Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Asi Eksklusif dan Paritas dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-12 Bulan di Kota Kotamobagu : Studi Retrospektif Sarman, Sarman; Darmin
Gema Wiralodra Vol 12 No 2 (2021): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gemawiralodra.v12i2.186

Abstract

Secara global, diperkirakan 26% balita mengalami stunting. Prevalensi kejadian stunting di Kota Kotamobagu pada tahun 2018 sebanyak 29,03%, tahun 2019 sebanyak 5,6%, dan tahun 2020 sebanyak 5,3%. Tujuan penelitian menganalisis hubungan ASI eksklusif dan paritas dengan kejadian Stunting pada Anak Usia 6-12 Bulan di Kota Kotamobagu. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun case control study. Populasi seluruh ibu yang memiliki anak usia 6-12 bulan yang stunting dengan total anak sebanyak 219. Sedangkan populasi kontrol adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 6-12 bulan yang tidak stunting sebanyak 3583. Besar sampel untuk masing-masing kelompok kasus adalah 49 orang dan kelompok kontrol adalah 98 orang. Sehingga besar sampel secara keseluruhan adalah 147 anak. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ASI eksklusif (p=0,008;OR=2,885) dan paritas (p=0,046;OR=2,176) berhubunagn dengan kejadian stunting pada anak usia 6-12 bulan di Kota Kotamobagu. Diharapkan kepada seluruh Puskesmas di Kota Kotamobagu untuk menjalin kerja sama lintas sektor dan melakukan penyuluhan kepada ibu yang memiliki bayi terkait dampak stunting dan status gizi balita
PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN PENDERITA TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOPUYA: Health Education in Improving the Knowledge of Patient with Tuberculosis in the Working Area of Mopuya Health Center Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Langingi, Ake Royke Calvin; Darmin
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Terpadu
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.804 KB) | DOI: 10.53579/jitkt.v1i1.3

Abstract

Many factors affect the recovery of Tuberkulosis patients, namely patient knowledge, patient attitudes towards healing, and patient behavior related to Tuberkulosis patient recovery. Attitude greatly influences one's compliance in taking anti-Tuberkulosis medication because attitude means readiness or willingness to act. Objectives: It is known that the influence of health education about Tuberkulosis on the knowledge of Tuberkulosis sufferers in the work area of ​​Mopuya Health Center Methods: The design of this study used pre-test and post-test. The population in this study were all people who live in the working area of ​​the Mopuya Health Center who were clinically diagnosed by 25 respondents. The sampling technique is saturated sample with a sample of 25 respondents. In this study using the Paired Sample T-Test using a significant level of p value <0.05. Results: It can be seen that the mean value of the difference between the level of knowledge before and after is 0.440 with a standard deviation of 0.507. The results of the Paired Sample T-Test showed p value = 0.000 <0.05, indicating that there was a significant influence between the knowledge of Tuberkulosis patients before and after the provision of health education. Conclusion: That health education has a significant influence on the knowledge of Tuberkulosis sufferers in the working area of ​​Mopuya Health Center.
Perbandingan Pemberian ASI Dengan Susu Formula Terhadap Kejadian Ikterus Pada Bayi Hiperbilirubin Fisiologis Di Ruang NICU BLUD RS Konawe Feni Fenedsia Ridson; La Ode Liaumin Azim; Sitti Hermin; Darmin; Mustafa; Nirwana; Fauzan Azhari Marzuki
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v1i3.23

Abstract

Background: Jaundice is a condition where the baby's body looks yellow caused by hyperbilirubin. Hyperbilirubin often occurs in the first few days after birth. This condition if not treated immediately will result in stunted growth of toddlers. Objective: This study aims to determine the ratio of breastfeeding and formula milk to the incidence of jaundice in infants with physiological hyperbilirubinemia in the NICU BLUD Konawe Hospital. Methods: This type of research is a comparative descriptive study. The population of this study were all mothers and infants with physiological hyperbilirubinemia who were treated at the NICU BLUD Konawe Hospital from July to August 2022 totaling 56 people, and the samples for this study were mothers and their babies who experienced physiological hyperbilirubinemia and met the inclusion criteria. Results: Research results showed eating habits (p=0.000) exclusive breastfeeding (p=0.000). Conclusion: There is a significant difference in the degree of jaundice between babies who are breastfed and those who are fed formula. This difference is indicated by the jaundice degree of infants who receive breast milk are lower than infants who receive formula milk
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tumbuh Kembang Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wonggeduku Barat Kabupaten Eta Ariska. M; Saasa; Endang Susilawati; Darmin
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v2i1.41

