Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Sosial dan Spiritualitas dalam Pembelajaran PAI pada Elemen Fikih Rahmadani, Dinda; Fadriati, Fadriati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai sosial dan spiritual dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada komponen fikih di tingkat sekolah menengah atas. Latar belakang penelitian ini berawal dari kecenderungan pembelajaran fikih yang berfokus pada konten normatif dan teoritis, yang sering kali kurang terkait dengan pengalaman kehidupan nyata dan pengembangan karakter siswa. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru pendidikan agama Islam dan siswa di sebuah sekolah menengah atas negeri. Penelitian ini menggunakan panduan wawancara sebagai instrumen, dan data dianalisis dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai sosial seperti empati, kesadaran sosial, dan kepedulian serta nilai-nilai spiritual seperti ketulusan (ikhlas) dan kesadaran akan Tuhan (murāqabah) dilakukan melalui berbagai strategi kontekstual, termasuk proyek sosial, diskusi, dan studi kasus. Siswa memberikan respon positif, menganggap fikih lebih bermakna dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mendorong pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Islam yang lebih baik. Namun, keterbatasan waktu kurikulum dan kurangnya kebijakan sekolah yang mendukung menjadi tantangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran Islam yang holistik dan kontekstual, selaras dengan penekanan Kurikulum Merdeka pada pengembangan karakter dan relevansi dengan kehidupan, secara signifikan meningkatkan
Mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak di Desa Setiarejo, Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu Rahayu, Ade Putri; Ramadhan, Sari; Desfira, Desfira; Ruspiana, Putri; Khaerunnisa, Anina Harnis; Gifari, Fauzan La; Fatiha, Maula Amani; Rahmadani, Dinda; Malik, Nur Aulia; Ramadai R, Al Zahra; Hasan, Veni Afifah; Serman, Bella; Silvani, Silvani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3359

Abstract

Pembangunan desa inklusif dan berkelanjutan sangat penting penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan serta anak-anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Desa Setiarejo di Kecamatan Lamasi menjadi desa ramah perempuan dan anak dengan pendekatan Assed Based Community-Driven Development (ABCD). Metode ini menekankan pemanfaatan dan penguatan potensi serta aset lokal melalui partisipasi aktif warga. Kegiatan meliputi identifikasi aset, pelatihan peningkatan kapasitas perempuan dalam pengambilan keputusan, dan pendampingan anak untuk mengasah kreativitas serta kesadaran hak anak. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat, penurunan kasus kekerasan, dan munculnya inisiatif warga menciptakan lingkungan yang responsif terhadap perempuan dan anak. Studi ini menegaskan pentingnya pemberdayaan berbasis aset untuk membangun desa inklusif dan berkelanjutan serta merekomendasikan dukungan berkelanjutan agar program terus berkembang.
Potensi Konflik Sosial Akibat Dampak Perubahan Iklim di Kawasan Pesisir Indonesia Rahmadani, Dinda; Kurniadi, Anwar; Prakoso, Lukman Yudho; Setiawibawa, Rachmat; Uksan, Arifuddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12518

Abstract

Perubahan iklim membawa dampak signifikan bagi wilayah pesisir Indonesia yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia. Kenaikan muka air laut, banjir rob, intrusi air asin, degradasi mangrove, dan pemutihan terumbu karang memperparah kerentanan masyarakat yang sebagian besar bergantung pada perikanan, pertanian pesisir, dan aktivitas ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi konflik sosial yang timbul akibat dampak perubahan iklim di kawasan pesisir Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan Teori Kelangkaan Lingkungan dan Konflik Kekerasan Homer-Dixon serta perspektif Ekologi Politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa degradasi lingkungan memicu tiga bentuk kelangkaan, yaitu kelangkaan pasokan, kelangkaan permintaan, dan kelangkaan struktural, yang berpotensi menimbulkan ketegangan sosial hingga konflik terbuka. Di sisi lain, ekologi politik menyoroti peran ketimpangan akses, relasi kuasa, dan kebijakan pembangunan yang seringkali meminggirkan masyarakat pesisir. Kedua perspektif ini menunjukkan bahwa perubahan iklim bukan hanya isu ekologis, melainkan juga persoalan sosial-politik dan keamanan. Dengan demikian, solusi adaptasi harus bersifat inklusif, adil, dan berbasis masyarakat agar dapat meminimalkan risiko konflik serta memperkuat ketahanan sosial-ekologis pesisir Indonesia.
KETERKAITAN FOMO TERHADAP MANAJEMEN WAKTU DAN EFEKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA Nurrahmi, Sari; Ramadhani, Gea; Rahmadani, Dinda; Patwa, Adek Indra Rean Agum; Kriswantoro, Kriswantoro
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v9i2.6578

Abstract

Latar belakang: Kemajuan media sosial yang semakin intens telah memengaruhi kebiasaan belajar mahasiswa, termasuk munculnya fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang berpotensi mengganggu fokus serta pengaturan waktu belajar. Tujuan: untuk mengetahui sejauh mana FOMO berkaitan pada kemampuan manajemen waktu dan efektivitas belajar mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Jambi. Metode: menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner tertutup yang disebarkan melalui Google Form kepada 30 mahasiswa. Instrumen penelitian mencakup 21 pernyataan berskala Likert yang menilai tingkat FOMO, pengelolaan waktu belajar, dan efektivitas belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk melihat kecenderungan persentase tiap variabel. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa 47% responden tidak mengalami mengalami kecemasan digital. Sementara itu, 54% responden tidak setuju manajemen waktu belajar dan efektivitas belajar mereka yang baik dan buruk berkaitan dengan FOMO. Kesimpulan: bahwa FOMO memang memiliki keterkaitan dengan manajemen waktu dan efektivitas belajar, tetapi tidak menjadi faktor dominan yang menentukan keberhasilan akademik. Mahasiswa masih mampu beradaptasi dengan lingkungan digital dan tetap menjaga performa belajar secara optimal.