Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Thibbun Nabawi dalam Pendidikan Islam : Relevansi Madu Sebagai Pengobatan Zaman Moderen Halimah Tussakdiah; Sumayyah Abizar; Khairani Ulfa; Dwi Meutia Hasni
Journal Innovation In Education Vol. 3 No. 2 (2025): Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v3i2.2707

Abstract

Thibbun nabawi is a method of treatment derived from the teachings of Prophet Muhammad (peace be upon him) that is not only based on medical science but also on the spiritual values of Islam. This treatment complements and perfects modern medical science, emphasizing the importance of balance between physical and spiritual health. One form of treatment in thibbun nabawi is the use of honey, which has been scientifically proven to have various health benefits. Honey functions as an antibacterial, anti-inflammatory, prebiotic, and as a source of natural nutrition that is safe for consumption by all ages, including pregnant women. In the context of modern medicine, honey shows great potential as a complementary therapy in addressing various diseases, such as diarrhea, acne vulgaris, and digestive disorders. Recent research also shows that honey consumption can reduce nausea and vomiting symptoms in pregnant women during the first trimester. Therefore, the integration of thibbun nabawi, particularly honey therapy, into the modern healthcare world should be further developed as a form of harmonization between medical science and Islamic values.  
ANALISIS KEBIASAAN PENUKARAN UANG PECAH MENJELANG IDUL FITRI DI DESA SUKA DAMAI, SEIBAMBAN Sumayyah Abizar; Shofiyyah Shofiyyah; Dina Marni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia selalu terlibat dalam berbagai bentuk transaksi, yang mana dengan adanya transaksi manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, dikarenakan manusia ialah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Penelitian ini menganalisis tentang tradisi masyarakat dalam tukar menukar uang menjelang idul fitri, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana transaksi yang dilakukan oleh masyarakat, bagaimana pandangan Islam dalam hal tersebut, serta bagaimana solusi dari transaksi tersebut. Di masa ini kebanyakan masyarakat melakukan transaksi tanpa memperhatikan adanya riba. Hal ini banyak dialami oleh masyarakat Desa Suka Damai, yang dilakukan untuk mendapatkan uang pecah guna membagi THR. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode wawancara dan didukung oleh article dan buku yang membahas tentang hal ini. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengedukasi kebiasaan masyarakat yang mana kebiasaan tersebut ialah hal yang dilarang di dalam Islam.