Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Dinasti Idrissiyah dalam Penyebaran Agama Islam di Maroko Ilma Yuliyana; Dian Falahdita; Haidar Syadad
Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): Juli: Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/al-tarbiyah.v3i3.2521

Abstract

The Idrisid dynasty played a crucial role in the spread of Islam in Morocco during the late 8th century CE. Founded by Idris I, the dynasty successfully unified various Berber tribes under Islamic rule. Through political consolidation, social integration, and cultural development, the Idrisids strengthened the foundations of Islam in the region. They established key urban centers such as Fez, which became a major hub for Islamic scholarship and missionary activities. Their support for education, the construction of mosques, and the promotion of the Zaidi Shia school of thought significantly accelerated the Islamization process among the local population. This article examines the process of Islamic dissemination in Morocco by the Idrisid dynasty, the factors contributing to its success, and the religious and cultural legacy it left behind. Using a historical-analytical approach, the study highlights how the Idrisids not only facilitated the Islamization of Morocco but also laid the groundwork for the broader development of Islamic civilization in the Maghreb region.
RAMPANG BEDUG SEBAGAI WARISAN BUDAYA BANTEN KAJIAN HISTORIS : KABUPATEN PANDEGLANG Bella Amelia; Ilma Yuliyana; Dea Safitri; Tuti Alawiyah; Reyinita Damayanti; Ahmad Maftuh Sujana
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): In Press
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6621

Abstract

Rampag Bedug merupakan salah satu seni budaya khas Banten yang berkembang menjadi pertunjukan berskala besar, khususnya di Kabupaten Pandeglang. Tradisi ini berakar pada praktik keagamaan Islam dan identitas sosial masyarakat setempat yang kemudian bertransformasi menjadi warisan budaya yang bernilai historis. Artikel ini bertujuan mengkaji perkembangan sejarah Rampag Bedug, nilai budaya yang terkandung di dalamnya, serta perannya dalam memperkuat identitas daerah dan kohesi sosial masyarakat Pandeglang. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode historis-kultural, penelitian ini menganalisis tradisi lisan, praktik budaya, serta narasi masyarakat terkait Rampag Bedug. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rampag Bedug tidak hanya menjadi ekspresi religius, tetapi juga simbol ketangguhan, kreativitas, dan religiusitas masyarakat Banten, sehingga penting untuk dilestarikan dan direvitalisasi.