Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Gaya Arsitektur pada Fasad Bangunan Stasiun Kereta Api Blitar Agriya, Bulan Surya
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v8i1.21758

Abstract

Studi ini membahas tentang perkembangan gaya arsitektur pada fasad bangunan Stasiun Kereta Api Blitar yang merupakan salah satu peninggalan kolonial dari masa Hindia Belanda di Indonesia. Bangunan kereta api ini menjadi saksi sejarah perkembangan transportasi kereta api dan mencerminkan dinamika perubahan arsitektur dari masa ke masa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan elemen-elemen fasad, seperti bentuk atap, jendela, pintu dan ornamen yang melekat pada bangunan tersebut. Metode yang akan digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi lapangan, dokumentasi visual dan kajian literatur untuk menggali beberapa data dan informasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasad Stasiun Kereta Api Blitar mengalami perubahan tranformasi arsitektur. Mulai dari gaya Indische Empire dengan beberapa elemen klasik hingga diadaptasi menjadi gaya modern untuk memenuhi kebutuhan fungsional dari stasiun tersebut. Studi ini diharapkan dapat memberi partisipasi bagi upaya pelestarian bangunan bersejarah sekaligus untuk meningkatkan pemahaman terhadap perkembangan arsitektur kolonial yang ada di Indonesia dan nilai sejarah maupun estetika bangunan tersebut dapat lebih diapresiasi oleh masyarakat luas.
Kajian Elemen Arsitektur Vernakular pada Pendopo Agung Trowulan dengan Studi Bentuk dan Ruang Agriya, Bulan Surya; Koeswanto, Alfinto Deonova; Murti, Farida; Tohar, Ibrahim
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v9i1.12334

Abstract

As a form of cultural heritage in Indonesia, Pendopo Agung Trowulan is located in the Trowulan archaeological site which has extraordinary historical value and is an important representation of traditional Javanese architecture. This study aims to identify the main characteristics of vernacular architectural elements integrated in the building's design, as well as analyze the vernacular architectural elements that influence the building's form and space. The method used was descriptive qualitative involving literature review, field observations, and interviews with local residents. The analysis was focused on various physical aspects such as the form and space in the Trowulan Great Hall building. With all its functions and meanings, Pendopo Agung Trowulan is a clear evidence of how vernacular architecture can play an important role in preserving and promoting local wisdom and enriching the social and cultural life of the community.