Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Catur Melalui Program Desa Konservasi Toga Membangun Kemandirian dan Keberlanjutan Aulia, Afifah Zakiyatul; Nuralam, Muhammad Fathan; Alfiyani, Isna; Khotimah, Siti; Rahmawati, Diva; Farros, Muhammad Labib; Muhlisin, Abi; Setiyadi, Noor Alis
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hbjwnf03

Abstract

Desa Catur memiliki potensi sumber daya alam yang besar berupa tanah yang subur dan ketersediaan air yang melimpah, namun pemanfaatannya belum optimal, khususnya dalam pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai jenis, manfaat, dan teknik pengolahan TOGA menjadi hambatan utama dalam pemanfaatannya. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap kegiatan. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, antara lain sosialisasi, pendirian Saung TOGA sebagai pusat edukasi dan pembibitan tanaman, pembentukan KAGACA (Kader TOGA Desa Catur) sebagai motor penggerak kegiatan, serta pendirian Kedai Meramu yang mengolah hasil TOGA menjadi produk bernilai ekonomis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya serta pengolahan TOGA, meningkatnya pemanfaatan lahan kosong, serta terciptanya kemandirian masyarakat dalam pengelolaan TOGA secara berkelanjutan. Program ini juga mendorong keterlibatan generasi muda dan kelompok ibu rumah tangga dalam konservasi tanaman obat. Dengan sinergi berbagai pihak, program ini memberikan dampak positif pada kesehatan, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan di Desa Catur.
GERAKAN SADAR OSTEOPOROSIS : SKRINING DAN EDUKASI KESEHATAN TULANG BAGI PEREMPUAN USIA ? 40 TAHUN DI DESA PUCANGAN, KARTASURA Sulastri, Sulastri; Rahmatrisna, Soffin Ganung; Rahmawati, Diva
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.958

Abstract

ABSTRAK : Osteoporosis adalah masalah kesehatan masyarakat signifikan, terutama yang mempengaruhi wanita berusia di atas 40 tahun. Inisiatif "Gerakan Sadar Osteoporosis" diluncurkan di Desa Pucangan, Kartasura untuk meningkatkan kesadaran osteoporosis dan mempromosikan kesehatan tulang melalui edukasi dan skrining. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam meningkatkan pengetahuan, penyerapan skrining, dan perilaku pencegahan di kalangan perempuan berusia ?40 tahun di lingkungan pedesaan. Desain studi metode campuran digunakan. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur pra dan pasca intervensi yang menilai pengetahuan, sikap, dan penyerapan skrining osteoporosis di antara 96 wanita berusia ?40 tahun. Data kualitatif dari diskusi kelompok fokus dan wawancara informan kunci mengeksplorasi faktor kontekstual yang mempengaruhi implementasi program dan pengalaman peserta. Skrining melibatkan pengukuran ultrasound kuantitatif (QUS) dan penilaian risiko klinis. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, kesadaran, dan perilaku pencegahan setelah intervensi. Penyerapan skrining meningkat dari 18% menjadi 54% (p<0,001), dengan deteksi dini faktor risiko osteoporosis substansial. Edukasi yang disesuaikan budaya dan keterlibatan masyarakat meningkatkan kepuasan peserta serta mengatasi hambatan literasi dan budaya. Kesimpulannya, program ini efektif meningkatkan kesadaran dan skrining osteoporosis di kalangan perempuan usia ?40 tahun di desa tersebut. Model berbasis komunitas ini berpotensi diterapkan secara berkelanjutan dalam pencegahan osteoporosis di lingkungan pedesaan. Kata kunci: Osteoporosis, Kesadaran, Skrining, Pendidikan, Kesehatan Wanita, Kesehatan Pedesaan