Abstract

Latar Belakang: Tumbuh kembang balita adalah slah satu indicator derajat kesehatan suatu Negara. Sebab dengan balita yang sehat maka masa depan suatu bangsa menjadi lebih baik. Berdasarkan data dari Puskesmas Wonggeduku dengan Tumbuh Kembang Balita pada Tahun 2019 sebanyak 134 orang, Tahun 2020 sebanyak 147 orang dan pada Tahun 2021 sebanyak 159 orang. Tujuan: penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tumbuh kembang balita di wilayah kerja Puskesmas Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe. Metode: penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 minggu yaitu pada tanggal 19 Juli sampai 19 Agustus tahun 2022. Populasi penelitian ini adalah semua kasus pasien Balita yang ada di Puskesmas Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe Tahun 2022 yang berjumlah 165 oran, adapun jumlah sampel sebanyak 33 orang yang diperoleh secara purporsive sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner, Lembar Standar Baku Status Gizi WHO-NHCS dan lembar penilaian tumbuh kembang menggunakan DDST II dan kartu KMS. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: penelitian menunjukan bahwa dari 33 responden didapatkan ada hubungan pengetahuan dengan tumbuh kembang balita dimana nilai p value 0,007 < 0,05. Ada hubungan pendapatan dengan tumbuh kembang balita dimana nilai p value 0,014 < 0,05. Ada hubungan status gizi balita dengan tumbuh kembang balita dimana nilai p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan bukti bahwa pengetahuan, pendapatan dan status gizi balita berhubungan dengan tumbuh kembang balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wonggeduku Barat Kabupaten Konawe
Pencegahan Anemia Melalui Penyuluhan Dan Pemberian Tablet Tambah Darah Di SMPN 8 Kota Bima Alkhair, Alkhair; Khatimah, Nur Husnul; Iksan, Muammar; Avila, Dea Zara; Darmin
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v3i2.75

Abstract

Kekurangan zat besi adalah bentuk malnutrisi yang paling luas di kalangan wanita dan anak-anak. Adapun dampak anemia ialah penurunan konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja, produktifitas serta penurunan imunitas yang dapat mempengaruhi kerentanan terhadap berbagai serangan penyakit. Fase remaja yaitu fase transisi yang dialami seseorang dengan adanya perubahan psikis dan fisik. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Republik Indonesia, prevalensi anemia di Indonesia mengalami kenaikan dari tahun 2013 sampai 2018 sebesar 48,9% dengan proporsi anemia pada kelompok usia 15-24 tahun yaitu 18,4% menjadi 32% atau 14,7 juta jiwa.  Berdasarkan laporan KIA Dinas Kesehatan Provinsi NTB tahun 2018 terdapat 2,32% ibu hamil mengalami anemia 618 orang ibu hamil, dimana 336 orang (2,9%) diantaranya menderita anemia (Laporan Dinas Kesehatan NTB, 2018). Menurut profil kesehatan Kota Bima jumlah kematian ibu pada tahun 2015 yaitu sebanyak 87/ 100.000 Kelahiran Hidup (KH), kemudian di tahun 2016 mengalami peningkatan menjadi 148/ 100.000 KH, penyebab kematian ibu terbanyak yaitu disebakan perdarahan. Hal ini yang kemudian melatarbelakangi perlu dilakukan upaya edukasi terhadap siswa-siswi, guru-guru, serta seluruh elemen yang ikut serta pada kegiatan terkait resiko Anemia tehadap kelangsungan hidup sekaligus melakukan pembagian tamblet tambah darah. Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pendidikan dan pemahaman kepada Siswa-Siswi, dan semua pihak disekolah  terkait dampak Anemia . Adapun mitra PKM adalah Pihak SMP Negeri 08 Kota Bima yang sasarannya adalah Remaja (Siswa/Siswi, Guru-Guru, dan Karyawan sekolah. Adapun metode pelaksanaan PKM meliputi tahap persiapan (desain pamflet, mencetak pamflet, membuat undangan kegiatan, adminstrasi, dan konsumsi. Kemudian tahap pelaksanaan (Pembukaan oleh Kepala Sekolah, sambutan perwakilan institusi Universitas Muhammadiyah Bima, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi). Lalu kemudian Tahap Evaluasi (mengevaluasi titik-titik yang kurang maksimal pada kegiatan). Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya pengetahuan Siswa/Siswi, Guru-Guru, dan Karyawan sekolah yang  diharapkan dapat memberikan edukasi kepada keluarga, tetangga, sanak saudara terkait dampak Anemia bagi kelangsungan hidup manusia.
Analisis Kepuasan Pasien dengan Metode Important Performance Analysis (IPA) di RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow: Analysis of Nonwork-Related Fatigue Risk Factors on Dump Truck Drivers PT X in 2022: Comparison of Three Subjective Fatigue Measurement Darmin; Suci Rahayu Ningsih; Heriyana Amir; Sarman; Moh. Rizki Fauzan
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 1: JUNE 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.449 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v12i1.2459

