Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pola Asuh Islami dalam Al-Qur’an: Kajian Kontekstual Terhadap Tantangan Pendidikan Anak di Era Digital Abror, Mhd; Kiman, M; Ismail, Hidayatullah
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 9 No 1 (2025): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2025
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v9i1.2464

Abstract

The rapid advancement of technology today presents significant new challenges across various aspects of life, particularly in the field of child education. Easy access to information through the internet and social media makes children increasingly vulnerable to exposure to negative content that can erode their moral and ethical values. In this context, an appropriate parenting model becomes crucial in safeguarding and shaping children's character in accordance with noble values. This study aims to examine the relevance of Islamic parenting principles found in the Qur’an in relation to the contemporary challenges faced by Muslim families in the digital era. The research employs a library research method using a thematic interpretation (tafsīr maudhū‘ī) approach to explore Qur'anic verses related to parenting. The findings indicate that Islamic parenting principles—such as role modeling, monotheism (tauhid), effective communication, social control, and compassion—hold strong relevance in addressing modern-day challenges. Although parenting methods may evolve in form to suit the current context, the essence of Qur’anic values must be preserved as a foundational guide in educating children amidst the complex realities of the digital age.
PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF DAN MENYENANGKAN BERBASIS STEAM BAGI GURU PAUD SE-KECAMATAN GUNUNG KIJANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU Abror, Mhd; Retnaningsih, Lina Eka; Rosa, Nadya Nela; Sinaga, Syukri Ernayati Nurintan Sahri
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 5 No 2 (2021): (Journal of Childhood Education) September-Februari
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v5i2.634

Abstract

Pembelajaran di tengah pandemi covid 19 membawa banyak perubahan pada suasana pembelajaran anak usia dini. Anak-anak menjadi tidak bersemangat dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, bergantung dengan guru dan tidak antusias mengerjakan tugas. Pengetahuan guru tentang metode pembelajaran yang membuat anak lebih antusias masih terbatas. Kualifikasi akademik guru PAUD se-kecamatan Gunung Kijang sebagian besar lulusan SMA. Setelah dilaksanakan pelatihan diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dan skill guru PAUD dalam menerapkan metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, sehingga bisa menjawab solusi permasalahan yang dialami guru dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah. Metode yang dipakai yaitu Asset Based Community-Driven Development (ABCD), merupakan metode yang berupaya memberdayakan masyarakat dengan mengenali aset-aset yang dimilikinya baik yang bersifat materi maupun imateri. Setelah dilaksanakan pelatihan, praktik pelaksanaan STEAM di sekolah, evaluasi pelaksanaan STEAM dan monitoring penerapan STEAM di beberapa lembaga PAUD, bisa dilihat bahwa pengetahuan dan kemampuan guru terhadap penerapan metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan bisa meningkat. Penggunaan  metode STEAM dengan bahan loose parts membuat anak-anak tampak antusias menerangkan bahan loose parts serta dapat mengenal keanekaragaman alam sekitar baik ciri, tekstur maupun fungsinya (Science), peralatan yang digunakan membantu anak mengembangkan kordinasi tangan dan mata, melatih otot tangan dan jari (Technology), meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam merangkai atau membangun suatu bentuk dengan menggunakan media loose parts (Engineering), meningkatkan kemampuan anak mendesain sebuah hasil karya dan mengeksplorasi benda-benda yang dapat digunakan disekitar untuk menghasilkan karya seni (Art), meningkatkan kemampuan matematika (Mathematics) anak usia dini dengan bermain loose parts yang tersedia disekitarnya.
Relevansi Kaedah Fiqhiyah dalam Merespons Transformasi Hukum Islam di Era Digital Abror, Mhd; Kiman, M; Ikrami, Zul
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7619

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan tantangan baru dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang hukum Islam. Kompleksitas permasalahan kontemporer seperti transaksi digital, kontrak elektronik, aset kripto, penyebaran informasi melalui media sosial, hingga fenomena kecerdasan buatan, menuntut respons hukum Islam yang tidak hanya normatif, tetapi juga kontekstual dan adaptif. Dalam menghadapi perubahan zaman ini, kaedah fiqhiyah memiliki posisi strategis sebagai instrumen metodologis yang mampu menjembatani antara teks-teks klasik dan realitas modern. Kaedah-kaedah seperti al-umūr bi maqāṣidihā (segala urusan tergantung pada tujuannya), al-ʿādah muḥakkamah (kebiasaan dapat dijadikan hukum), lā ḍarar wa lā ḍirār (tidak boleh ada bahaya dan saling membahayakan), serta al-mashaqqah tajlib al-taysīr (kesulitan mendatangkan kemudahan), menunjukkan fleksibilitas dan daya adaptasi hukum Islam dalam merespons isu-isu digital kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, dengan fokus pada historisasi kaedah fiqhiyah dan aplikasinya dalam konteks digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaedah-kaedah fiqhiyah tidak hanya relevan secara hukum, tetapi juga secara historis telah mengalami proses formulasi yang sangat kontekstual terhadap perubahan sosial dan budaya umat Islam. Dengan menelusuri akar historisnya, dapat disimpulkan bahwa kaedah fiqhiyah bersifat dinamis dan terbuka terhadap perubahan zaman, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai normatif syariah. Oleh karena itu, kaedah fiqhiyah memiliki peran vital dalam menjaga kontinuitas hukum Islam serta dalam menawarkan solusi hukum yang tepat guna dan berkeadilan di tengah derasnya arus digitalisasi kehidupan.