Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Prediksi Zona Potensial Penangkapan Ikan Selar Menggunakan Citra Satelit Modis dan VIIRS Boat Detection (VBD) di Perairan Maluku Utara pada Musim Barat Ahava Hidayat, Rakhshanda Shaina; Rosalia, Ayang Armelita; Wahyuni, Putri; Khairiyah, Nuril; Anggraini, Vera; Alvitriza Ratu Anak, Bonita Fransisca; Nurafni, Dinda; Waluya Budi, Riyadi Tri
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i1.3940

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah, termasuk potensi perikanan yang besar. Perairan Maluku Utara merupakan area strategis untuk perikanan ikan pelagis kecil seperti ikan selar (Selar crumenophthalmus) yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, dinamika lingkungan laut akibat perubahan musim, terutama selama Musim Barat, sering memengaruhi distribusi dan ketersediaan ikan, yang berdampak langsung pada hasil tangkapan nelayan setempat. Penelitian ini bertujuan memetakan zona potensial penangkapan ikan selar di wilayah tersebut dengan mengintegrasikan data suhu permukaan laut (SST) dan klorofil-a dari citra MODIS, serta pola aktivitas kapal dari VIIRS Boat Detection (VBD). Dengan metode deskriptif kuantitatif, data sekunder dari Desember 2023 diolah menggunakan perangkat lunak seperti ArcGIS Pro dan XLStat untuk menghasilkan peta distribusi ikan. Analisis dilakukan menggunakan model prediksi MaxEnt. Hasil penelitian mengidentifikasi area dengan konsentrasi klorofil-a tinggi dan suhu optimal sebagai lokasi utama penangkapan, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Studi ini memberikan manfaat signifikan bagi nelayan dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan efisiensi penangkapan serta mendukung pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan di tengah tantangan perubahan lingkungan.
Penerapan Augmented Reality pada WebGIS Zona Penangkapan Ikan Tongkol di Pulau Panjang Vera Anggraini; Maulsyid, Ramzan Pradana; Handyanto, Lukman; Khairiyah, Nuril; Azizah, Haruni Najla; Firmansyah, Bagus; Hafazah, Najwa Nur
TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol 5 No 2 (2025): TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mackerel tuna (Euthynnus affinis) is a commodity with a high production rate in Banten Bay. Panjang Island, which is geographically located in the waters of Banten Bay, is a potential area for supporting sustainable tuna production. Market demand for this fish continues to grow, yet the lack of precise fishing zone data hampers resource optimization. The WebGIS system was developed to provide potential information on fishing zones for tuna around Panjang Island. Oceanographic data such as sea surface temperature and chlorophyll-a concentration were utilized to predict high-probability areas. This system features GPS-based augmented reality to guide fishers in real time to their targeted locations. Interactive and accurate information presentation facilitates decision-making for fishers. The implementation of this technology enhances fisher productivity while promoting sustainable fishery management. The potential of WebGIS technology offers significant opportunities for advancing Indonesia’s modern fishery sector, particularly for the coastal communities of Panjang Island.
Penerapan Augmented Reality pada WebGIS Zona Penangkapan Ikan Tongkol di Pulau Panjang Vera Anggraini; Maulsyid, Ramzan Pradana; Handyanto, Lukman; Khairiyah, Nuril; Azizah, Haruni Najla; Firmansyah, Bagus; Hafazah, Najwa Nur
TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol 5 No 2 (2025): TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/tamika.Vol5No2.pp170-174

Abstract

Mackerel Tuna (Euthynnus Affinis) is a commodity with a high production rate in Banten Bay. Panjang island, which is geographically located in the waters of Banten Bay, is a potential area for supporting sustainable Tuna production. Market demand for this fish continues to grow, yet the lack of precise fishing zone data hampers resource optimization. The WebGIS system was developed to provide potential information on fishing zones for tuna around Panjang Island. Oceanographic data such as sea surface temperature and chlorophyll-a concentration were utilized to predict high-probability areas. This system features GPS-based augmented reality to guide fishers in real time to their targeted locations. Interactive and accurate information presentation facilitates decision-making for fishers. The implementation of this technology enhances fisher productivity while promoting sustainable fishery management. The potential of WebGIS technology offers significant opportunities for advancing Indonesia’s modern fishery sector, particularly for the coastal communities of Panjang Island.
Diversifikasi Olahan Ikan untuk Mencegah Stunting di Desa Pulau Panjang, Pulo Ampel, Serang, Banten tafuzi, Ittaqi; Khairiyah, Nuril; Romadhona, Oktavia Dinnur; Maisye, Naira; Bahroun, Ibrahim Rassidy; Rahma, Nazma Zahira
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10956

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dengan tujuan meningkatkan pemanfaatan potensi perikanan lokal melalui inovasi diversifikasi olahan ikan sebagai upaya pencegahan stunting. Program pelatihan pembuatan fishbar diberikan kepada Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui sosialisasi gizi seimbang, manfaat konsumsi ikan, serta praktik langsung pengolahan tepung ikan hingga menghasilkan produk fishbar siap konsumsi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai gizi anak dan keterampilan teknis pengolahan pangan lokal. Fishbar yang dihasilkan memiliki kandungan protein, omega-3, vitamin, dan mineral penting yang berperan dalam mendukung pertumbuhan anak. Selain itu, kemudahan bahan baku serta proses pengolahan memungkinkan produk ini dikembangkan sebagai usaha rumahan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif berbasis masyarakat efektif dalam meningkatkan pemenuhan gizi serta memberdayakan masyarakat pesisir sebagai bagian dari strategi penurunan stunting.
Coral Transplantation for Community Empowerment and Coral Reef Restoration in Sukarame Village, Banten Khairiyah, Nuril; Rahma, Nazma Zahira; Abdurrachman, Paris Tamaam; Maisye, Naira; Oktaviani, Wahyu Rina Dwi; Airin, Haafizah
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FP Unila, Edisi Maret 2026
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v5i1.12152

Abstract

Terumbu karang di Indonesia menghadapi degradasi serius sehingga memerlukan upaya rehabilitasi aktif seperti transplantasi karang. Program pengabdian masyarakat “BERLAYAR” bertujuan mengkaji efektivitas teknik transplantasi karang Acropora sp. sekaligus memperkuat kapasitas komunitas konservasi lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Agustus 2025 di Desa Sukarame, Banten, bekerja sama dengan KABL (Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut). Metode yang digunakan meliputi transplantasi 20 fragmen karang Acropora sp. menggunakan media rak besi dan perekat lem epoxy pada kedalaman 3-5 meter. Hasil implementasi menunjukkan keberhasilan model kolaborasi yang efektif, di mana pelatihan teknis oleh KABL meningkatkan pemahaman dan kapasitas volunteer dalam konservasi. Secara teknis, kombinasi rak besi dan lem epoxy memberikan stabilitas optimal terhadap gangguan arus, menjadi faktor penting keberhasilan transplantasi jangka pendek. Program ini menegaskan bahwa intervensi rehabilitasi yang terencana dan melibatkan partisipasi aktif komunitas merupakan kunci percepatan pemulihan ekosistem terumbu karang.