Fadli, Ihsan Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AN ANALYSIS OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS’ COMPETENCE IN THE IMPLEMENTATION OF THE MERDEKA CURRICULUM IN PRIMARY SCHOOLS Fadli, Ihsan Nur; Rahmawati, Ervina; Azzahra, Nasywa; Aisyah, Siti; Afriantoni
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 3 (2025): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v6i3.1156

Abstract

This study aims to analyze the competence of Islamic Religious Education (IRE) teachers in implementing the Merdeka Curriculum in primary schools, with a specific focus on SD IT Nurul Iman Palembang. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that IRE teachers possess a good conceptual understanding of the Merdeka Curriculum. However, they encounter several challenges, including difficulties in integrating religious content with interdisciplinary themes, the complexity of curriculum textbooks, and the practical application of teaching modules and scientific approaches. To address these issues, teachers employ collaborative strategies, adapt instructional methods, and engage in continuous reflection. These efforts are essential to ensure the effective implementation of the Merdeka Curriculum and to foster students' competence in facing 21st-century challenges. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, dengan fokus pada SD IT Nurul Iman Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki pemahaman konseptual yang baik terhadap Kurikulum Merdeka. Namun, mereka menghadapi beberapa tantangan, seperti kesulitan dalam mengintegrasikan konten keagamaan dengan tema-tema lintas disiplin, kompleksitas buku ajar kurikulum, serta penerapan modul ajar dan pendekatan saintifik. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru menerapkan strategi kolaboratif, menyesuaikan metode pembelajaran, dan melakukan refleksi secara berkala. Upaya ini penting dalam memastikan implementasi Kurikulum Merdeka berjalan efektif dan mampu membentuk siswa yang kompeten dalam menghadapi tantangan abad ke-21.
Analisis Kreativitas dan Inovasi Siswa Madrasah IbtidaiyahAn-Nafira Melalui Kegiatan P5RA Market Day Faisal, Faisal; Syarifuddin, Ahmad; Fadli, Ihsan Nur; Salsabila, Safana; Nurlaeli, Nurlaeli
Limas PGMI Vol 6 No 2 (2025): Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/az5mtf06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan dampak kegiatan P5RA Market Day terhadap kreativitas dan inovasi siswa kelas IV, V, dan VI di Madrasah Ibtidaiyah An-Nafira dengan total 60 siswa yang terlibat. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan madrasah untuk menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman yang mampu menumbuhkan karakter, kemandirian, serta kecakapan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus naturalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan Market Day dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan guru, siswa, kepala madrasah, dan orang tua melalui tahapan identifikasi ide, penyusunan rencana produksi, dan integrasi nilai P5RA ke dalam aktivitas proyek. Pelaksanaan Market Day menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan autentik. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, dan memecahkan masalah. Dampak kegiatan terlihat dari tumbuhnya kreativitas siswa dalam menghasilkan produk baru, meningkatnya keberanian mengambil keputusan, serta terbentuknya karakter mandiri, jujur, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa Market Day merupakan model pembelajaran kontekstual yang efektif untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan nilai karakter Islami pada siswa sekolah dasar.