Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analysis Of Biomass Of Mucuna Bracteata DC Due To The Provision Of Coffee Skin Waste As An Alternative Fertilizer Tarigan, Andry Admaja; Perangin-angin, Hagai Jorenta; Afrianti, Suratni; Sulastri, Yustina Sri; Sihaloho, Martha Adiwaty; Pratomo, Bayu
Agroprimatech Vol. 9 No. 1 (2025): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v9i1.6504

Abstract

Biomass Analysis of Mucuna bracteata DC Due to the Application of Coffee Husk Waste as an Organic Nutrient Source. Mucuna bracteata DC is a cover crop that plays a crucial role in soil conservation and soil fertility improvement. This study aims to analyze the effect of liquid organic fertilizer (LOF) derived from coffee husk waste on the biomass growth of Mucuna bracteata DC, particularly in terms of fresh shoot weight, fresh root weight, dry shoot weight, and dry root weight. The research was conducted at Jalan Kuali No. 50, Medan Petisah District. The experiment was designed using a Completely Randomized Block Design (CRBD) with a single-factor treatment consisting of seven LOF dosage levels: K0 (no treatment), K1 (5 mL/polybag), K2 (10 mL/polybag), K3 (15 mL/polybag), K4 (20 mL/polybag), K5 (25 mL/polybag), and K6 (30 mL/polybag), with four replications, totaling 28 experimental plots. The results showed that the application of coffee husk LOF significantly affected the biomass growth of Mucuna bracteata DC. The highest fresh shoot weight (9.51 g) and dry shoot weight (2.14 g) were recorded in treatment K6 (30 mL/polybag), whereas the highest fresh root weight (2.29 g) and dry root weight (0.32 g) were observed in treatment K5 (25 mL/polybag). Higher LOF doses generally increase plant biomass up to an optimal threshold, beyond which nutrient absorption efficiency by roots declines. Overall, the optimal LOF dosage for maximizing biomass growth in Mucuna bracteata DC ranges between 25–30 mL/polybag. The use of coffee husk waste as an organic nutrient source presents a sustainable alternative for improving plant productivity while reducing dependency on synthetic fertilizers.
Analysis Of Biomass Of Mucuna Bracteata DC Due To The Provision Of Coffee Skin Waste As An Alternative Fertilizer Tarigan, Andry Admaja; Perangin-angin, Hagai Jorenta; Afrianti, Suratni; Sulastri, Yustina Sri; Sihaloho, Martha Adiwaty; Pratomo, Bayu
Agroprimatech Vol. 9 No. 1 (2025): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v9i1.6504

Abstract

Biomass Analysis of Mucuna bracteata DC Due to the Application of Coffee Husk Waste as an Organic Nutrient Source. Mucuna bracteata DC is a cover crop that plays a crucial role in soil conservation and soil fertility improvement. This study aims to analyze the effect of liquid organic fertilizer (LOF) derived from coffee husk waste on the biomass growth of Mucuna bracteata DC, particularly in terms of fresh shoot weight, fresh root weight, dry shoot weight, and dry root weight. The research was conducted at Jalan Kuali No. 50, Medan Petisah District. The experiment was designed using a Completely Randomized Block Design (CRBD) with a single-factor treatment consisting of seven LOF dosage levels: K0 (no treatment), K1 (5 mL/polybag), K2 (10 mL/polybag), K3 (15 mL/polybag), K4 (20 mL/polybag), K5 (25 mL/polybag), and K6 (30 mL/polybag), with four replications, totaling 28 experimental plots. The results showed that the application of coffee husk LOF significantly affected the biomass growth of Mucuna bracteata DC. The highest fresh shoot weight (9.51 g) and dry shoot weight (2.14 g) were recorded in treatment K6 (30 mL/polybag), whereas the highest fresh root weight (2.29 g) and dry root weight (0.32 g) were observed in treatment K5 (25 mL/polybag). Higher LOF doses generally increase plant biomass up to an optimal threshold, beyond which nutrient absorption efficiency by roots declines. Overall, the optimal LOF dosage for maximizing biomass growth in Mucuna bracteata DC ranges between 25–30 mL/polybag. The use of coffee husk waste as an organic nutrient source presents a sustainable alternative for improving plant productivity while reducing dependency on synthetic fertilizers.
Peningkatan Psychological Well-Being pada Kelompok Tani dan Karangtaruna dalam Program PM BEM Berdampak 2025: Sinergi antara Pendampingan Psikologis, Produksi Pupuk Organik dan Pelatihan Digital Marketing di Desa Sementara Serdang Bedagai Mirza, Rina; Guci, Dede Ansyari; Pinem, Laura Juita; Tarigan, Andry Admaja; Rezeki, Sabrini Mentari
Gotong Royong: Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2025
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v5i1.92