Abstract

Salah satu upaya dalam bidang kesehatan adalah tersedianya pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif yaitu suatu jenis penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematik, faktual, dan akurat tentang fakta- fakta dan sifat-sifat suatu objek atau populasi. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling berupa aksidental sampling. Proses pengambilan sampel dilakukan dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Importance and Performance Analysis (IPA) yaitu menghitung Gap antara tingkat perceived service dan expected service. Hasil survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti terdapat 12 orang pasien rawat inap di RSDU Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow pada bulan November tahun 2021 didapatkan bahwa pasien yang puas terhadap pelayanan diberikan oleh tenaga keperawatan yaitu sebesar 40 %, sementara pasien yang tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga keperawatan yaitu sebesar 60 %. Hasil survey pendahuluan menunjukkan bahwa kepuasan pasien rawat inap masih rendah. Garis vertikal adalah rata-rata hitungan penilaian expected service, sedangkan garis horizontal adalah rata-rata hitung penilaian perceived service. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat gap antara perceived service dengan expected service dimana nilai rata-rata perceived service yaitu sebesar 65.8 % sedangkan nilai rata-rata expected service yaitu sebesar 73.6 %. Kualitas pelayanan kesehatan yang kurang optimal karena dimensi Tangible, Relianbility, Responsiveness, Assurance, dan Emphaty masih dipandang kurang oleh pasien.
Hubungan Umur, Masa Kerja dan Tuntutan Kerja dengan Stres Kerja Pada Karyawan PDAM di Kabupaten X Hairil Akbar; Abdul Malik Darmin Asri; Henny Kaseger; Dalia Novitasari; Sarman; Azizah Afdelisa Aryanto; Darmin
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 1: JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i1.5518

Abstract

Latar belakang: World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 450 juta orang di dunia mengalami stres. Survei yang dilakukan oleh health and safety executive (HSE) menyatakan stress dan depresi terkait pekerjaan pada tahun 2017/2018 adalah 595.000 kasus dengan tingkat pervelensi 1.800 per 100.000 pekerja. Di Indonesia tercatat sekitar 10% dari total penduduk Indonesia mengalami stres. Tujuan: Menganalisis hubungan umur, masa kerja dan tuntutan kerja dengan stress kerja pada karyawan PDAM di Kabupaten X. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada karyawan PDAM yang terdiri dari 65 karyawan. Penelitian ini mengambil seluruh populasi karyawan PDAM. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square pada variabel usia, masa kerja dan tuntutan kerja dengan stress kerja. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa umur (? value=0,003), masa kerja (? value=0,000), tuntutan kerja (? value=0,000) berhubungan stres kerja. Saran: Perlunya dukungan tambahan seperti melakukan konseling secara rutin, melakukan latihan fisik dan mental seperti olahraga dan relaksasi untuk dapat mengurangi stres kerja.
Hubungan Asupan Energi, Karbohidrat, Protein Dan Lemak Terhadap Status Gizi Atlet di SMA Negeri Keberbakatan Olahraga Bahteramas Kota Kendari Erniati; Murlan; Darmin
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i2.79

