Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN PADA SISWA SMPIT DARUL HIKAM SAWANGAN DEPOK JAWA BARAT Syarifuddin, Ummah Karimah; Zulfikri, Alif; Akmal, Mochamad Daffa
Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2024): Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/tahdzib.v7i1.3689

Abstract

Belajar membaca dan menulis Al-Qur’an merupakan dasar bagi siswa, sehingga peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an sudah menjadi tuntutan dan kebutuhan yang sangat penting. Namun dewasa ini, kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an di kalangan siswa semakin menurun, salah satunya adalah siswa yang memiliki latar belakang yang beragam termasuk perbedaan dalam aspek kemampuan intelektual dan fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi yang dilakukan guru baca tulis Al-Qur’an dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis deskripsi dengan menggunakan metode studi kasus. Sumber data primer adalah guru baca tulis Al-Qur’an (BTQ) dan siswa di SMPIT Darul Hikam Sawangan Depok Jawa Barat. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari dokumentasi, observasi dan sebagainya yang berkaitan dengan data pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan pemeriksaan dokumen. Adapun pemeriksaan keabsahan data penelitian ini menggunakan kredibilitas dengan cara melakukan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian dan triangulasi. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) Problematika yang dihadapi guru baca tulis Al-Qur’an mencakup waktu pengajaran yang terbatas, jumlah siswa yang cukup banyak, dan keterbatasan media pembelajaran. 2) Metode yang digunakan guru yaitu metode ceramah untuk menjelaskan materi, metode talaqqi dan baghdadi untuk belajar membaca atau melafazkan Al-Qur’an, kemudian metode imla’ untuk latihan menulis Al-Qur’an. 3) Optimalisasi yang dilakukan guru dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an yaitu dengan membuat perencanaan pembelajaran yang matang, memilih metode yang tepat, memberikan motivasi, dan mengevaluasi perkembangan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada siswa
Islamic Boarding School and Counseling Teachers: The Challenge of Creating Resilient Santri in the New Paradigm Syarifuddin, Ummah Karimah; Akmal, Mochamad Daffa; Shofiyah, Siti; Chairunnisa, Azzora; Maulitaj Daffa, Tajaufa
Journal of Islamic Communication and Counseling Vol. 2 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jicc.v2i2.35

Abstract

Pesantren has Islamic education management, a unique character, and is able to harmonize with the times. The role of Islamic boarding schools through BK teachers has challenges in the new paradigm of producing tough students since when problems arise, students need a tough personality to deal with them. This study aimed to find out the preparation efforts and the programs owned by Islamic boarding schools in producing tough students in synergy with BK teachers in carrying out their programs. This research method uses descriptive qualitative research through interviews with BK teachers and homeroom teachers at Islamic boarding schools as well as documentation and observation. The results of this study are important for position holders in Islamic boarding schools in preparing tough students through pesantren programs in synergy with the school/madrasah. The study concludes that it is time for policymakers and BK teachers to be literate with the times in the new paradigm era by adjusting the programs of Islamic boarding schools because it cannot be separated from the challenges by providing guidance and counseling services according to the needs of students in terms of making strong individuals.
Pendekatan Akhlak dan Filsafat Esensialisme dalam Pendidikan Islam untuk Mengatasi Dekadensi Moral Peserta Didik Akmal, Mochamad Daffa; Daffa Tantra Pratama; Alif Rabbani Yusuf; Bella Dwi Pertiwi
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the integration of moral values (akhlaq) and the philosophy of essentialism in Islamic education as an effort to address students’ moral problems in the era of globalization. The moral crisis—such as bullying, lack of empathy, and social deviance—reflects the weak internalization of spiritual values within the educational system. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research identifies, evaluates, and synthesizes relevant studies published between 2017 and 2025. Out of 25 reviewed articles, five were selected as the primary sources. The findings reveal that (1) character development through teacher role modeling, habituation of religious practices, and parent–school collaboration is effective in preventing juvenile delinquency; (2) essentialist philosophy aligns with Islamic education by emphasizing the preservation of core values such as faith, honesty, discipline, and responsibility; (3) the integration of moral values and essentialist principles in Islamic Religious Education as well as Qur’an memorization (tahfidz) programs significantly strengthens students’ character formation. Thus, Islamic education based on akhlaq and essentialism serves not only as a conceptual framework but also as a practical solution to nurturing a religious, ethical, and resilient young generation capable of facing contemporary challenges.