Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan jenis media imobilisasi terhadap kinerja proses peruraian anaerob termofilik palm oil mill effluent Sakka, Deni Frans; Millenia, Salsabilla Fitri; Prijambada, Irfan Dwidya
Jurnal Rekayasa Proses Vol 16 No 1 (2022): Volume 16, Number 1, 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.69582

Abstract

Palm oil mill effluent (POME) merupakan limbah cair dengan kandungan organik yang tinggi sebagai bahan baku produksi biogas melalui peruraian anaerob. Dalam peruraian anaerob, efek washout selalu menjadi masalah seiring dengan meningkatnya organic loading rate (OLR) pada sistem kontinu. Oleh karena itu, dilakukan penambahan media imobilisasi untuk mengurangi risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis dan pengaturan media imobilisasi terhadap kinerja peruraian anaerob termofilik POME. Dua media imobilisasi yang diuji yaitu media jenis carbon fiber textile (CFT) dan media berupa partikel zeolit alam. Kinerja proses anaerob ditentukan dengan mengukur konsentrasi asam lemak volatil (VFA), soluble chemical oxygen demand (sCOD) dan yield metana (CH4). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa reaktor dengan media imobilisasi menghasilkan yield CH4 yang lebih tinggi dibandingkan dengan reaktor tanpa media imobilisasi. Yield CH4 reaktor dengan zeolit alam sebesar 0,3487 L/g sCOD, 0,3050 L/g sCOD pada reaktor dengan media CFT dan 0,2873 L/g sCOD pada reaktor tanpa media imobilisasi. Selain itu, hanya zeolit alam yang dapat mempertahankan performa reaktor saat mengalami gangguan peningkatan suhu secara tiba-tiba dengan masa recovery selama 14 hari.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN YOGHURT SEBAGAI TEKNOLOGI PANGAN RUMAHAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI BAGI IBU RUMAH TANGGA DI PERUMAHAN DOSEN UNHAS Hibatullah, Alnadia Yusriya; Wafaretta, Erona; Sakka, Deni Frans; Mamangkey, Jendri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/aeg7jn76

Abstract

Pemanfaatan probiotik dalam produk pangan, khususnya yoghurt, semakin diminati karena manfaat kesehatannya yang signifikan, seperti modulasi mikrobiota usus dan peningkatan imunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan yoghurt probiotik kepada Ibu-Ibu Majelis Taklim Al-Muhajirat di sekitar Masjid Al-Muhajirin. Metode kegiatan PKM ini meliputi tahapan persiapan, pelatihan dan evaluasi. Hasil kegiatan PKM ini memberikan informasi tambahan bagi Ibu-Ibu Majelis Taklim terutama pengetahuan dan proses pembuatan yoghurt. Hasil PkM menunjukkan bahwa kegiatan berhasil melibatkan partisipasi aktif dari Ibu - Ibu dengan latar belakang usia, pendidikan, dan pekerjaan. Hasil kuesioner pre-test sebelum mengikuti sosialisasi persentase pengetahuan dan keterampilan Ibu-Ibu Majelis Taklim 89%, setelah kegiatan PkM dilaksanakan pengetahuan dan keterampilan meningkat berdasarkan hasil post test (95%). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi Ibu-Ibu Majelis Taklim tentang potensi pengembangan produk yoghurt disekitar lingkungan tempat tinggal, serta menciptakan peluang usaha dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sampingan, sehingga dapat meningkatkan kesehatan, pendapatan dan berdampak pada kesejahteraan ekonomi keluarga
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN YOGHURT SEBAGAI TEKNOLOGI PANGAN RUMAHAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI BAGI IBU RUMAH TANGGA DI PERUMAHAN DOSEN UNHAS Hibatullah, Alnadia Yusriya; Wafaretta, Erona; Sakka, Deni Frans; Mamangkey, Jendri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/aeg7jn76

Abstract

The use of probiotics in food products, particularly yogurt, has gained increasing attention due to their prospective health benefits, such as modulating gut microbiota and enhancing immunity. A community service program was aimed to provide education and training on the production of probiotic yogurt to the women of Majelis Taklim Al-Muhajirat around Al-Muhajirin Mosque, as one of the target communities in the implemented region. The program consisted of preparation, training, and evaluation stages. The outcomes of this activity provided participants with improved knowledge, especially regarding the process of yogurt production. The program also demonstrated active participation from women with diverse backgrounds in age, education, and occupation. Based on the questionnaire results, the participants’ knowledge and skills prior to the program (pre-test) were 89%. After the program (post-test), these scores increased to 95%. This community service initiative is expected to improve the participants’ understanding of the potential for developing yogurt products within their local environment, while also creating business opportunities and additional sources of income. This activity may contribute to improving health, generating side employment, and supporting the economic well-being of families.