Nurdiyah, Rikhe Dwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prosedur Pendirian Koperasi ANALISIS PROSEDUR PENDIRIAN KOPERASI SIMPAN PINJAM PADA DINAS KOPERASI KABUPATEN BANDUNG: Prosedur Pendirian Koperasi Amelia, Marshanda Ridia; Nurdiyah, Rikhe Dwi; Mashudi
Paraduta : Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/paraduta.v3i2.912

Abstract

Analisis Prosedur Pendirian Koperasi Simpan Pinjam Pada Dinas Koperasi Kabupaten Bandung Koperasi memegang peranan penting dalam memperkuat perekonomian anggota dan masyarakat, dengan mengedepankan prinsip kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Proses pendirian koperasi merupakan langkah krusial yang bertujuan untuk menjamin keberlanjutan dan ketahanan usaha di tengah perubahan sosial dan ekonomi. Sebagai wadah kolektif, koperasi berfungsi untuk memenuhi berbagai kebutuhan anggotanya, mulai dari simpan pinjam, konsumsi, produksi, hingga pemasaran dan jasa. Agar koperasi dapat beroperasi secara efektif, diperlukan struktur modal yang solid, legalitas yang jelas, serta prosedur pendirian yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini juga menguraikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pendirian koperasi di Kabupaten Bandung, seperti minimnya pemenuhan persyaratan administrasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan masalah permodalan. Selain itu, studi ini menawarkan strategi pengembangan koperasi yang menekankan pada penerapan tata kelola yang baik, promosi keanggotaan, serta inovasi produk simpan pinjam, guna mendukung keberlanjutan usaha koperasi.
Respon Generasi Milenial Pada Era Society 5.0 Melalui Kewirausahaan Digital Nurdiyah, Rikhe Dwi; Rohmah, Fathur; Wasilatul Rohmah; Lailatul maghfiroh; Mashudi
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5 No 2 (2025): Vol 5 No 2 September 2025
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/imp.v5i2.29316

Abstract

The Society 5.0 era is a concept of modern society that emphasizes the integration of the physical and digital worlds to create a balance between economic progress and social welfare. Millennials, as a group that grew up in the digital era, have great potential to drive economic transformation through technology-based entrepreneurial activities. This study aims to analyze the response of the millennial generation to the Society 5.0 era through digital entrepreneurship and identify the factors that influence it. The method used is qualitative with a library research approach through searching various scientific sources published from 2018 to 2025. Based on the results of the study, it is suspected that millennials have a positive response to digital entrepreneurship due to their characteristics of being adaptive to technology, creative, and innovative in creating new business opportunities. However, challenges such as low digital literacy in some regions, limited access to technology, and dependence on digital platforms are still obstacles that need to be addressed. Overall, digital entrepreneurship has the potential to be a strategic means for millennials to realize a Society 5.0 that is oriented towards people, innovation, and social welfare. Keywords: Society 5.0, millennials, digital entrepreneurship, digital literacy Era Society 5.0 merupakan konsep masyarakat modern yang menekankan integrasi antara dunia fisik dan dunia digital untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Generasi milenial sebagai kelompok yang tumbuh di era digital memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi ekonomi melalui aktivitas kewirausahaan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon generasi milenial terhadap era Society 5.0 melalui kewirausahaan digital serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah terbitan tahun 2018–2025. Berdasarkan hasil kajian, diduga bahwa generasi milenial memiliki respon positif terhadap kewirausahaan digital karena karakteristiknya yang adaptif terhadap teknologi, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan peluang usaha baru. Namun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi digital di beberapa wilayah, keterbatasan akses teknologi, dan ketergantungan terhadap platform digital masih menjadi hambatan yang perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, kewirausahaan digital berpotensi menjadi sarana strategis bagi generasi milenial dalam mewujudkan Society 5.0 yang berorientasi pada manusia, inovasi, dan kesejahteraan sosial. Kata kunci: Society 5.0, generasi milenial, kewirausahaan digital, literasi digital.