Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jejak Diaspora Dalam Nada Kesenian Ronggeng Pasaman dan Rahasia Apropriasi Musik Global Ali, Muttaqin Kholis; Al Muhtadibillah Ali; Fitri Furqoni Ali; Rahmi Imanda Ali; Arrahmil Hasanah
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.236

Abstract

Ronggeng Pasaman is a traditional art form that holds significant cultural value and plays an important role in preserving the cultural identity of the Pasaman community. This study explores the traces of diaspora within the musical elements of Ronggeng Pasaman and how global music appropriation shapes creativity and local cultural identity. Ronggeng Pasaman not only preserves traditional aspects but also actively integrates global musical influences into a more contemporary artistic form. Through creative appropriation, the Pasaman community successfully blends external influences with local wisdom, creating an art form that remains relevant in today's globalized world. The study also provides recommendations for the preservation and revitalization of Ronggeng Pasaman, including cultural documentation, cultural education, and community empowerment, as efforts to ensure the sustainability of Ronggeng Pasaman amidst the currents of globalization. Abstrak Ronggeng Pasaman merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional yang kaya akan nilai budaya dan memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat Pasaman. Penelitian ini mengkaji jejak diaspora dalam nada kesenian Ronggeng Pasaman dan bagaimana apropriasi musik global membentuk kreativitas serta identitas budaya lokal. Ronggeng Pasaman tidak hanya mempertahankan aspek-aspek tradisional, tetapi juga mengadaptasi elemen-elemen musik global yang diintegrasikan secara aktif dalam bentuk kesenian yang lebih kontemporer. Melalui proses apropriasi yang kreatif, masyarakat Pasaman berhasil menggabungkan pengaruh luar dengan kearifan lokal, menciptakan suatu bentuk seni yang tetap relevan dalam dunia global saat ini. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi langkah-langkah pelestarian dan revitalisasi ronggeng Pasaman, termasuk dokumentasi budaya, pendidikan budaya, dan pemberdayaan komunitas seni, sebagai upaya untuk memastikan kelangsungan eksistensi ronggeng Pasaman di tengah arus globalisasi. Kata kunci: Apropriasi musik, Diaspora budaya, Kesenian tradisional, Ronggeng Pasaman.
Pelestarian Silek Kumango sebagai Media Dakwah Kultural dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Minangkabau Ali, Muttaqin Kholis; Al Muhtadibillah Ali; Fitri Furqoni Ali; Rahmi Imanda Ali; Arrahmil Hasanah
Cognoscere: Jurnal Komunikasi dan Media Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/cognoscere.267

Abstract

The preservation of Silek Kumango as a cultural dakwah media in Minangkabau provides significant contributions in maintaining cultural diversity while reinforcing Islamic values. This research aims to explore the origins of Silek Kumango, its development amidst modernization and globalization, and its function as a non-verbal dakwah instrument that integrates religious and cultural values. Silek Kumango functions not only as a martial art but also as a character-building tool through its movements, which contain moral, ethical, and spiritual values. Its presence in religious education at suraus and within adat communities positions Silek Kumango as a deep and impactful form of dakwah that touches upon the social life of Minangkabau society. This study also reveals that the preservation of Silek Kumango supports sustainable development by maintaining local cultural traditions, which in turn strengthens social cohesion and shapes the character of the community. Therefore, collaboration among the government, educational institutions, and adat communities is crucial to ensuring the continuity and existence of Silek Kumango in the future. Pelestarian Silek Kumango sebagai media dakwah kultural di Minangkabau menawarkan kontribusi penting dalam menjaga keberagaman budaya sekaligus memperkuat nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menggali asal-usul Silek Kumango, perkembangannya di tengah arus modernisasi dan globalisasi, serta fungsinya sebagai instrumen dakwah non-verbal yang mengintegrasikan nilai-nilai agama dan budaya. Silek Kumango tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter melalui gerakannya yang mengandung nilai moral, etika, dan spiritual. Keberadaannya sebagai bagian dari pendidikan agama di surau dan dalam komunitas adat menjadikan silek sebagai saluran dakwah yang mendalam dan menyentuh aspek kehidupan sosial masyarakat Minangkabau. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pelestarian Silek Kumango mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mempertahankan tradisi budaya lokal yang mendalam, yang pada gilirannya memperkuat kohesi sosial dan membentuk karakter masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas adat sangat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan dan eksistensi Silek Kumango di masa depan.