Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Olahan Limbah Rumah Tangga Kulit Buah dan Sayur Menjadi Eco Enzyme Ramah Lingkungan di Desa Ngaringan Kabupaten Grobogan Sari, Gigih Kenanga; Triono, Andri; Rahman, Febri Andika; Ariyanti, Elisa Putri; Rosalina, Laura; Sayidina, Salma Ellya; Syahriza, Elsa; Munandhilah, Ana; Utama, Aditya Caesar; Fatimah, Anis; Ardiyanto, Dikky Yulia; Sanya, Zahra Fatma; Agustina, Putri Lia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.137

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Ngaringan mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga, khususnya kulit buah dan sayur, menjadi Eco Enzyme sebagai solusi alternatif ramah lingkungan untuk pengelolaan sampah. Kegiatan ini dilakukan melalui metode sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung bersama kelompok tani dan kelompok wanita tani setempat. Proses pembuatan Eco Enzyme diperkenalkan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti air, gula merah, dan sampah organik dengan fermentasi selama 90-100 hari. Hasil dari kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengolahan limbah organik serta potensi Eco Enzyme sebagai pupuk, pestisida alami, dan pembersih serbaguna. Meskipun demikian, masih diperlukan penyempurnaan dalam penyampaian materi agar masyarakat dapat lebih mandiri dalam praktik pembuatan dan pemanfaatan Eco Enzyme. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dengan meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi produk bermanfaat dan berkelanjutan.
Pandangan Muhammadiyah dan NU Terhadap Kebijakan Pemerintah Orde Baru Mengenai Penyeragaman Hari Raya Idul Fitri Fatimah, Anis
Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Vol. 2 No. 2 (2021): Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5082.635 KB) | DOI: 10.22515/isnad.v2i2.4852

Abstract

This paper tells about the New Order government policy in carrying out the uniformity of the Eid al-Fitr, thus demanding that several Islamic organization groups such as Muhammadiyah and NU carry out Eid al-Fitr simultaneously even though the method was always different in determining it. This research uses historical methodology through four main steps of historical method, namely: (1) heuristics, (2) source criticism, (3) interpretation, and (4) historiography. The results of this study indicate that government policies during the New Order era greatly influenced the politics of Islamic mass organizations in determining the time of Eid. This policy resulted in decisions that must be obeyed by all Indonesian people, especially Islamic organizations, so that the determination of the beginning of the qamariah month during the New Order period was almost always uniform.