiyah memiliki posisi strategis sebagai instrumen metodologis yang mampu menjembatani antara teks-teks klasik dan realitas modern. Kaedah-kaedah seperti al-umūr bi maqāṣidihā (segala urusan tergantung pada tujuannya), al-ʿādah muḥakkamah (kebiasaan dapat dijadikan hukum), lā ḍarar wa lā ḍirār (tidak boleh ada bahaya dan saling membahayakan), serta al-mashaqqah tajlib al-taysīr (kesulitan mendatangkan kemudahan), menunjukkan fleksibilitas dan daya adaptasi hukum Islam dalam merespons isu-isu digital kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, dengan fokus pada historisasi kaedah fiqhiyah dan aplikasinya dalam konteks digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaedah-kaedah fiqhiyah tidak hanya relevan secara hukum, tetapi juga secara historis telah mengalami proses formulasi yang sangat kontekstual terhadap perubahan sosial dan budaya umat Islam. Dengan menelusuri akar historisnya, dapat disimpulkan bahwa kaedah fiqhiyah bersifat dinamis dan terbuka terhadap perubahan zaman, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai normatif syariah. Oleh karena itu, kaedah fiqhiyah memiliki peran vital dalam menjaga kontinuitas hukum Islam serta dalam menawarkan solusi hukum yang tepat guna dan berkeadilan di tengah derasnya arus digitalisasi kehidupan.