Edi Firmansyah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementation of Resource-Based Learning in Improving Critical Thinking Ability of Students of SMP N 1 Woja Kamaluddin; Edi Firmansyah
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Resource-Based Learning (RBL) model to develop critical thinking skills of SMP N 1 Woja students. Critical thinking is one of the 21st century skills that is very important in solving problems in the digital era and society 5.0. The RBL model allows students to access, assess, and synthesize learning resources to build knowledge independently. This research uses a qualitative approach with interview data collection methods and descriptive analysis. The results showed that the application of RBL was able to encourage students to think analytically, reflectively, and solutively through source exploration activities, group collaboration, and critical reflection. Supporting factors for the successful implementation of RBL are the availability of learning resources, students' digital literacy, technical support, and the teacher's role as a facilitator. Conversely, the inhibiting factors are limited access to sources, low levels of information literacy, time constraints, and teacher training. Thus, the use of RBL has great potential in developing critical, independent, and adaptive students, if supported by a conducive learning environment.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Rizka Awaluddin; Edi Firmansyah; Gulbudi
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sains yang masih mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik dan masih berpusat pada guru, mengakibatkan tidak diperolehnya pengalaman untuk memahami konsep, perlu adanya perbaikan terhadap proses pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran yang efesien dan aktif, salah satunya dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy experimental dengan desain post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 5 Dompu, terdiri dari tiga kelas dengan jumlah 108 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling karena anggota populasi diasumsikan homogen. Sehingga terpilih kelas yang akan dijadikan sampel yaitu kelas VIIB yang berjumlah 36 peserta didik sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas VIIA yang berjumlah 36 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Proses pengumpulan data peneliti menggunakan instrumen tes kemampuan literasi sains, wawancara, observasi, dan dokumentasi.Nilai Rata-rata literasi sains siswa pada kelas eksperimen sebesar 84,11 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 77,89. Hasil uji hipotesis kemampuan literasi sains ditemukan nilai sig 2-tailed 0,00. Oleh karena nilai sig < 0,05, artinya H0 ditolak H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran biologi dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap Kemampuan Literasi Sains siswa kelas VII pada materi keanekaragaman hayati di SMPN 5 Dompu.
Implementasi Authoritative Parenting Dalam Mereduksi Perilaku Nomophobia Pada Siswa Sekolah Dasar Kamaluddin; Edi Firmansyah
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/02r9d592

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak sekolah dasar mengakibatkan banyak dampak negatif, salah satunya adalah potensi mengalami Nomophobia. Nomophobia saat ini menjadi masalah yang dialami oleh anak sekolah dasar. Orang tua memiliki peran yang penting dalam membantu anak-anak mengatasi masalah ini. penelitian ini memiliki urgensi yang penting karena dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pengasuhan authoritative dapat membantu mengurangi perilaku nomophobia pada anak-anak. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan quasi-eksperimental dengan desain pretest-post-test control group. Subjek penelitian adalah orang tua siswa sekolah dasar dan anak-anak mereka yang terindikasi mengalami perilaku nomophobia. Data yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Analisisnya menunjukkan bahwa penampilannya masih bagus. Skor yang tinggi menunjukkan bahwa tingkat nomophobia tidak berubah secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa siswa dengan Authoritative Parenting mampu mengontrol bagaimana mereka menggunakan teknologi, mencegah mereka menimbulkan kecemasan saat mereka tidak berada di dekatnya.