Abstract

Dalam menjalani kehidupan ini, kesejahteraan psikologis diperlukan agar setiap individu merasa nyaman menjalani kehidupannya. Hal inilah yang dilakukan Tim UNPRI dalam Program PM BEM Berdampak 2025 kepada kelompok tani dan pemuda karang taruna di Desa Sementara, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini fokus pada 3 aspek yakni produksi, psikologis dan pemasaran. Dalam kegiatan ini, kedua kelompok diajarkan cara memproduksi pupuk organik, cara pemasaran hasil produksi dari pupuk organik melalui digital marketing serta pendampingan psikologis sebagai upaya mengubah pola pikir agar mau secara perlahan menggunakan pupuk organic. Pendampingan juga dilakukan agar mereka mampu menghadapi tekanan seperti ketidakpastian hasil panen, kondisi ekonomi keluarga, dan tuntutan sosial, sehingga dapat memengaruhi kesejahteraan psikologisnya yang berdampak pada kemampuan dalam mengambil keputusan dan menjalin kerja sama. Program PM BEM Berdampak 2025 ini,merupakan hibah hibah dari Direktorat Jendral Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Kegiatan ini berjalan lancar, tim mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dan bersama Masyarakat menjalankan program dari awal hingga berakhir program.
Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Kelompok Tani dan Karang Taruna Desa Sementara Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai Sabrini Mentari Rezeki; Rina Mirza; Nurvica Sari Perangi- angin; Dede Ansyari Guci; Andry Admaja Tarigan
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4pjpbj98

Abstract

Kesejahteraan psikologis (psychological well-being) merupakan aspek penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat, terutama bagi kelompok yang terlibat dalam aktivitas sosial dan ekonomi seperti kelompok tani dan karang taruna. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas psikologis, serta keterampilan regulasi emosi anggota Kelompok Tani Cempaka II dan Karang Taruna Desa Sementara, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode kegiatan meliputi psikoedukasi, ceramah, diskusi, pendampingan konseling, asesmen psikologis, dan intervensi psikososial. Materi yang diberikan mencakup psychological well-being, kemandirian, pengambilan keputusan, serta teknik regulasi emosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep PWB, kemampuan mengelola emosi, serta peningkatan hubungan sosial melalui aktivitas psikososial. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam proses diskusi dan pendampingan. Dengan demikian, program PKM ini terbukti efektif dalam memperkuat kesejahteraan psikologis, kapasitas personal, dan ketahanan sosial masyarakat desa.
Pertumbuhan Vegetatif Mucuna bracteata D.C dengan Pemberian Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Kopi Depari, Ari Angga Pratama; Mendrofa, Daniel; Sembiring, lidia; Ginting, Billi Sanjaya; Tarigan, Andry Admaja; Nasution, Muhammad Arif; Pinem, Laura Juita; Sulastri, Yustina Sri; Pratomo, Bayu
Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/tabela.v4i1.1570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit kopi terhadap pertumbuhan awal benih Mucuna bracteata D.C. sebagai tanaman penutup tanah yang umum digunakan di perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Medan dan Sibolangit pada Februari–Juli 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan enam taraf dosis POC, yaitu 0, 20, 40, 60, 80, dan 100 ml per 100 ml air per polybag, serta empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi panjang sulur dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah kulit kopi tidak berpengaruh nyata terhadap kedua parameter pertumbuhan yang diamati. Panjang sulur tertinggi diperoleh pada dosis 40 ml dengan rerata 17,95 cm, sedangkan jumlah daun terbanyak terdapat pada dosis 80 ml dengan rerata 9,88 helai. Namun, berdasarkan hasil analisis ANOVA, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi POC limbah kulit kopi pada dosis yang diuji belum mampu meningkatkan pertumbuhan awal Mucuna bracteata D.C. secara nyata.
Peningkatan Kapasitas Produksi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Rumah Tangga dan Biochar Sekam Padi melalui Pendampingan Kelompok Tani dan Karang Taruna di Desa Sementara, Serdang Bedagai, Sumatera Utara Tarigan, Andry Admaja; Pinem, Laura Juita; Mirza, Rina; Guci, Dede Ansyari; Rezeki, Sabrini Mentari; Afrianti, Suratni; Nasution , Muhammad Arif
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2516

Abstract

Masyarakat Desa Sementara, Kabupaten Serdang Bedagai, masih menghadapi permasalahan ketergantungan terhadap pupuk kimia, tingginya biaya produksi pertanian, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah rumah tangga dan sekam padi. Selain itu, kemampuan teknis kelompok tani dan karang taruna dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memproduksi pupuk organik cair (POC) berbasis limbah rumah tangga dan biochar sekam padi sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi pentingnya pupuk organik, pelatihan pembuatan POC melalui fermentasi anaerob selama 30 hari, pelatihan pembuatan biochar menggunakan alat pirolisis sederhana, serta uji coba aplikasi POC dan biochar pada demplot tanaman padi dan hortikultura. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi produksi, serta pengamatan pertumbuhan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar ±40%. Peserta mampu memproduksi ±180 liter POC dan ±45 kg biochar dari limbah lokal. Uji coba demplot menunjukkan peningkatan pertumbuhan tanaman pada perlakuan POC dan biochar dibandingkan kontrol. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, perubahan perilaku pertanian, serta komitmen mitra untuk melanjutkan produksi pupuk organik secara mandiri setelah program berakhir.