Nugroho, Pramudya Dhiwang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK THALASEMIA TERHADAP KONDISI PSIKOSOSIAL ANAK DAN REMAJA DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Hartanti, Diah Tri; Nugroho, Amirah Nadia Putri; Rizkiana, Cantika Sondra; Nugroho, Pramudya Dhiwang; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45415

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan secara genetik dari orang tua. Thalasemia memiliki beberapa dampak pada anak dan remaja baik dalam aspek fisik maupun psikososial terutama pada usia sekolah yang mempunyai masalah psikososial. Kesulitan yang di alami anak usia sekolah meliputi kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan aktivitas sehari-hari seperti kesulitan dalam mengembangkan kemampuan akademik serta kesulitan dalam bersosialisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak psikososial yang dialami oleh anak dan remaja penderita thalasemia di Indonesia menggunakan metode tinjauan kepustakaan. Studi literatur dibuat dengan melakukan analisis pada artikel ilmiah yang dipublikasikan dari tahun 2015-2025. Data didapat dari database Pubmed, Google Scholar, Science Direct, dan Springer Nature Link dimana masing-masing terdiri dari 16 artikel, 1250 artikel, 460 artikel, 426 artikel. Proses seleksi dilakukan dengan menggunakan kata kunci impact, psychosocial, thalassemia, children dan adolescent. Tahap seleksi diperlukan untuk mendapatkan artikel yang memenuhi syarat inklusi dan eksklusi sehingga didapatkan 10 artikel dapat dianalisis lebih lanjut. Studi literatur ini menjelaskan adanya dampak buruk bagi psikologis dan sosial yang dialami oleh anak dan remaja penderita thalasemia. Dampak bagi psikologis meliputi, tingginya tingkat perilaku sakit, rendahnya kepercayaann diri, gangguan emosi, dan depresi. Selain itu dampak pada sisi sosial penderita thalasemia pada anak dan remaja meliputi kesulitan dalam bersosialisasi dengan teman sebaya.
Determinants of Parental Willingness to Provide HPV Vaccination for Adolescents in Indonesia: A Systematic Literature Review Hanjani, Silvia; Surya, Akmal Firmanda; Putri, Fita Amanda; Nugroho, Pramudya Dhiwang; Izzah, Shichachul
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HPV vaccination is a highly effective strategy for reducing the burden of cervical cancer in Indonesia. However, its uptake among adolescents remains limited due to low parental awareness and socioeconomic disparities. This review aims to identify key determinants influencing parental acceptance or hesitancy toward HPV vaccination, providing evidence to optimize national vaccination strategies for adolescents. This PRISMA-guided systematic review included original open-access studies published between 2015 and 2025, examining determinants of parental acceptance regarding HPV vaccination among Indonesian adolescents aged 9-15 years. Predefined Boolean terms were used to identify relevant articles retrieved from Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and Garuda, yielding 14 studies that met the eligibility criteria and were included in the final analysis. Parental willingness and acceptance of HPV vaccination in Indonesia are influenced by individual knowledge and attitudes, social and normative pressures, economic constraints, health literacy, and the role of healthcare providers. Higher level of  knowledge, positive attitudes, supportive social norms, and access to trusted health information promote acceptance, whereas safety concerns, perceptions of the child’s age, and lowincome act as significant barriers. Strengthening free school-based programs and integrating vaccination within the existing reproductive health services emerges as a solution to increase parental acceptance towards HPV vaccination among their adolescents.