Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan Sosial dan Ekonomi yang Berkontribusi pada Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Wilayah Pesisir Kharis Meiwan K. Telaumbanua
Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/vimed.v2i3.2086

Abstract

Food security is a strategic issue that is directly related to community welfare, especially in coastal areas that are vulnerable to climate change and economic fluctuations. This study aims to identify and analyze social and economic determinants that contribute to the level of household food security in coastal areas. The method used is a quantitative approach with a survey technique of 150 households in three coastal villages. The variables studied include income level, education, access to markets, social participation, and ownership of productive assets. The results of the study indicate that income factors, education of the head of the family, and participation in social groups have a significant influence on household food security. This finding confirms that food security is not only determined by food availability alone, but also by socio-economic factors that shape household resilience in accessing and utilizing food optimally. The implications of this study emphasize the need for multi-sector policy interventions that focus on increasing income, education, and social empowerment to strengthen sustainable food security in coastal areas.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN BELAWAN KOTA MEDAN Kharis Meiwan K. Telaumbanua; Halimatussakdiyah Lubis
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.350

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah perkotaan seperti Kota Medan. Wilayah kerja Puskesmas Medan Belawan merupakan salah satu daerah dengan kerentanan gizi balita yang dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi, pola konsumsi keluarga, serta keterbatasan pengetahuan gizi ibu. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu strategi intervensi gizi yang dinilai efektif, berkelanjutan, dan sesuai dengan budaya makan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian PMT berbasis pangan lokal terhadap peningkatan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Medan Belawan, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 30 balita usia 12–59 bulan dengan status gizi kurang berdasarkan indikator berat badan menurut umur (BB/U). Intervensi berupa pemberian PMT berbasis pangan lokal dilakukan selama 60 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata berat badan dan skor Z BB/U balita setelah intervensi PMT (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa PMT berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan status gizi balita dan direkomendasikan sebagai intervensi gizi berbasis masyarakat di wilayah perkotaan.
IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DI SEKOLAH DASAR DARI PERSPEKTIF KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DAN PERAN PETUGAS GIZI PUSKESMAS Kharis Meiwan K. Telaumbanua; Syahrul’an Syahrul’an; Erni Susilawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5920

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan meningkatkan status gizi anak sekolah dasar sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini menganalisis implementasi Program MBG, peran Petugas Gizi Puskesmas, serta dampaknya terhadap ketahanan pangan keluarga di tiga Sekolah Dasar Kecamatan Medan Tuntungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner kepada kepala sekolah, guru, petugas gizi, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBG berjalan cukup efektif (83%), meskipun masih menghadapi kendala sarana dapur dan distribusi pangan. Peran Petugas Gizi Puskesmas tergolong baik (87%), terutama dalam perencanaan menu, edukasi gizi, dan pengawasan mutu makanan. Program MBG berdampak positif terhadap ketahanan pangan rumah tangga, ditunjukkan oleh peningkatan konsumsi pangan bergizi anak, kebiasaan sarapan, serta penurunan pengeluaran pangan keluarga. Dengan demikian, Program MBG berkontribusi terhadap perbaikan status gizi anak dan penguatan ketahanan pangan rumah tangga, namun memerlukan penguatan sarana pendukung dan tenaga gizi untuk keberlanjutan program.