Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pancakita Board Untuk Meningkatkan Pemahaman Dan Keteladanan Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Farah Amelia; Ike Wulandari; Hera Wati; Afifatur Rifqiah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Pancakita Board sebagai alat bantu pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang inovatif, menyenangkan, dan kontekstual. Media ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keteladanan siswa kelas III SD terhadap nilai-nilai Pancasila. Penelitian menggunakan model Research and Development (R&D) Borg and Gall, dengan pengumpulan data melalui observasi, angket, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Pancakita Board efektif meningkatkan pemahaman dan keteladanan siswa, dengan gain score rata-rata sebesar 0,68 (kategori sedang-tinggi) dan respon siswa positif sebesar 91,25%.
LITERASI DIGITAL GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI ERA Hera Wati; Arman; Ike Wulandari; Sandra Febri Prabekti; Afifatur Rifqiah; Nung Sari Asih; Farah Amelia
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran literasi digital guru sekolah dasar dalam pengembangan media pembelajaran interaktif di era 5.0. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian melibatkan 10 guru di SD Negeri 2 Sukoharjo 3 yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang memuat empat dimensi literasi digital, yaitu akses informasi digital, pemahaman dan evaluasi konten digital, penciptaan media pembelajaran interaktif, serta etika dan keamanan penggunaan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital guru berada pada kategori sangat tinggi, dengan capaian rata-rata 90%. Dimensi penciptaan media interaktif dan etika digital memperoleh capaian tertinggi (93,3%), sedangkan dimensi evaluasi konten digital memiliki capaian terendah (85%). Temuan ini menunjukkan bahwa guru telah memiliki kompetensi digital yang baik dalam menggunakan teknologi pembelajaran, namun masih perlu penguatan pada aspek evaluasi konten digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang program peningkatan kompetensi literasi digital guru di era 5.0.