Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK BLOCKCHAIN PADA PENDIDIKAN Nurmailis; Zetra Hainul Putra; Jesi Alexander Alim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34244

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang baru bagi dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas, keamanan, dan transparansi data akademik yaitu blockchain. Teknologi ini menawarkan sistem desentralisasi yang mampu menjamin keaslian data, mengurangi risiko pemalsuan sertifikat, serta mendorong efisiensi administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak blockchain pada pendidikan dengan menggunakan metode studi literatur kualitatif melalui pendekatan prisma. Artikel yang dianalisis diperoleh dari basis data Google Scholar, dengan rentang publikasi tahun 2021 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain berdampak positif terhadap keamanan data, validitas sertifikat, efisiensi administrasi, serta pengakuan kredensial internasional. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, regulasi yang belum matang, serta literasi digital yang rendah di kalangan pendidik dan peserta didik. Blockchain memiliki potensi besar sebagai fondasi transformasi pendidikan masa depan, meskipun membutuhkan dukungan kebijakan dan kesiapan sumber daya manusia.
ANALISIS DAMPAK BLOCKCHAIN PADA PENDIDIKAN Nurmailis; Zetra Hainul Putra; Jesi Alexander Alim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34244

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang baru bagi dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas, keamanan, dan transparansi data akademik yaitu blockchain. Teknologi ini menawarkan sistem desentralisasi yang mampu menjamin keaslian data, mengurangi risiko pemalsuan sertifikat, serta mendorong efisiensi administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak blockchain pada pendidikan dengan menggunakan metode studi literatur kualitatif melalui pendekatan prisma. Artikel yang dianalisis diperoleh dari basis data Google Scholar, dengan rentang publikasi tahun 2021 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain berdampak positif terhadap keamanan data, validitas sertifikat, efisiensi administrasi, serta pengakuan kredensial internasional. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, regulasi yang belum matang, serta literasi digital yang rendah di kalangan pendidik dan peserta didik. Blockchain memiliki potensi besar sebagai fondasi transformasi pendidikan masa depan, meskipun membutuhkan dukungan kebijakan dan kesiapan sumber daya manusia.
ONLINE TEXT CHAT vs VOICE CHAT: WHICH BETTER SUPPORTS MARITIME ENGLISH SPEAKING DEVELOPMENT FOR LOW-PROFICIENCY CADETS? Siti Raudhah Maidari; Nurmailis
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 7 No. 1, Januari (2026): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v7i1.154

Abstract

This study investigates how two synchronous digital communication modalities—real-time text chat and real-time voice chat—support the early speaking development of low-proficiency EFL learners. The participants were beginner-level maritime cadets enrolled in an Indonesian maritime higher education institution, all of whom were classified as low-proficiency EFL learners. Adopting a comparative qualitative design, were analyzed using qualitative thematic analysis of interaction transcripts, learner reflections, and descriptive profiles of pre- and post-intervention speaking performance. Findings reveal that text chat facilitated message planning, form-focused monitoring, and reduced performance anxiety, allowing learners to develop confidence and greater control over basic linguistic structures. In contrast, voice chat provided opportunities for spontaneous production and authentic conversational engagement, prompting learners to negotiate meaning, manage turn-taking, and develop a more natural communicative rhythm despite initial anxiety. Both modalities contributed positively to oral development, though through different mechanisms: text-based interaction strengthened accuracy and conceptual clarity, while voice-based interaction fostered fluency, immediacy, and interactional competence. The study concludes that the two modalities are complementary rather than competitive. Pedagogically, a sequenced integration—beginning with text chat to build foundational stability and progressing to voice chat to promote spontaneous speech—offers an effective approach for supporting novice learners' transition into more confident oral communication