Abstract

Latar Belakang: Untuk mencapai kesehatan yang optimal diperlukan perhatian terhadap keseimbangan antara energi yang dibutuhkan dan energi yang dikeluarkan. Karena kekurangan atau kelebihan nutrisi dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan baik bagi kesehatan maupun perkembangan kinerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi, karbohidrat, protein, dan lemak dengan status gizi atlet. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan rancangan Cross sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri Keberbakatan olaraga bahteramas kota kendari berjumlah 185 orang, dengan sampel sebanyak 40 orang yang dihitung menggunakan rumus slovin. teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Data asupan makronutrien dikumpulkan dengan metode recall 24 jam, data aktivitas fisik dikumpulkan menggunakan form aktivitas fisik, dan data status gizi dikumpulkan melalui pengukuran berat badan memakai alat pengukur tinggi badan mikroskopis yang dilakukan pada bulan September. 2023 data dianalisin dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: uji statistik dipereolah bahwa asupan energi (p value = 0,000), asupan karbohidrat (p value = 0,000), asupan protein (p value = 0,079) dan asupan lemak (p value = 0,000). Kesimpulan: asupan energi, karbohidrat, dan lemak berhubungan dengan status gizi atlet, sedangkan asupan protein tidak berhubungan status gizi atlet.
PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN PENDERITA TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOPUYA: Health Education in Improving the Knowledge of Patient with Tuberculosis in the Working Area of Mopuya Health Center Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Langingi, Ake Royke Calvin; Darmin
JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Terpadu
Publisher : Poltekes Kemenkes Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53579/jitkt.v1i1.3

Abstract

Many factors affect the recovery of Tuberkulosis patients, namely patient knowledge, patient attitudes towards healing, and patient behavior related to Tuberkulosis patient recovery. Attitude greatly influences one's compliance in taking anti-Tuberkulosis medication because attitude means readiness or willingness to act. Objectives: It is known that the influence of health education about Tuberkulosis on the knowledge of Tuberkulosis sufferers in the work area of ​​Mopuya Health Center Methods: The design of this study used pre-test and post-test. The population in this study were all people who live in the working area of ​​the Mopuya Health Center who were clinically diagnosed by 25 respondents. The sampling technique is saturated sample with a sample of 25 respondents. In this study using the Paired Sample T-Test using a significant level of p value <0.05. Results: It can be seen that the mean value of the difference between the level of knowledge before and after is 0.440 with a standard deviation of 0.507. The results of the Paired Sample T-Test showed p value = 0.000 <0.05, indicating that there was a significant influence between the knowledge of Tuberkulosis patients before and after the provision of health education. Conclusion: That health education has a significant influence on the knowledge of Tuberkulosis sufferers in the working area of ​​Mopuya Health Center.
Pengaruh Budaya Kerja, Disiplin, Perilaku Pegawai, Kesejahteraan, Kepuasan Kerja Dan Desain Pekerjaan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Bhinka Annisa; Abdul Hamid; Darmin
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i2.618

Abstract

Penelitian yang dilakukan penulis dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya kerja, disiplin, perilaku pegawai, kesejahteraan, kepuasan kerja dan desain pekerjaan secara parsial dan secara simultan terhadap prestasi kerja pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Lahat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada responden. Uji kualitas data dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan perhitungan statistik dengan rumus regresi berganda, uji parsial uji simultan dan koefisien determinasi. Hasil penelitian didapat budaya kerja, disiplin, perilaku pegawai, kesejahteraan, kepuasan kerja dan desain pekerjaan berpengaruh signifikan secara sendiri-sendiri dan secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Lahat.