Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP PLURALITAS DI INDONESIA: MENELISIK RELASI ISLAM RAHMAT LI AL-ĀLAMĪN DAN BHINNEKA TUNGGAL IKA Alfanny, M. Sa'ad; Yusuf, Kamal; Himmati, Alya; Amien, Ach Badri
Mozaic: Islamic Studies Journal Vol 4 No 01 (2025)
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mozaic.v4i01.2296

Abstract

Plularitas merupakan keniscayaan yang Allah kehendaki pada pencipta-Nya. Tak terkecuali dengan pluralitas pada tubuh bangsa Indonesia. Cakupan pluralitas di Indonesia tidak hanya mencakup satu hal, karena pluralitas di Indonesia terbentuk dari bahasa, budaya, suku, hingga ras, hal ini kemudian digagas oleh pendiri bangsa sebagai Bhinneka Tunggal Ika. Sedangkan pluralitas untuk mempersatukan di dalam pedoman agama Islam terdapat Rahmat li al-Ālamīn atau agama Islam sebagai rahmat bagi khalayak. Hal ini menjadi menarik dikaji ketika relasi antara Bhinneka Tunggal Ika dan Islam Rahmat li al-Ālamīn dipadukan guna menopang pluralitas yang eksis di Indonesia dengan keanekaragamannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menelaah hubungan Bhinneka Tunggal Ika dengan Islam Rahmat li al-Ālamīn sebagai pijakan pluralitas yang digunakan oleh bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif guna menghasilkan kesimpulan. Dalam penelitian ini akan diuraikan pluralitas menurut Islam dan konsep Bhinneka Tunggal Ika kemudian ditarik korelasi diantara keduanya. Hasil dari pembahasan kesimpulan bahwa Bhinneka Tunggal Ika bukan hal lain dari Islam. Di samping Islam mengajarkan kesatuan untuk membentuk perdamaian, Bhinneka Tunggal Ika juga demikian. Secara tidak langsung keduanya (Bhinneka Tunggal Ika dan Islam Rahmat li al-Ālamīn) selalu beriringan dalam menyikapi setiap konflik yang terjadi di Indonesia.
Evaluation of the Organoleptic Quality of Fresh Sea Fish Based on SNI 2729:2013 at Legi Songgolangit Market, Ponorogo Regency Saputra, Andika David; Anggraini, Fadhilla Ardyaneta; Himmati, Alya
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 6 No 1 (2026): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v6i1.2407

Abstract

This study aims to evaluate the freshness level of sea fish sold at Legi Songgolangit Market, Ponorogo Regency. The method used in this study is a survey and interview with a purposive sampling technique. Fish quality assessment refers to SNI 2729: 2013 for five types of fresh fish, namely tuna (Thunnus sp.), mackerel (Scomberomorus commerson), salmon (Oncorhyncus masou), mackerel (Restrelliger sp.), and squid (Loligo sp.), with three samples of each. The parameters observed include the condition of the eyes, gills, meat texture, aroma, and body mucus with a score of 1-9. The results of the study showed that tuna, mamckerel, and salmon experienced a decline in quality with an average organoleptic value of 4-5, while mackerel and squid had a better freshness level with an average value of 8. This shows that the freshness level of fish at Legi Songgolangit Market varies between types of fish, so better post-harvest handling is needed to maintain the quality of fish in traditional markets.