Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran UMKM dalam Kontribusi Terhadap Pengangguran dan Kemiskinan: Studi Kasus Kabupaten Bangkalan Munawara, Reva Nayla; Rohmah, Fathur; Mashudi
Paraduta : Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/paraduta.v3i2.951

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangkalan memiliki peran strategis sebagai penyangga ekonomi, khususnya dalam menghadapi tekanan ekonomi seperti krisis dan terbatasnya lapangan kerja formal. Karakteristik UMKM yang berskala kecil dan berbasis potensi lokal membuatnya fleksibel dan adaptif terhadap perubahan kondisi. Namun, kontribusi UMKM dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan di daerah ini belum sepenuhnya optimal. Berbagai hambatan struktural, seperti keterbatasan akses pembiayaan, rendahnya kapasitas manajerial, minimnya pemanfaatan teknologi, serta lemahnya integrasi dalam rantai nilai industri, menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran UMKM dalam penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bangkalan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kepustakaan melalui telaah literatur ilmiah, artikel jurnal, buku, laporan resmi, dan dokumen relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berkontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat, namun masih menghadapi keterbatasan dukungan kelembagaan dan kebijakan yang tidak terkoordinasi dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan ekosistem UMKM secara komprehensif, mencakup peningkatan akses pembiayaan, pendampingan manajerial, serta integrasi dalam rantai nilai industri guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Inovasi Manajemen Controlling dalam Pengelolaan Usaha Berbasis Syariah di Era Digital Camelia, Rizqiatul Camelia; Permana, Dikki; Rohmah, Fathur; Muaffa, Muhammad Alif; Addina, Nadia Izza; Zubaidah, Siti
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5 No 2 (2025): Vol 5 No 2 September 2025
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/imp.v5i2.28548

Abstract

This study aims to analyze the practice of controlling management in a Madura grocery store (Warung Madura) located in Telang Village from an Islamic economic perspective. The research employed a qualitative method with a single case study design, collecting data through in-depth interviews, observation, and documentation. The findings reveal that although controlling practices remain simple, such as manual financial recording, stock management, and capital reinvestment, the store owner consistently applies Islamic principles, including fair pricing, reasonable profit margins, and trustworthiness in capital management. Digital innovation is evident through the use of QRIS, although the application of financial and inventory management systems is still limited. The limitation of this study lies in its focus on a single store, which makes the results contextual and not generalizable. Nevertheless, this research provides practical implications for the development of Sharia-based micro, small, and medium enterprises (MSMEs) and theoretical contributions by reinforcing the relevance of Islamic principles in controlling practices for microbusinesses. Keywords: controlling management, Warung Madura, Islamic economics, digitalization, case study Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen controlling pada salah satu Warung Madura di Desa Telang dalam perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun praktik controlling masih sederhana, seperti pencatatan manual keuangan, pengelolaan stok, dan reinvestasi modal, pemilik warung konsisten menerapkan prinsip syariah, seperti keadilan harga, margin keuntungan yang wajar, dan amanah dalam pengelolaan modal. Adopsi inovasi digital terlihat dari penggunaan QRIS, meski pemanfaatan aplikasi manajemen keuangan dan inventori masih terbatas. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya meneliti satu warung, sehingga hasilnya bersifat kontekstual dan belum dapat digeneralisasi. Penelitian ini memiliki implikasi praktis bagi pengembangan UMKM berbasis syariah serta memberikan kontribusi teoretis sebagai studi kasus yang menegaskan relevansi prinsip syariah dalam praktik controlling usaha mikro. Kata Kunci: Manajemen controlling, Warung Madura, ekonomi syariah, digitalisasi, studi kasus
Respon Generasi Milenial Pada Era Society 5.0 Melalui Kewirausahaan Digital Nurdiyah, Rikhe Dwi; Rohmah, Fathur; Wasilatul Rohmah; Lailatul maghfiroh; Mashudi
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5 No 2 (2025): Vol 5 No 2 September 2025
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/imp.v5i2.29316

Abstract

The Society 5.0 era is a concept of modern society that emphasizes the integration of the physical and digital worlds to create a balance between economic progress and social welfare. Millennials, as a group that grew up in the digital era, have great potential to drive economic transformation through technology-based entrepreneurial activities. This study aims to analyze the response of the millennial generation to the Society 5.0 era through digital entrepreneurship and identify the factors that influence it. The method used is qualitative with a library research approach through searching various scientific sources published from 2018 to 2025. Based on the results of the study, it is suspected that millennials have a positive response to digital entrepreneurship due to their characteristics of being adaptive to technology, creative, and innovative in creating new business opportunities. However, challenges such as low digital literacy in some regions, limited access to technology, and dependence on digital platforms are still obstacles that need to be addressed. Overall, digital entrepreneurship has the potential to be a strategic means for millennials to realize a Society 5.0 that is oriented towards people, innovation, and social welfare. Keywords: Society 5.0, millennials, digital entrepreneurship, digital literacy Era Society 5.0 merupakan konsep masyarakat modern yang menekankan integrasi antara dunia fisik dan dunia digital untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Generasi milenial sebagai kelompok yang tumbuh di era digital memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi ekonomi melalui aktivitas kewirausahaan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon generasi milenial terhadap era Society 5.0 melalui kewirausahaan digital serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah terbitan tahun 2018–2025. Berdasarkan hasil kajian, diduga bahwa generasi milenial memiliki respon positif terhadap kewirausahaan digital karena karakteristiknya yang adaptif terhadap teknologi, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan peluang usaha baru. Namun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi digital di beberapa wilayah, keterbatasan akses teknologi, dan ketergantungan terhadap platform digital masih menjadi hambatan yang perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, kewirausahaan digital berpotensi menjadi sarana strategis bagi generasi milenial dalam mewujudkan Society 5.0 yang berorientasi pada manusia, inovasi, dan kesejahteraan sosial. Kata kunci: Society 5.0, generasi milenial, kewirausahaan digital, literasi digital.